News

Parpol Koalisi Ingin Parliamentary Threshold 5 Persen, Chusnul Chotimah: Pilpres Tanpa Gibran, Parlemen Tetap Tanpa Partainya Kaesang




PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Menjelang pemilu 2029, wacana terkait ambang batas parlemen (parliamentary threshold) kembali mengemuka. Sejumlah partai politik mengusulkan agar PT tersebut ditetapkan menjadi 5 persen.

Sebagaimana diketahui, ambang batas parlemen yang berlaku pada pemilu sebelumnya masig berada pada angka 4 persen. Kini, batas tersebut ingin dinaikkan menjadi 5 persen.

Terkait wacana itu, pegiat media sosial, Chusnul Chotimah angkat suara. Dia menyebut, ambang batas tersebut bakal membuat Partai Solidaritas Indonesia (PSI) semakin sulit berbicara pada pemilu 2029.

Chusnul Chotimah bahkan berani menyebut pilpres 2029 bakal membuat nama Gibran Rakabuming Raka tidak tampil.

“Pilpres tanpa Gibran
Parlemen tetap tanpa partainya Kaesang.
Keluarga pengkhianat memang harus diberi pelajaran,” kata Chusnul Chotimah dikutip dari unggahan media sosial X, Kamis (17/2/9/2026).

Chusnul Chotimah lantas menyinggung soal pertemuan sejumlah ketua umum partai politik yang membahas terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu.

“Sekjen Gerindra, Ketum Parpol Koalisi berkumpul bahas RUU Pemilu, Gerindra setuju ambang batas parlemen naik jadi 5 %,” sebutnya.

“Untung koalisi dan partai Prabowo yang bicara, coba kalau PDIP pasti dituduh termul mau menjegal PSI.🤭😂

2029 DPR tetap tnp PSI.😂.”

Chusnul Chotimah juga menyinggung soal rumor yang menyebut Ketua Umum Prabowo Subianto mulai membangun komunikasi dengan PDI Perjuangan, terkait persiapan untuk Pilpres 2029 mendatang.

“Kalau ini benar artinya Prabowo pintar.
Saat melepas yang 2% dia mendekati yg 16%.

Lagian untuk apa pelihara 2% yg isinya penjilat dan pengkhianat.”

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Sugiono mengakui bahwa sejumlah ketua umum partai berkumpul untuk membahas terkait RUU Pemilu.

“Jadi kemarin ketua-ketua partai berkumpul, Partai Gerindra waktu itu diwakili oleh Pak Dasko selaku ketua Harian untuk membicarakan mengenai hal-hal yang perlu dibicarakan dalam rangka Undang-Undang Pemilu,” kata Sugiono.

Terkait dengan ambang batas parlemen, Sugiono mengakui bahwa pimpinan parpol tersebut pada dasarnya sepakat untuk menetapkan PT di angka 5 persen.

“Sampai satu hal yang sepertinya semua sepakat, tapi saya tidak bisa berbicara atas nama partai-partai lain. Tapi Gerindra juga sepakat soal PT 5 persen, seperti juga kemarin Golkar juga menyampaikan, PKS juga menyampaikan, dan saya kira itu yang kita sepakat,” tandas Sugiono. (fajar)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *