News

Video Call sambil Julurkan Lidah saat Rapat, Jimly Asshiddiqie Soroti Aksi Moreno Soeprapto



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Pakar hukum tata negara Jimly Asshiddiqie menyoroti aksi anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Moreno Soeprapto, yang tertangkap kamera melakukan video call sambil menjulurkan lidah saat rapat tengah berlangsung.

Peristiwa tersebut terjadi dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII DPR RI bersama Direktur Utama MIND ID beserta jajaran direksi subholding di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Jimly menilai aksi tersebut semestinya tidak berhenti sebagai bahan perbincangan di ruang publik.

Menurutnya, Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI perlu menjadikan peristiwa itu sebagai temuan dugaan pelanggaran kode etik dan memprosesnya sesuai mekanisme yang berlaku.

“Oleh MKD (Mahkamah Kehormatan DPR) ini mestinya dijadikan temuan kasus pelanggaran kode etik DPR dan segera diproses sebagaimana mestinya,” kata Jimly, Selasa (22/9/2026).

Sebelumnya, rekaman aksi Moreno saat rapat beredar di media sosial. Dalam video tersebut, Moreno terlihat menggunakan ponsel untuk melakukan panggilan video ketika rapat tengah berlangsung.

Ia bahkan sempat memperlihatkan layar ponselnya ke arah ruang rapat sebelum menjulurkan lidah ke kamera.

Momen tersebut menjadi sorotan karena terjadi ketika anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi PDIP, Yulian Gunhar, sedang menyampaikan pendapat di sebelahnya.

Video itu kemudian viral dan memicu kontroversi di tengah publik.

Moreno Minta Maaf

Setelah videonya viral, Moreno memberikan klarifikasi sekaligus menyampaikan permintaan maaf melalui akun Instagram pribadinya pada Minggu (20/9/2026).

Moreno menjelaskan bahwa video call tersebut dilakukan bersama anaknya yang baru keluar dari rumah sakit dan masih menjalani masa pemulihan.

Ia mengaku hanya ingin menghibur sang anak di tengah kesibukannya sebagai anggota DPR.

Menurut Moreno, gestur menjulurkan lidah yang terekam dalam video merupakan bagian dari candaan spontan antara dirinya dan sang anak.

Meski demikian, Moreno mengakui bahwa momen tersebut terjadi pada ruang dan waktu yang kurang tepat.

Didampingi istrinya, Moreno kemudian menyampaikan permintaan maaf kepada publik. Ia juga menegaskan tetap menghormati jalannya rapat serta lembaga DPR RI.

(Elva/Fajar)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *