Tolak Militer Masuk Kampus, Maba UIN Alauddin Makassar Terancam DO

PORTALUTAMA.NET,MAKASSAR — Sejumlah mahasiswa baru (maba) UIN Alauddin Makassar terancam Drop Out (DO). Imbas suarakan tolak militer masuk kampus.
Hal tersebut bermula saat Pengenalan Budaya Akademik Kampus (PBAK) UIN Alauddin Makassar 2026. Berlangsung di Masjid Agung Sultan Alauddin, Kampus II UIN Alauddin Makassar, Samata, Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (1/9/2026).
Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko dalam kegiatan tersebut dijadwalkan hadir.
Saat baru tiba di lokasi, sejumlah maba terdiri dari 10-15 orang menunjukkan kertas bertulis “Tolak Militer Masuk Kampus.”
“Hanya sekitar 30 detik, satpam langsung masuk dorong mahasiswa 10-15 orang untuk duduk,” kata Takdir (bukan nama sebenarnya), yang menyaksikan peristiwa tersebut.
Setelahnya, kata Takdir, sejumlah pimpinan kampus datang mengerumuni. Mahasiswa yang terlibat satu per satu ditarik.
Mereka diancam DO jika tak memberi tahu siapa yang memerintahkan mereka melaksanakan aksi tersebut.
“Saat mereka dipanggil satu-satu. Narasi DO terlontar. Mereka akan diberikan sanksi katanya,” ujar Takdir.
“Ada narasi diancam DO kalau tidak dikasi tahu siapa yang suruh,” sambung Takdir.
Fajar.co.id telah berusaha menghubungi Kepala Bagian Kemahasiswaan UIN Alauddin Makassar, Baharuddin terkait ancaman DO tersebut. Namun hingga berita ini ditulis belum direspons.
Dikutip dari Washilah.com, Ketua panitia PBAK, Zulkarnain As membenarkan hal tersebut.
”Kemungkinan besar akan diproses,” katanya.
(zak/fajar)
Source link
