News

Pengurangan Stok BBM Diduga Picu Antrean Panjang, Pertamina Bantah: Tergantung Kapasitas Tangki SPBU



PORTALUTAMA.NET, MAKASSAR — Antrean panjang Bahan Bakar Minyak (BBM) di Sulawesi Selatan (Sulsel) disinyalir karena pengurangan stok di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Pertamina membantahnya.

Informasi yang beredar di masyarakat, ada pengurangan stok BBM di tiap SPBU. Kini cuma delapan ton.

“Ini jatahnya memang delapanji,” kata Sahar, seorang sopir ekspedisi kepada fajar.co.id, Kamis (10/9/2026).

Menurut Sahar, jika stok BBM tiap SPBU memadai, maka masyarakat tidak akan was-was. Antrean pun tidak bakal menumpuk.

Dia menyarankan penambahan stok. Sehingga tak ada lagi antrean yang mengular.

“Seandainya 24 ton, rata semua 24 ton, tidak adami itu antrean. Tidak bakalan macet,” terang Sahar.

Masalahnya, kata Sahar, fenomena antran panjang tidak hanya di Makassar. Di daerah, kondisinya lebih parah.

“Semua SPBU begitu. Biar di daerah begitu juga,” ucapnya.

Pertamina Mambantah

Pertamina membantah adanya pengurangan stok. Hal tersebut diungkapkan Area Manager Communication Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto.

“Ini tergantung SPBU, pengurangan stok 50 persen tidak benar,” kata Lilik.

Walau demikian, Lilik tak membeberkan berapa jumlah detail tiap SPBU.

Menurutnya, stok BBM tidak sama tiap SPBU.

“Tergantung kapasitas masing-masing SPBU, karena kan beda tangkinya,” pungkas Lilik.
(Arya/Fajar)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *