News

Kala Kemendagri Minta Pemda Turun Langsung Kendalikan Inflasi, tapi Anggaran Dipangkas Sana-sini



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta pemerintah daerah (Pemda) turun langsung mengendalikan inflasi, tidak sekadar menghadiri rapat koordinasi. Namun, imbauan itu justru memantik sorotan publik.

Konten kreator Muhammad Ahyadi menjadi salah satu yang menyoroti hal tersebut. Melalui akun Instagram pribadinya, ia mengunggah video satire terkait kebijakan pengendalian inflasi daerah.

Dalam video itu, Ahyadi tampil mengenakan kaos hitam sambil menggelengkan kepala dan memegang dahinya, seolah kebingungan. Video tersebut kemudian dikolasekan dengan tangkapan layar berita mengenai arahan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri, Tomsi Tohir, yang meminta Pemda turun langsung mengendalikan inflasi.

Ahyadi juga menyisipkan narasi yang menyentil pemerintah pusat.

“Yang menghamburkan anggaran padahal pusat,” tulisnya.

Menurut Ahyadi, ironi muncul ketika Pemda diminta membereskan persoalan inflasi, sementara di sisi lain anggaran daerah disebut mengalami pemangkasan di berbagai sektor.

“Yang disuruh beresin inflasi malah Pemda. Daerah sudah keliyengan dipotong anggaran sana-sini demi foya-foyanya pusat. Damn!” pungkasnya.

Kemendagri Minta Pemda Tidak Hanya Hadir Rapat

Sebelumnya, Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir menginstruksikan Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemendagri agar menyurati kepala daerah yang belum melakukan langkah konkret pengendalian inflasi.

Arahan tersebut disampaikan Tomsi dalam keterangannya di Jakarta pada akhir April 2026.

“Jangan hanya hadir-hadir di rapat inflasi, tetapi setelah itu tidak turun ke pasar, tidak berbuat sama sekali,” kata Tomsi, Selasa.

Ia juga memberi perhatian khusus kepada Pemda yang belum menjalankan enam langkah konkret pengendalian inflasi.

Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi (monev) Kemendagri periode 20 April hingga 27 April 2026, tercatat sebanyak 321 Pemda belum melakukan upaya pengendalian inflasi sama sekali.

“Jadi, mereka hanya bersifat menunggu, menanti nasib baik. Hanya hadir pada rapat inflasi, tidak ada action-nya,” ujarnya.

(Arya/Fajar)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *