News

Partai Pengusung Mulai Bersuara Soal Kasus Gugatan Keabsahan Wapres Gibran, Dede Budhyarto: Setelah Disentil Baru Bersuara



PORTALUTAMA.NET,JAKARTA — Komisaris PT Pelni, Dede Budhyarto kembali merepson terkait polemik keabsahan ijazah Wakil Presiden (Wapres) Gibran.

Kali ini yang dikomentarinya adalah Partai Pengusung yang mulai bersuara soal polemik yang dihadapi itu.

Salah satu Partai Pengusung yang mulai bersuara ada Partai Golkar terkait polemik tersebut.

Politisi Partai Golkar, David Pajung, justru melihat perkara tersebut tidak memiliki posisi hukum yang kuat.

Karena itu, menurut dia, keterlibatan partai untuk memberikan bantuan hukum maupun meresponsnya secara politik hanya akan menghabiskan energi.

David: Gugatan Gibran Tidak Perlu Dibantu Partai

David menilai posisi para pemohon dalam perkara tersebut cukup lemah. Ia bahkan menyebut gugatan itu akan berjalan dan berakhir dengan sendirinya tanpa perlu ada intervensi dari partai-partai pendukung.

“Kasus ini sangat lemah positioning dari penggugat. Jadi, tanpa dibantu pun, tanpa kekuatan diturunkan oleh partai-partai pendukung pun juga ini akan lewat dengan sendirinya,” kata David, mengutip tayangan Petang di YouTube Kompas TV, Sabtu (26/9/2026) kemarin.

Menurutnya, partai politik tidak memiliki alasan untuk ikut mengerahkan kekuatan menghadapi perkara yang sedang bergulir di MK tersebut.

“Ini buang energi aja, melecehkan aja kalau partai-partai ini harus turun tangan,” imbuhnya.

Mulai Bersuara Setelah Disentil

Mulai bersuaranya Partai Golkar kemudian direspon ole Dede Budhyarto dengan sindiran yang cukup menohok darinya.

Lewat cuitan di akun media sosial X pribadinya, ia menyebut Golkar baru mulai bersuara soal polemik ini setelah sebelumnya ada sentilan.

“Stlh “disentil” satu persatu mulai bersuara,” tulis Dede dikutip Minggu (27/9).

Beberapa waktu yang lalu memang Dede Budhyarto mempertanyakan posisi dan respon dari para Partai Pengusung Prabowo-Gibran.

Ini disampaikan oleh Dede Budhyarto terkait situasi yang dihadapi oleh Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka terkait gugatan. 

Dede Budhyarto mengatakan para Partai pengusung ini sebelumnya butuh panggung, legitimasi hingga dukungan.

Di tengah situasi ini, para Partai pengusung yang sudah mendapatkan tempat terbaik justru memilih untuk duduk manis.

Saat ini, isu ijazah Wapres Gibran sedang panas dan dapat serangan hebat. Justru para Partai pengusung ini justru diam saja di situasi ini.

“Dulu butuh panggung, butuh legitimasi, butuh dukungan all-out dari bapaknya.

Sekarang sudah duduk manis, kekuasaan sudah sah, kursi sudah hangat. Isu ijazah wapres digoyang, semuanya tetiba bisu,,semuanya diam seolah olah kerjasama dgn bantet Cs,” tulis Dede Budhyarto dikutip Jumat (25/9) lalu.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *