News

Nusron Wahid Diminta Masuk PSI, Chusnul Chotimah: Cuma Saran, Termul Jangan Marah



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Pegiat media sosial, Chusnul Chotimah meminta para termul agar bisa menahan diri dari sikap marah ketika pejabat pujaannya menjadi sasaran kritik.

Permintaan agar termul jangan marah itu disampaikan Chusnul Chotimah terkait saran agar Menteri Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid segera bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

“Cuma saran, termul jangan marah,” kata Chusnul Chotimah.

Saran kepada Nusron Wahid agar pindah dan bergabung dengan PSI itu, setelah dirinya dikaitkan dengan sejumlah tersangka kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Sebelumnya, kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait dugaan korupsi di ATR/BPN menjadi sorotan tersendiri.

Salah satu sorotan terkait dugaan korupsi tersebut dikaitkan dengan Menteri ART/BPN, Nusron Wahid. Empat orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut disebut sebagai orang dekat Nusron, termasuk pengakuan tersangka yang menyebut uang yang disita KPK tersebut merupakan milik sang menteri.

Merespons hal tersebut, pegiat media sosial, Chusnul Chotimah angkat suara dan memberikan sorotan khusus kepada Nusron Wahid.

“KPK: 4 tersangka OTT orang kepercayaan Nusron Wahid,” begitu ciutan Chusnul Chotimah dikutip Kamis (17/9/2026).

Selain itu, dia juga menyoroti upaya penyidik KPK untuk mendalami pengakuan tersangka yang menyebut 20 koper yang berisi uang miliaran tersebut merupakan milik Nusron Wahid.

“KPK dalami Informasi 20 koper berisi uang milik Nusron Wahid,” tambahnya.

Terkait dengan dua informasi tersebut di atas, Chusnul Chotimah memberi masukan kepada Nusron Wahid. Namun, masukan itu bernada sindiran kepada aparat penegak hukum yang terkadang tebang pilih ketika kasus tersebut melibatkan tokoh politik penting.

Salah satunya dia menyinggung kasus yang mengaitkan politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ahmad Ali. Meski rumahnya pernah digeledah dan penyidik KPK menyita sejumlah uang, namun dia tetap tidak tersentuh hukum.

“Saran untuk Nusron Wahid yang saat ini lagi dibidik KPK. Coba masuk PSI partainya Jokowi, mungkin bisa seperti Ahmad Ali, aman meski rumah digeledah & uang sudah disita.😊,” kata sindir Chusnul Chotimah.

Dalam kasus dugaan korupsi itu, sejumlah pihak ditetapkan tersangka oleh KPK seperti mantan Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto, pihak swasta bernama Erwin dan Muhammad Fakhry yang diduga merupakan orang kepercayaan Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *