Apple Home Collection Dirilis, Ada CCTV Hingga Termostat Pintar!
Apple memperluas ekosistem smart home mereka lewat Apple Home Collection, rangkaian aksesori pintar hasil kolaborasi dengan LG Electronics dan Schneider Electric. Produk yang diperkenalkan mencakup CCTV, bel pintu berkamera, smart lock, hingga termostat dan sensor suhu. Semua perangkat tersebut menawarkan integrasi langsung dengan eksosistem Apple Home tanpa perlu aplikasi tambahan.
CCTV dengan Fitur AI
LG Electronics menjadi penyedia sebagian besar produk dalam lini ini, termasuk empat kamera keamanan dengan resolusi rekaman hingga 2.5K. Salah satunya adalah Video Doorbell Wired dengan dua kamera untuk memantau tamu sekaligus mendeteksi paket, sementara Floodlight Cam memiliki lampu sorot otomatis dan fitur night vision berwarna. Ada juga Indoor Cam yang dapat mengubah arah kamera untuk menghentikan pemantauan ketika anggota keluarga berada di rumah.
Dengan dukungan Apple Intelligence, kamera yang kompatibel dapat membuat rangkuman video secara otomatis dan mencari rekaman menggunakan perintah bahasa sehari-hari. Rekaman juga dilindungi enkripsi dan dapat disimpan hingga 10 hari melalui layanan iCloud+. Namun, fitur AI membutuhkan perangkat Apple yang kompatibel serta hub Apple Home yang didukung.
Smart Lock dan Termostat Pintar
Apple juga menghadirkan Smart Deadbolt Lock dari LG yang dapat membuka pintu otomatis ketika mendeteksi iPhone atau Apple Watch resmi milik pengguna melalui Ultra Wideband. Selain itu, pintu juga bisa dibuka menggunakan NFC, PIN, atau kunci fisik. Sementara itu, ada termostat LG dan Schneider Electric yang dapat menyesuaikan suhu berdasarkan aktivitas penghuni, seperti saat berada di rumah, tidur, atau bepergian.
Baca Juga: Apple TV 4K Terbaru Resmi Dirilis, Pakai SoC A19 • Jagat Gadget
Seluruh sembilan perangkat mendukung jaringan Thread dan dapat dikendalikan melalui Siri maupun aplikasi Apple Home. Harganya mulai USD39,95 (Rp700 ribuan) untuk sensor suhu hingga USD399,95 (Rp7 jutaan) untuk Floodlight Cam. Produk Home Collection dijadwalkan mulai tersedia pada Desember 2026 di sejumlah negara, tetapi Indonesia belum masuk dalam daftar pasar awal.



