Partai Demokrat Sambut Bergabungnya Investor dan Para Anak Muda

PORTALUTAMA.NET,JAKARTA — Partai Demokrat menyambut kedatangan bergabung beberapa pihak berpengaruh di berbagai bidang.
Lewat salah pengumuman di akun media sosial X Partai Demokrat, mereka menyambut bergabung para Founder, Investor, dan Influencer Muda Indonesia
“Selamat bergabung di Partai Demokrat kepada para Founder, Investor, dan Influencer Muda Indonesia,” tulis Partai Demokrat dalam unggahannya itu.
Dalam sambutannya itu, beberapa nama baru diumumkan bergabung ke Partai Demokrat.
Diantaranya ada nama-nama besar dari sudah familiar seperti Andry Hakim, Vincent Liyanto, Seiya Kawakami, Andrian Wijaya, Aditya Chandra, hingga Daniel Wiguna.
“Andry Hakim, Vincent Liyanto, Seiya Kawakami, Andrian Wijaya, Aditya Chandra, Daniel Wiguna, Dennis Liuwinta, Andi Halid, Michael Gunawan, Edo Utama, Marshella Angelina, drg. Grady, dan Sayyid Assegaf,” tuturnya.
Bergabungnya Para Investor
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pun secara resmi memberikan kartu tanda keanggotaan kepada Andry di kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Senin (7/9/2026) malam
“Investor saham Andry Hakim baru saja bergabung dengan Partai Demokrat. Ia tidak sendirian. Belasan anak muda lain, pemengaruh dari berbagai industri ikut bergabung Partai Demokrat,” demikian pengumuman yang diunggah sejumlah fungsionaris DPP Partai Demokrat. Andry juga mengunggah momen itu di Instastory miliknya.
Selain Andry, investor lain yang resmi join partai berlogo bintang mercy itu adalah Seiya Kawakami, Daniel Wiguna, hingga Vincent Liyanto.
Sejumlah anak muda lain yang bergelut di pasar modal juga ikut bergabung dan disambut langsung oleh AHY dalam pertemuan di kantor DPP Partai Demokrat.
Pesan AHY
Ketua Umum DPP Partai Demokrat AHY mengingatkan kepada para kadernya bahwa kekuasaan tidak boleh dimiliki seseorang terlalu lama, melainkan harus kembali kepada rakyat.
“Kekuasaan adalah amanah rakyat yang memiliki batas waktu,” kata pria yang akrab disapa AHY itu saat berpidato dalam acara HUT Ke-25 Partai Demokrat di Gedung DPP Demokrat, Jakarta Pusat, Sabtu (5/9/2026) lalu.
AHY menjelaskan prinsip ini harus dipegang para kadernya demi memastikan iklim demokrasi di Indonesia tetap sehat.
Menurut peraih Adhi Makayasa Akmil 2000 itu, demokrasi merupakan salah satu hak milik seluruh masyarakat yang harus dijaga.
Dsri demokrasi, masyarakat memiliki hak untuk memilih dan dipilih sebagai pemimpin. Salah satu upaya untuk menjaga agar siklus demokrasi tetap sehat, yakni memastikan pemilu tetap aman dan nyaman.
Ia memberikan contoh momentum transisi demokrasi yang terjadi saat sang ayah sekaligus Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjabat.
Menurut dia, momentum itu menjadi contoh terbinanya sistem demokrasi yang baik karena pergeseran kepemimpinan terjadi dengan rukun dan aman.
Source link
