News

Jokowi Dinilai Tak Akan Paksakan Gibran dan Kaesang Maju Pilpres 2029 Jika Survei Buruk, Anies Masuk Radar?



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Mantan Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Lukas Luwarso, mengungkapkan bahwa Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) disebut sangat memperhitungkan hasil survei dalam menentukan langkah politik.

Menurut Lukas, informasi tersebut diperolehnya dari sejumlah orang yang disebut dekat dengan Jokowi. Karena itu, ia menilai peluang Gibran Rakabuming Raka maupun Kaesang Pangarep untuk kembali diusung pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 sangat bergantung pada tingkat elektabilitas keduanya.

“Tapi nanti kalau pada titik tertentu ya, kalau memang dua anaknya itu enggak punya elektabilitas ya, seplonga-plongonya Jokowi, dia kan masih ada. Saya, yang saya dengar paling enggak, ya, dari beberapa orang dekat, ya, Jokowi itu sangat memperhitungkan itu apa yang disebut survei. Jadi kalau surveinya memang tidak ya, mungkin dia enggak,” ujar Lukas dalam kanal YouTube Forum Keadilan TV.

Lukas menilai hasil survei akan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan arah dukungan politik menjelang Pilpres 2029. Ia pun menyinggung hasil survei terbaru yang dirilis Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

Dalam survei tersebut, nama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berada di posisi keempat dalam simulasi tingkat keterpilihan calon presiden.

Lukas menyebut selisih elektabilitas Gibran dengan Anies Baswedan yang berada di posisi ketiga tidak terpaut jauh.

“Gibran dengan Anies perbedaannya enggak besarlah, sudah enggak nyampai 2%,” tandasnya.

Berdasarkan hasil survei SMRC yang dipublikasikan pada Rabu (29/7/2026), Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menempati posisi pertama dengan tingkat elektabilitas 35 persen.

Posisi kedua ditempati Presiden Prabowo Subianto dengan 14,5 persen, disusul Anies Baswedan sebesar 8,2 persen, sementara Gibran memperoleh 7,7 persen.

Survei tersebut dilakukan pada 5–19 Juli 2026 terhadap 749 responden yang tersebar di seluruh Indonesia. Pengumpulan data menggunakan metode kombinasi wawancara melalui telepon sebanyak 83,8 persen dan wawancara tatap muka sebesar 16,2 persen.

Meski demikian, pernyataan Lukas Luwarso mengenai sikap politik Jokowi merupakan pandangan pribadi yang disebut berdasarkan informasi dari pihak-pihak yang dikenalnya. Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Joko Widodo terkait pandangan tersebut maupun arah dukungan politik untuk Pilpres 2029.

(zak/fajar)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *