News

Koalisi Besar Tak Cukup? Saidiman Ungkap Penyebab Kepuasan Publik terhadap Prabowo Turun



FAJAR.COID, JAKARTA — Peneliti Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Saidiman Ahmad mengungkap sejumlah faktor yang berkaitan dengan penurunan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Saidiman, salah satu faktor yang paling berkaitan dengan turunnya kepuasan publik adalah persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi. Publik menilai keadaan ekonomi memburuk jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

“Penyebab utamanya adalah persepsi publik mengenai terutama keadaan ekonomi yang memburuk dalam periode yang sama,” kata Saidiman, dikutip dari YouTube Menyala Media, Rabu (23/9/2026).

Selain ekonomi, penilaian masyarakat terhadap kondisi politik dan penegakan hukum juga disebut berkaitan dengan tingkat kepuasan terhadap pemerintah.

“Persepsi negatif juga muncul dari warga terhadap kondisi politik, juga kondisi penegakan hukum,” ujarnya.

Saidiman juga menyoroti evaluasi masyarakat terhadap dua program unggulan pemerintahan Prabowo, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih (KDMP).

“Bahkan evaluasi negatif juga disampaikan oleh warga terhadap dua program utama pemerintahan Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih,” kata Saidiman.

Menurut Saidiman, hasil pengujian statistik menunjukkan penilaian masyarakat terhadap kondisi ekonomi, politik, penegakan hukum, serta dua program tersebut memiliki hubungan yang signifikan dengan approval rating Presiden Prabowo.

“Jadi berdasarkan ini kita melakukan uji statistik itu punya hubungan yang signifikan dengan approval rating yang turun,” ujarnya.

Ia menegaskan, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo tidak berdiri sendiri, tetapi berkaitan dengan bagaimana masyarakat mengevaluasi kondisi yang mereka rasakan.

“Jadi, persepsi warga itu mempengaruhi tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto,” tuturnya.

Approval Rating Prabowo Turun

Temuan tersebut sejalan dengan hasil survei SMRC periode Juli 2026. Dalam survei yang dilakukan pada 5-19 Juli 2026, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Prabowo tercatat 51,1 persen.

Angka tersebut turun cukup jauh dibandingkan November 2025 yang mencapai 81,2 persen. Pada Juli 2026, proporsi masyarakat yang menyatakan kurang atau tidak puas mencapai 46,9 persen.

Survei tersebut melibatkan 749 responden berusia 17 tahun ke atas yang dipilih secara acak menggunakan metode double sampling. Wawancara dilakukan melalui telepon dan tatap muka dengan margin of error sekitar 3,7 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *