Action Cam Dreame Leaptic Cube Hadir di IFA 2026, Bawa Fitur AI dan Perekaman hingga 8K • Jagat Gadget
Dreame yang selama ini dikenal lewat robot vacuum dan perangkat rumah pintar, sekarang masuk ke pasar action cam. Lewat Leaptic Cube, Dreame membawa kamera mungil dengan desain modular yang bisa digunakan sendiri atau dipasangkan dengan modul layar dan baterai tambahan.

Leaptic Cube sebelumnya sudah diperkenalkan pada awal tahun, tetapi saat itu Dreame belum mengungkap harga maupun jadwal penjualannya. Setelah dipamerkan di booth Dreame pada IFA Berlin 2026, kamera ini dipastikan akan mulai dijual di Eropa pada Oktober dengan harga Euro 400, atau sekitar Rp8,2 juta.
Dari desainnya, modul kamera Leaptic Cube dibuat sangat ringkas dan ringan sehingga dapat dipasang di helm, setang, hingga kalung anjing. Kamera juga bisa digunakan tanpa modul tambahan, sedangkan modul touchscreen membawa baterai lebih besar yang meningkatkan waktu penggunaan dari 90 menit menjadi hingga 200 menit.
Baca Juga: Bocoran Exynos 2700 Ungkap CPU 10-Core dan GPU RDNA 5
Fitur AI Dreame Leaptic Cube
Dreame memasukkan AI langsung ke sistem kameranya. Leaptic Cube menggunakan AI processor 4nm untuk menjalankan algoritma pemrosesan gambar, termasuk meningkatkan kualitas rekaman dalam kondisi minim cahaya, sementara GyroSteady AI digunakan untuk membantu menstabilkan video saat kamera banyak bergerak.

AI juga dipakai untuk mengoperasikan kamera lewat suara menggunakan Moko AI. Pengguna dapat memberikan perintah untuk memulai atau menghentikan perekaman dan mengganti mode pengambilan gambar tanpa harus menyentuh kamera, yang berguna ketika kamera dipasang di tempat yang sulit dijangkau.
Untuk kemampuan merekam, Leaptic Cube membawa sensor 50MP berukuran 1/1,3 inci yang dipasangkan dengan lensa ultra-wide f/2.8 bersudut pandang 155 derajat. Kamera ini mampu merekam video hingga 8K, 4K HDR, serta slow-motion 4K 120fps, dengan dynamic range yang diklaim mencapai 13,5 stop.
Dreame juga menyiapkan modul power bank untuk memperpanjang daya serta berbagai aksesori, termasuk underwater housing. Pengoperasian dapat dilakukan melalui layar touchscreen atau aplikasi smartphone, sementara susunan modulnya bisa diubah sesuai kebutuhan pengguna.
