Remaja 15 Tahun Habisi Nyawa Gegara Ekonomi, Jhon Sitorus: Berapa Nyawa Lagi Hilang saat Pejabat Beli Mobil Miliaran?

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Pegiat media sosial, Jhon Sitorus, bicara terkait meninggalnya pelajar SMA bernama Putra Junius Sidabutar (15), siswa kelas X SMA Negeri 1 Simanindo, Kabupaten Samosir, yang tewas usai gantung diri.
Ia mengaitkan peristiwa tersebut dengan kondisi ekonomi keluarga korban.
Jhon juga menyinggung kebijakan pemerintah daerah yang dinilai tidak sensitif terhadap kondisi masyarakat, termasuk pembelian mobil dinas baru.
Dipicu Keterbatasan Ekonomi
Jhon menyebut peristiwa tersebut menjadi potret tragis kondisi ekonomi masyarakat.
Ia kemudian menaruh perhatiannya pada pengakuan ibu korban terkait kesulitan ekonomi yang dialami keluarga.
“Pelajar SMA tewas gantung diri di Samosir. Ibu kandung mengakui karena keterbatasan ekonomi,” ujar Jhon kepada fajar.co.id, Jumat (3/4/2026).
Ia kemudian mengaitkan peristiwa itu dengan kebijakan pemerintah daerah yang dinilai kontras dengan kondisi masyarakat.
“Dan faktanya, belum lama ini Bupati Samosir membeli mobil dinas seharga 3,1 miliar rupiah meskipun sudah berulang kali diprotes oleh warganya sendiri,” lanjutnya.
Bandingkan dengan Kasus Serupa di NTT
Jhon juga menyinggung kejadian serupa yang sebelumnya terjadi di Nusa Tenggara Timur. Ia menyebut ada pelajar yang meninggal karena tidak mampu membeli alat tulis.
“Gila ini. Ini tragis karena baru sebulan yang lalu ada anak yang meninggal di NTT dengan cara yang sama hanya karena tidak mampu membeli alat tulis 10 ribu rupiah,” katanya.
Ia mempertanyakan berapa banyak lagi korban yang harus jatuh akibat kesulitan ekonomi.
Source link
