Fakta 11 Ribu Penerima Bansos Dicoret Kemensos karena Judi Online

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mencoret lebih dari 11 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial (bansos) pada triwulan pertama 2026.
Pencoretan dilakukan setelah ribuan penerima bansos tersebut terindikasi menggunakan dana bantuan untuk aktivitas judi online (judol).
Kebijakan itu disampaikan langsung oleh Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul.
“Untuk tahun 2026 ini ada 11.000 lebih yang kami coret di triwulan pertama dan untuk triwulan kedua itu ada 75 KPM yang kami coret,” kata Saifullah Yusuf, dikutip dari Antara.
Kemensos Tegas terhadap Penerima Bansos yang Main Judol
Kemensos mengambil langkah tegas setelah menemukan indikasi dana bansos digunakan untuk judi online.
Menurut Gus Ipul, angka 11 ribu penerima bansos yang dicoret pada 2026 sebenarnya mengalami penurunan drastis dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada 2025, Kemensos mencoret sekitar 600 ribu penerima bansos karena persoalan serupa.
“Kesimpulannya adalah bahwa ini sudah ada penurunan yang luar biasa. Dari 600.000 tinggal 11.000, dan 11.000 pun itu sudah kita coret di triwulan pertama. Di triwulan kedua ini menyisakan 75 keluarga atau KPM, itu pun sudah kita coret,” ujarnya.
Penerima Bansos Sudah Diberi Kesempatan
Gus Ipul menjelaskan sebagian penerima bansos yang dicoret sebelumnya sempat diberikan kesempatan untuk kembali menerima bantuan sosial pada tahun lalu.
Namun, pemerintah menegaskan penerima bansos yang kembali terindikasi bermain judi online akan dicoret secara permanen dari daftar penerima bantuan.
“Yang tahun lalu masih kita beri sekali lagi kesempatan. Tidak semua juga, hanya pihak tertentu setelah hasil kroscek memang mereka sangat membutuhkan,” tuturnya.
“Tetapi tentu kita beri pendampingan, jangan sampai mengulang lagi. Kalau mengulangi lagi, akan kita coret selamanya,” lanjutnya.
Ia juga menyebut temuan penyalahgunaan bansos paling banyak ditemukan pada kelompok masyarakat desil satu dan dua.
“Untuk sementara memang di (desil) satu, dua ya, dan memang banyak temuan. Enggak banyak sih, memang beberapa temuan gitu ya, yang dimanfaatkan oleh orang lain. Ada yang dimanfaatkan oleh orang lain, ya. Ada yang sengaja. Kalau yang sengaja ya, itu kita beri garis merah,” ucapnya.
Kemensos Tingkatkan Pengawasan Penyaluran Bansos
Kemensos memastikan pengawasan penggunaan bansos akan terus diperketat melalui pendamping sosial di berbagai daerah.
Pengawasan tersebut dilakukan bersama pemerintah daerah guna mencegah bantuan sosial dipakai untuk aktivitas judi online.
Source link
