Tepis Tuduhan Ijazah Palsu, UGM Pasang Badan Ungkap Rekam Jejak Akademik Lengkap Jokowi

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Kasus pidana fitnah dan pencemaran nama baik terhadap Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi terkait tuduhan ijazah strata satu (S1) palsu terus menyedot perhatian khalayak ramai.
Namun jauh sebelum perkara ini bergulir di persidangan, pihak Universitas Gadjah Mada sejatinya telah menyatakan secara lugas bahwa Joko Widodo adalah alumnus Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM).
“Yang bersangkutan telah melaksanakan seluruh proses studi yang dimulai sejak tahun 1980 dengan nomor mahasiswa 80/34416/KT/1681 dan lulus pada tanggal 5 November 1985,” tegas Sekretaris Universitas Dr. Andi Sandi Antonius Tabusassa Tonralipu, dalam keterangan resminya, dilansir pada Selasa (21/7/2026).
Menurut Andi Sandi, segala tudingan yang dialamatkan ke Jokowi terkait perkara ini berbeda dengan data dan bukti-bukti akademik yang dimiliki oleh pihak Fakultas Kehutanan UGM.
“UGM sebagai institusi publik yang melaksanakan sistem pendidikan tinggi di Indonesia terikat dengan Peraturan Perundang-undangan mengenai perlindungan data pribadi dan Keterbukaan Informasi Publik. Oleh sebab itu, UGM hanya bersedia menunjukkan data yang bersifat publik sedangkan data yang bersifat pribadi hanya akan diberikan jika diminta secara resmi oleh aparat penegak hukum,” tekannya lagi.
Sebelumnya, Dekan Fakultas Kehutanan UGM, Sigit Sunarta turut menyesalkan berbagai tuduhan yang meragukan ijazah dan skripsi Joko Widodo yang dianggap meragukan. Seolah-olah Ijazah Joko Widodo yang diterbitkan oleh Universitas Gadjah Mada adalah palsu.
“Perlu diketahui ijazah dan skripsi dari Joko Widodo adalah asli. Ia pernah kuliah di sini, teman satu angkatan beliau mengenal baik beliau, beliau aktif di kegiatan mahasiswa (Silvagama), beliau tercatat menempuh banyak mata kuliah, mengerjakan skripsi, sehingga ijazahnya pun dikeluarkan oleh UGM adalah asli,” jelas Sigit.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Senat Fakultas Kehutanan, San Afri Awang yang mengaku tidak habis pikir masih adanya kelompok atau pribadi yang menyerang institusi UGM yang menyebutkan bahwa ijazah dan skripsi Joko Widodo adalah palsu.
Isu tersebut menurutnya semakin liar dengan ditambahkan analisis yang tidak sesuai fakta. Ia yakin, pihak yang menghembuskan informasi hoax ini hanya untuk mencari sensasi semata.
“Dia (Joko Widodo) lulus dari sini dan buktinya ada kok,” katanya. (Pram/fajar)
Source link
