News

Nazlira Alhabsy: Ijazah yang Benar Tidak Perlu Dilindungi dengan Fitnah



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Polemik mengenai keaslian ijazah Presiden ke-7 RI Jokowi dan ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali memunculkan perdebatan di ruang publik.

Di tengah polemik tersebut, pegiat media sosial Nazlira Alhabsy turut menyoroti munculnya persoalan mengenai gelar doktor Roy Suryo.

Roy Suryo selama ini dikenal aktif mempertanyakan keaslian sejumlah dokumen pendidikan yang dikaitkan dengan Jokowi dan Gibran.

Nazlira menilai persoalan tersebut seharusnya dijawab melalui argumentasi dan bukti, bukan dengan menyerang latar belakang akademik orang yang menyampaikan pertanyaan.

Nazlira Sebut Serangan terhadap Gelar Roy Suryo Cara Pengecut

Nazlira secara tegas mengkritik pihak-pihak yang mempertanyakan gelar doktor Roy Suryo hanya karena dirinya getol menguji persoalan keaslian ijazah Jokowi dan Gibran.

“Menuduh gelar doktor Roy Suryo palsu hanya karena ia mempertanyakan keaslian ijazah si Jokowi dan si Gibran adalah cara paling pengecut dalam berdebat,” ujar Nazlira, dikutip fajar.co.id, Jumat (4/9/2026).

Kata Nazlira, ketika seseorang tidak mampu menjawab substansi pertanyaan, serangan justru diarahkan kepada pribadi pihak yang bertanya.

“Ketika tak mampu menjawab pertanyaan, justru orangnya yang diserang,” tukasnya.

Nazlira kemudian mengatakan persoalan mengenai ijazah Jokowi dan Gibran sebenarnya dapat dijawab dengan cara sederhana apabila dokumen tersebut memang sah.

“Kalau memang ijazah si Gibran dan bapaknya itu sah, sederhana saja, buktikan,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa perdebatan semestinya diarahkan pada substansi persoalan, termasuk dengan menunjukkan bukti maupun penjelasan yang dapat diverifikasi.

Minta Analisis Roy Suryo Dibantah secara Ilmiah

Nazlira juga menyinggung berbagai analisis yang disampaikan Roy Suryo mengenai dokumen yang dipersoalkan.

Baginya, apabila analisis tersebut dianggap keliru, pihak yang tidak sepakat seharusnya menunjukkan letak kesalahannya.

“Kalau argumen Roy Suryo keliru, bantah secara ilmiah. Kalau ada kesalahan dalam analisisnya, tunjukkan di mana letak kesalahannya,” imbuhnya.

Dengan demikian, kata Nazlira, perdebatan dapat berlangsung berdasarkan data dan argumentasi, bukan serangan personal.

Nazlira kemudian mempersoalkan tuduhan mengenai gelar doktor Roy Suryo yang disebutnya dilontarkan tanpa bukti yang terang dan dapat diverifikasi.

“Tetapi menyerang gelar akademiknya, lalu melempar tuduhan doktor palsu, tanpa bukti yang terang dan dapat diverifikasi, itu bukanlah bantahan,” Nazlira menuturkan.

“Itu hanya pengalihan isu sekaligus diniatkan sebagai upaya merusak kredibilitas Roy Suryo,” tambahnya.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *