Potensi Banjir dan Longsor, BMKG Keluarkan Peringatan Dini untuk Sejumlah Daerah di Sulsel

PORTALUTAMA.NET, MAKASSAR — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah IV Makassar mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk sejumlah daerah di Sulawesi Selatan dengan potensi hujan sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.
Dalam keterangan resmi yang dirilis BMKG Wilayah IV Makassar, sejumlah daerah masuk kategori waspada dan siaga akibat potensi curah hujan tinggi yang diperkirakan terjadi dalam periode prakiraan cuaca terbaru.
“WASPADA (hujan sedang – lebat) dapat disertai kilat/petir dan angin kencang,” demikian bunyi keterangan resmi BMKG Wilayah IV Makassar.
Daerah yang masuk level Waspada meliputi Kabupaten Bantaeng, Kota Parepare, Barru, Pinrang, Bone, Sinjai, Bulukumba, Soppeng, Gowa, Tana Toraja, Kepulauan Selayar, Toraja Utara, Luwu Timur, Maros, dan Pangkep.
Sementara itu, BMKG menetapkan status Siaga untuk wilayah Enrekang, Sidrap, Luwu, Wajo, dan Luwu Utara karena berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat.
“SIAGA (hujan lebat – sangat lebat),” tulis BMKG dalam peringatannya.
Adapun untuk level Awas atau hujan sangat lebat hingga ekstrem, BMKG memastikan nihil atau belum ada wilayah di Sulawesi Selatan yang masuk kategori tersebut.
BMKG juga menyampaikan bahwa peringatan dini angin kencang untuk wilayah Sulawesi Selatan saat ini nihil.
Meski demikian, masyarakat diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, hingga genangan air akibat intensitas hujan yang meningkat.
BMKG meminta warga yang berada di daerah rawan bencana untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG dan pemerintah daerah setempat.
Cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan diketahui dipengaruhi oleh tingginya aktivitas atmosfer yang memicu pertumbuhan awan hujan secara signifikan.
Source link
