Protes Wasit, Declan Rice Terancam Sanksi UEFA

PORTALUTAMA.NET — Wasit asal Belanda, Wasim Danny Makkelie menuai sorotan tajam usai memimpin laga leg pertama semifinal Liga Champions antara Arsenal dan Atlético Madrid di Stadion Metropolitano.
Kontroversi muncul ketika Makkelie membatalkan keputusan penalti yang semula ia berikan, akibat sentuhan sangat minim dari Hancko terhadap Eze di area terlarang.
Keputusan itu berubah setelah VAR memintanya untuk mengecek ulang tayangan pertandingan. Situasi tersebut memicu protes keras dari kubu Arsenal, terutama dari manajer Mikel Arteta.
Dalam jumpa pers usai laga, Arteta mengungkapkan kekecewaannya. “Ada sejumlah keputusan yang mengubah jalannya laga. Salah satunya adalah penalti yang sangat jelas untuk Eberechi Eze. Saya tak paham kenapa VAR dipakai untuk membatalkannya setelah diperiksa hingga 13 kali. Sungguh di luar nalar saya,” kata Arteta kecewa.
Keputusan yang kontroversi itu turut dikomentari gelandang Arsenal, Declan Rice. Ia menyoroti cara kerja wasit di kompetisi Eropa.
“UEFA benar-benar berbeda. Kalian harus ekstra hati-hati di kedua kotak penalti karena mereka punya kuasa penuh. Insiden yang menimpa Eze jelas penalti. Saya tak mengerti bagaimana mereka bisa tidak melihatnya. Saya rasa sorakan penonton ikut mempengaruhi wasit untuk berubah pikiran,” ujar Rice kepada Stan Sport.
Menurut laporan The Times, pernyataan Rice tersebut berpotensi membuatnya terkena sanksi dari UEFA. Badan sepak bola Eropa itu diperkirakan akan meninjau ucapan Rice bersamaan dengan laporan resmi wasit, guna menilai apakah sang pemain mempertanyakan integritas perangkat pertandingan.
Meski demikian, belum diketahui berapa lama proses evaluasi ini berlangsung, serta apakah hukuman bakal dijatuhkan pada musim kompetisi berjalan. Namun, mengingat laga leg kedua melawan Atlético Madrid akan digelar Selasa depan, kehadiran Rice di Stadion Emirates untuk saat ini masih belum terancam. (fajar)
Source link
