Deretan Serangan Geng Motor di Makassar April 2026, Korban Luka hingga Polisi Jadi Sasaran

PORTALUTAMA.NET, MAKASSAR — Komplotan geng motor di Makassar seolah tidak takut dengan polisi. Meski beberapa pelaku telah diringkus, aksi mereka justru terus berulang.
Baru-baru ini, pada Jumat (1/4/2026) dini hari sekitar pukul 02.02 WITA, aksi brutal kembali terjadi di depan minimarket dekat SD Pongtiku, Kecamatan Bontoala.
Dari rekaman CCTV yang beredar di Instagram @kulitintamks, terlihat tiga korban yang berboncengan tiba-tiba diserang dari belakang.
Korban Alami Luka Serius
Akibat serangan tersebut, salah satu korban mengalami luka tebas di kepala dan harus dijahit sebanyak 10 jahitan. Korban lain yang sudah terkapar di jalan justru ditabrak kembali oleh pelaku.
Masih di Kecamatan Bontoala, komplotan geng motor kembali berulah. Kali ini di Jalan Langgau sekitar pukul 04.30 WITA.
“Sebuah kejadian yang sangat meresahkan dan mencekam terjadi di Jalan Langgau 8, Makassar menjelang subuh. Para pelaku membawa senjata dan langsung melakukan aksi perusakan,” tulis keterangan yang beredar.
Para pelaku disebut merusak motor yang terparkir di depan rumah warga tanpa alasan yang jelas.
Polisi Lakukan Penyelidikan
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Devi Sujana, mengatakan, anggotanya masih bekerja di lapangan untuk mengusut kasus ini. Namun, ia enggan berkomentar banyak terkait maraknya aksi geng motor sebulan terakhir. “Masih penyelidikan,” kata Devi singkat kepada fajar.co.id, Jumat kemarin.
Sementara itu, Kapolsek Bontoala, Kompol Andi Aris Abu Bakar, menyatakan pihaknya rutin melakukan patroli di wilayah rawan. “Tadi malam ada kejadian penyerangan. Tidak ada korban jiwa karena sebenarnya mereka mau melintas,” ujar Andi Aris saat ditemui di acara peringatan May Day di Flyover, Jumat sore.
Menurutnya, sekitar 10 orang pelaku berboncengan dua berhenti di Jalan Langgau 8 lalu melakukan perusakan. Salah seorang pelaku bahkan membawa senjata airsoft gun untuk mengancam warga.
“Sementara kami bersama Satreskrim Polrestabes Makassar sedang melakukan penyelidikan. Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan apabila sudah ada yang diamankan,” terangnya.
Polisi Minta Orang Tua Berperan
Andi Aris mengimbau orang tua dan tokoh masyarakat untuk ikut aktif menjaga anak-anaknya agar tidak terlibat dalam aksi premanisme.
“Kami memberikan imbauan kepada masyarakat agar menjaga anaknya. Tokoh masyarakat silakan berkoordinasi dengan Kepolisian. Peran RT/RW juga sangat penting untuk menjaga wilayah masing-masing agar masyarakat bisa nyaman,” tandasnya.
Deretan Teror Geng Motor Sepanjang April 2026:
1 April 2026: Korban terkena busur di leher saat berpapasan dengan geng motor di Jalan Emmy Saelan 3.
5 April 2026: Serangan di Jalan AP Pettarani dan Sungai Saddang terhadap korban berinisial MFW, SHR, dan MAA. Ketiganya harus mendapat perawatan intensif.
15 April 2026: Serangan di Jalan Pongtiku, Bontoala. Korban dikejar hingga masuk ke kios warga.
20 April 2026: Geng motor bersenjata busur dan parang merampas barang korban berusia 16 tahun di Jalan AP Pettarani.
26 April 2026: Penyerangan terhadap anggota Polisi yang sedang patroli di wilayah Polsek Rappocini.
27 April 2026: Penyerangan di Asrama Polisi (Aspol) Tello.
28 April 2026: Penyerangan terhadap anggota Polisi di Jalan Letjen Hertasning, Rappocini. Tiga terduga pelaku berinisial PL, MN, ME telah diamankan.
29 April 2026: Penyerangan terhadap pelajar berinisial F (15) di Jalan Muhammadiyah, Kecamatan Wajo. Korban mengalami luka di tangan dan dilarikan ke rumah sakit.
Source link
