Kalbe Nutritionals Tawarkan Anak Muda Merdeka Kolestrol Lewat Benecol
Kalbe Nutritionals melalui Benecol mengajak anak muda untuk merayakan Hari Kemerdekaan ke-81 RI tanpa rasa khawatir terhadap kolesterol sejak dini. Melalui gerakan “Merdeka Para Pemuda No Kolestrol (Parpol)”, Kalbe Nutritionals menggelar sejumlah rangkaian aktivitas untuk memperingati HUT ke-81 RI.
Melalui Merdeka Parpol, Marketing Kalbe Nutritionals Jonathan Proklamanto mengatakan, pihaknya menginginkan setiap anak muda terus mengeksplorasi makanan, tanpa rasa khawatir kolesterol.
“Jadi, bukan soal membatasi keseruan, tapi bagaimana kita bisa tetap menikmati makanan favorit dengan lebih mindful. Pesan ini kami bawa dengan cara yang menyenangkan dan dekat dengan keseharian anak muda, yaitu melalui keseruan bermain, berkumpul, dan tentunya kulineran bersama,” kata Jonathan dalam keterangan resminya pada Selasa (18/8).
Bagi Benecol, kata Jonathan, kemerdekaan bisa menikmati apa yang dicintai secara utuh, tanpa dijajah rasa takut. Untuk itu, setiap orang berhak sepenuhnya merdeka termasuk menikmati kekayaan kuliner Nusantara.
Melalui kegiatan Merdeka Parpol, kata Jonathan, Benecol membawa semangat dengan ajakan untuk merdeka menikmati kuliner khas Indonesia.
Kegiatan Merdeka Parpol ini diselenggarakan di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta. Merdeka Parpol diikuti deretan food creator seperti King Abdi, Nanakoot, Farida Nurhan, Ken & Grat. Dan, Anak Kuliner, Olivia MCI, Harbi, dann AA Juju Makanlur. Turut hadir lifestyle creator Mister Aloy serta anggota komunitas anak muda.
Jonathan menambahkan, ada beberapa kegiatan yang dilakukan dalam acara tersebut yakni, deklarasi “Merdeka Kuliner, Merdeka Kolesterol”. Selanjutnya, lomba 17-an bersama komunitas bermain, pawai keliling Cikini dengan heritage bus, dan menyambangi kuliner legendaris di Jakarta.
Masih kata Jonathan, Benecol merupakan produk yang mengandung plant stanol, dan telah teruji klinis mampu mengikat kolesterol dari makanan yang dikonsumsi. Benecol hadir dalam varian smoothies buah tanpa tambahan gula, sehingga dapat dinikmati setelah makan sebagai pencuci mulut.
“Pesan ini kami bawa dengan cara yang menyenangkan dan dekat dengan keseharian anak muda, yaitu melalui keseruan bermain, berkumpul, dan tentunya kulineran bersama.” ujar Jonathan.
