News

Parpol Mulai Kontak Denny Indrayana Soal Pemakzulan Gibran: Mereka Masih Wait And See



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Mantan Menteri Hukum dan HAM, Denny Indrayana, mengklaim bahwa peta komunikasi politik terkait isu keabsahan syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mulai bergeser. Denny menyebut sejumlah partai politik di parlemen telah mengontak pihaknya, bahkan salah satu parpol resmi mengundangnya untuk berdiskusi pada awal pekan ini.

Kendati demikian, Denny masih memilih untuk merahasiakan identitas partai politik yang telah membuka pintu dialog tersebut.

“Saya diundang salah satu partai untuk berdiskusi awal minggu depan. Partainya apa, sebaiknya tidak saya sebut dulu,” kata Denny Indrayana, dikutip Senin (12/10/2026).

Pakar hukum tata negara itu mengungkapkan bahwa sinyal komunikasi tidak hanya datang dari satu pintu. Kendati beberapa partai politik mulai menjalin kontak, ia mengakui belum ada keputusan maupun dukungan resmi yang disepakati terkait langkah pendorongan pemakzulan (impeachment) terhadap Gibran.

Menurutnya, jajaran elit partai politik saat ini masih mengambil posisi memantau arah angin politik sebelum menentukan sikap resmi.

“Beberapa partai juga sudah mulai kontak tetapi ini semua wait and see. Siapa yang ditunggu dan siapa yang dilihat pergerakannya? Ya jelas pimpinan koalisi,” katanya.

Guna menguji komitmen serta transparansi posisi masing-masing fraksi di Senayan, Denny beserta timnya secara resmi mengajukan permohonan audiensi langsung ke jajaran fraksi di DPR RI.

“Kalau dewan, kita ingin lihat bagaimana posisi partai. Karena itu kita juga akan datang ke partai-partai,” kata Denny.

Di tengah bergulirnya klaim komunikasi tersebut, publik sempat dihebohkan oleh beredarnya foto dokumen surat berlogo Fraksi NasDem bernomor 090/FNASDEM/A-429/X/2026 yang mengatasnamakan anggota DPR Tonny Tesar terkait usulan pemakzulan Wapres.

Namun, Sekretaris Jenderal Partai NasDem, Hermawi Taslim, dengan tegas membantah keabsahan surat yang beredar luas di media sosial tersebut.

“Hoaks,” tegas Hermawi.

(zak/fajar)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *