Dokter Tifa Tinggalkan Polemik Ijazah Jokowi, Kader PSI: dari Awal Memang Bermasalah, Hasilnya Mumet Sendiri

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Keputusan Dokter Tifauzia Tyasumma atau Dokter Tifa untuk berhijrah dari polemik dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mendapat respons dari kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedy Nur Palakka.
Dedy menuturkan bahwa keputusan tersebut tidak terlepas dari polemik panjang yang selama ini mengiringi isu dugaan ijazah Jokowi.
Ia bahkan melontarkan kritik menohok kepada Roy Suryo Cs yang sejak awal disebutnya membuat tuduhan tanpa didukung data yang akurat.
Tuduhan soal Ijazah Jokowi Bermasalah Sejak Awal
Dedy menyebut persoalan tersebut sudah bermasalah sejak awal. Baginya, pihak yang menyampaikan tudingan terkait ijazah Jokowi tidak pernah melihat secara langsung objek yang mereka persoalkan.
“Dari awal memang mahkluk ini bermasalah dengan membuat tuduhan yang tidak berdasarkan data yang akurat,” ujar Dedy dikutip fajar.co.id, Minggu (9/8/2026).
Ia kemudian menyentil dasar tudingan yang selama ini digunakan dalam polemik tersebut.
“Bahwa mereka ini ngga pernah melihat langsung apa yang mereka tudingkan,” tukasnya.
Dedy bilang, rangkaian polemik yang berlangsung selama ini justru membuat pihak yang terlibat dalam tudingan tersebut menghadapi persoalannya sendiri.
“Hasilnya mumet sendiri,” tandasnya.
Sebelumnya, Dokter Tifauzia Tyassuma, kembali menegaskan dirinya memilih mengambil jarak dari perdebatan yang selama ini menyita perhatian publik.
Dokter Tifa, sapaannya, mengaku ingin meninggalkan kebisingan polemik ijazah dan kembali fokus pada bidang keilmuan yang selama ini ia tekuni.
Meski demikian, ia menegaskan tetap akan mengikuti seluruh proses hukum yang sedang berjalan.
Pilih Hijrah dari Polemik Ijazah
Tifa mengatakan, setiap orang memiliki fase dalam hidup untuk menentukan langkah yang akan diambil, termasuk memilih berhenti dari perdebatan yang berkepanjangan.
Menurutnya, keputusan tersebut bukan berarti menghindari persoalan, melainkan bagian dari pilihan hidup yang disadari sepenuhnya.
“Ada fase dalam hidup ketika seseorang memutuskan tugasnya bukan lagi bertempur, tetapi menyampaikan kebenaran, lalu melangkah pergi dengan tenang,” ujar Tifa, dikutip fajar.co.id, Kamis (6/8/2026).
Ia mengakui, polemik mengenai ijazah Presiden ke-7 RI telah membawanya ke dalam berbagai dinamika, mulai dari kontroversi di ruang publik hingga proses hukum.
“Perjalanan panjang penuh kontroversi, perdebatan, bahkan proses hukum, telah menempatkan satu nama di tengah pusaran isu besar, polemik ijazah Presiden ke-7 RI,” ucapnya.
Dokter Tifa juga menyinggung status perkara yang kini tengah bergulir di pengadilan.
Source link
