News

Dokter Tifa Sebut SMA 6 Solo Baru Berdiri 1985: Kalau Orang Mengaku Itu, Berarti Dia Hantu



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Terdakwa kasus dugaan pencemaran nama baik terkait isu ijazah palsu, Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa, mempertanyakan kesaksian saksi Dumatno Budi Utomo dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (22/10/2026).

Dokter Tifa menyoroti keterangan Dumatno yang menyebut mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menempuh pendidikan di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 6 Surakarta pada rentang waktu 1977 hingga 1980.

Menurut Dokter Tifa, mengacu pada data resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), SMA Negeri 6 Surakarta baru resmi didirikan beberapa tahun setelah periode kelulusan tersebut.

“Kami sudah punya bukti dari Kemendikbud bahwa SMA 6 Surakarta itu berdiri tahun 1985. Kalau sesuai pengakuan Jokowi, SMA-nya dari tahun 1977-1980 di SMA 6 Surakarta. Di Solo waktu itu belum ada atau belum lahir SMA 6 Surakarta,” ujar Dokter Tifa usai persidangan kemarin, Kamis (22/10/2026).

Persoalkan Rentang Waktu dan Penetapan Sekolah

Dokter Tifa menegaskan bahwa perbedaan rentang waktu antara tahun studi yang diakui dengan surat keputusan penetapan berdirinya sekolah oleh pemerintah menjadi poin krusial dalam pembuktian keabsahan dokumen.

“Itu oleh Mendikbud loh SMA itu didirikan 1985! Itu tidak mungkin, itu berarti ijazah SMA-nya bukan dari situ,” tegasnya.

Ia pun menyampaikan sindiran keras terkait ketidaksesuaian kronologi tahun pendirian sekolah dengan masa belajar tersebut.

“Di Solo waktu itu belum ada atau belum lahir SMA 6 Surakarta, kalau orang mengaku itu, berarti dia hantu,” kata Dr Tifa menyindir.

Sebagai catatan historis, SMA Negeri 6 Surakarta pertama kali dirintis sebagai Sekolah Menengah Persiapan Pembangunan (SMPP) Nomor 40 Surakarta pada tahun 1976, sebelum akhirnya secara resmi berganti nama dan disahkan menjadi SMA Negeri 6 Surakarta oleh Kemendikbud pada tahun 1985.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *