Dokter Tifa ‘Hijrah’ dari Polemik Ijazah Jokowi, Kini Siapkan Buku Kontroversi Vaksin

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Dokter Tifauzia Tyasumma kembali memperkenalkan karya terbarunya menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Setelah sebelumnya bersama Roy Suryo menerbitkan buku Jokowi’s White Paper yang membahas polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Tifa kini memperkenalkan buku berjudul Kontroversi Vaksin.
Tifa menyebut buku tersebut sebagai hadiah untuk Indonesia di bulan kemerdekaan 2026.
Hal itu disampaikannya setelah sebelumnya menyatakan telah berhijrah dari pembahasan mengenai polemik ijazah Jokowi.
Hijrah dari Satu Perjuangan ke Perjuangan Lain
Tifa mengaitkan penerbitan buku barunya dengan perjalanan perjuangan yang menurutnya terus berlanjut dari satu persoalan ke persoalan lainnya.
“Hijrah dari satu perjuangan ke perjuangan berikutnya perintah Allah SWT. Tepat setahun lalu, ulang tahun Indonesia ke-80, 17 Agustus 2025,” ujar Tifa, dikutip PORTALUTAMA.NET, Senin (10/8/2026).
Ia mengingat kembali momen ketika dirinya bersama Roy Suryo mempersembahkan buku Jokowi’s White Paper pada peringatan HUT ke-80 RI tahun lalu.
“Saya, bersama Roy Suryo mempersembahkan hadiah kepada Republik tercinta ini, buku kumpulan penelitian kami tentang polemik ijazah Joko Widodo, buku Jokowi’s White Paper,” ucapnya.
Tifa juga menyebut buku tersebut mendapat penilaian positif dari ilmuwan teknologi informasi, Dr Ridho Rahmadi.
“Buku yang oleh ilmuwan IT terkemuka, Dr Ridho Rahmadi, dia nyatakan sebagai buku berkualitas kelas dunia,” tukasnya.
Hadirkan Buku Kontroversi Vaksin
Memasuki momentum HUT ke-81 RI, Tifa mengatakan dirinya kembali menghadirkan karya baru yang menurutnya tidak kalah penting.
“Kini, menjelang ulang tahun ke-81 Indonesia, saya memberikan hadiah buku tak kalah dahsyat, Kontroversi Vaksin,” sebutnya.
Ia menjelaskan terdapat kemiripan pendekatan antara buku Jokowi’s White Paper dan Kontroversi Vaksin.
Menurut Tifa, kedua buku tersebut sama-sama mengangkat sejumlah pertanyaan dan kontroversi yang dianggap perlu dikaji.
“Jika buku Jokowi’s White Paper membongkar rahasia, pertanyaan, polemik, sekaligus kontroversi tentang ijazah,” tutur Tifa.
“Maka buku Kontroversi Vaksin membongkar rahasia, pertanyaan, polemik, sekaligus kontroversi tentang vaksin,” tambahnya.
Disebut Akan Menjangkau Pembaca Global
Tifa menyebut isu mengenai vaksin tidak hanya memiliki dimensi lokal, tetapi juga berpotensi menjadi isu global.
Ia mengatakan buku tersebut disiapkan dalam dua bahasa, yakni bahasa Indonesia dan Inggris.
“Pertarungan lokal meluas menjadi pertarungan global. Apalagi, buku Kontroversi Vaksin disiapkan dalam dua versi bahasa, Indonesia dan English,” ungkapnya.
Source link
