Sindir Keras Sayembara Denny Indrayana, Dede Budhyarto: Ini Duit Hasil Korupsi Payment Gateway 2015?

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Komisaris PT Pelni sekaligus pegiat media sosial, Dede Budhyarto, merespons keras sayembara yang dibuat mantan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (2011–2014), Prof Denny Indrayana.
Sayembara tersebut menawarkan hadiah Rp100 juta bagi siapa pun yang dapat menunjukkan ijazah asli SMA atau sederajat milik Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.
Melalui unggahan di akun media sosial X pribadinya, Dede memberikan sindiran tajam terhadap sayembara tersebut.
Dede mempertanyakan sumber uang yang digunakan Denny untuk hadiah sayembara senilai Rp100 juta tersebut. Ia bahkan mengaitkannya dengan perkara Payment Gateway yang pernah menyeret nama Denny Indrayana.
“Yang dipake buat sayembara ini duit dari hasil KORUPSI Payment Gateway 2015, Bro @dennyindrayana? Atau dari bohir ‘berbadan besar’ yang ngasih?” tulis Dede, dikutip Senin (10/8/2026).
Tak sampai di situ, Dede kembali melontarkan kritik terhadap Denny. Ia menyinggung perkara hukum yang pernah dikaitkan dengan mantan Wamenkumham tersebut.
“Tersangka korupsi kerugian negara Rp32 M, kasusnya 11 tahun mangkrak, masih bebas keluyuran. Tapi paling jago ceramah integritas & nyinyirin Wapres Gibran,” paparnya.
Dede kemudian menyindir Denny agar menyelesaikan persoalan hukumnya terlebih dahulu sebelum memberikan penilaian kepada pihak lain.
“Orang yang statusnya KOTOR malah sok suci. Ironis level dewa.
Urus dulu kasusmu, baru buka mulut,” terangnya.
Sayembara Denny Indrayana
Sebelumnya, Denny Indrayana membuat sayembara terbuka terkait ijazah SMA atau sederajat milik Wapres Gibran Rakabuming Raka.
Sayembara tersebut diumumkan Denny melalui unggahan di akun media sosial X pribadinya. Ia menawarkan hadiah Rp100 juta bagi siapa pun yang dapat menunjukkan ijazah asli Gibran.
Denny juga mengaitkan sayembara tersebut dengan desakannya agar Gibran mundur dari jabatan Wakil Presiden.
Ia menyatakan akan menghentikan desakan tersebut apabila Gibran dapat menunjukkan ijazah asli SMA atau sederajat miliknya. Sebaliknya, jika tidak dapat menunjukkannya, Denny meminta Gibran bersedia mengundurkan diri.
“Sayembara Rp100.000.000 untuk Ijazah SMA Gibran.
Jika Mas Wapres bisa menunjukkan ijazah asli SMA/sederajat, saya berhenti meminta Gibran mundur. Sebaliknya, jika Mas Wapres tidak bisa tunjukkan, Gibran wajib legowo mundur,” tulis Denny.
“Siapapun yang bisa menunjukkan ijazah asli SMA/sederajat Mas Gibran, akan saya beri hadiah 100 juta Rupiah.
Salam Integritas!” sambungnya.
(Erfyansyah/Fajar)
Source link
