Nilai Tukar Rupiah Terus Melemah, Mardani Ali Sera: Pemerintah Harus Jaga Ekonomi dan Hak Rakyat

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera, menyoroti kondisi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang terus mengalami tekanan.
Pada Kamis (4/6/2026), nilai tukar dolar AS terhadap rupiah tercatat mencapai Rp17.950 per dolar AS. Angka tersebut menjadi salah satu level tertinggi yang pernah terjadi dalam sejarah nilai tukar rupiah terhadap mata uang Negeri Paman Sam.
Menanggapi kondisi tersebut, Mardani Ali Sera melalui akun media sosial X miliknya mengingatkan pemerintah agar mewaspadai berbagai tekanan yang tengah dihadapi perekonomian nasional.
Menurutnya, tekanan datang dari berbagai arah, mulai dari pelemahan indikator ekonomi, polemik program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga ketidakpastian geopolitik global yang terus meningkat.
“Tekanan terus datang,” tulis Mardani, dikutip Kamis (4/6/2026).
“Peringkat turun, ada kasus MBG hingga geopolitik yang terus bergejolak justru menjadi push factor,” lanjutnya.
Mardani menilai, menghadapi situasi ekonomi yang tidak menentu bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata. Ia menekankan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat untuk memahami kondisi ekonomi dan bersama-sama menjaga stabilitas perekonomian Indonesia.
“Tak hanya pemerintah, tetapi kita semua perlu mengetahui, membahas, dan menjaga ekonomi Indonesia,” ujarnya.
Lebih lanjut, Mardani menegaskan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan hak-hak masyarakat tetap terlindungi di tengah berbagai tantangan ekonomi yang ada. Selain itu, kebutuhan dasar rakyat juga harus menjadi prioritas.
“Rakyat harus selalu dijaga hak dan kebutuhannya,” tegasnya.
(Erfyansyah/fajar)
Source link
