Viral! Israel Unggah Video Aktivis dan Jurnalis Ditahan Berlutut dan Diikat, Tuai Kecaman Internasional

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, mengunggah sebuah video yang memperlihatkan kondisi aktivis kemanusiaan dan jurnalis yang ditahan dari armada Global Sumud Flotilla (GSF).
Pada bagian awal video, terlihat seorang perempuan berteriak sambil menyerukan kemerdekaan untuk Palestina.
“Free, free Palestine,” teriak perempuan tersebut, dikutip dari akun X @itamarbengvir, Kamis (21/5/2026).
Sepanjang video, lagu kebangsaan Israel terdengar diputar sebagai latar suara. Sementara itu, sejumlah aktivis tampak dipaksa memegang paspor negara asal mereka dengan tangan dalam kondisi terikat.
“Selamat datang di Israel,” tulis Ben-Gvir dalam keterangan unggahannya.
Tuai Kecaman Internasional
Video tersebut langsung menuai kecaman luas dari publik internasional. Sejumlah pemerintah asing bergerak cepat dengan memanggil Duta Besar Israel di ibu kota masing-masing untuk menyampaikan protes resmi.
Beberapa negara, seperti Italia, Prancis, Belanda, dan Kanada, dilaporkan telah memanggil duta besar Israel guna mengecam perlakuan otoritas Israel terhadap para aktivis armada kemanusiaan menuju Gaza yang dicegat di perairan internasional.
Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, melalui pernyataan resminya di platform X, menyampaikan kecaman keras atas beredarnya video tersebut.
“Gambar-gambar yang dibagikan oleh Menteri Israel Ben-Gvir sama sekali tidak dapat diterima. Sangat tidak dapat dibenarkan bahwa para pengunjuk rasa ini, termasuk banyak warga negara Italia, diperlakukan dengan cara-cara yang merendahkan serta melanggar martabat kemanusiaan mereka,” tegas Meloni.
(Arya/Fajar)
Source link
