News

Jhon Sitorus Sentil Program Prabowo: Seleksi Manajer Kopdes Merah Putih “Aneh dan Mencurigakan”



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Pegiat media sosial Jhon Sitorus ikut menyoroti dugaan kejanggalan seleksi sumber daya manusia (SDM) Koperasi Desa Merah Putih yang ramai di media sosial.

Ia mempertanyakan transparansi rekrutmen manajer maupun anggota koperasi yang dinilai memicu kecurigaan publik.

“Ada intrik di seleksi Manajer Kopdes Merah Putih?” ujar Jhon kepada fajar.co.id, Kamis, 7 Mei 2026.

Jhon menyebut situasi ini berbahaya jika proses seleksi berjalan tanpa transparansi dan akuntabilitas.

“Bahaya sekali jika proses seleksi manajer atau anggota KDMP penuh kecurigaan seperti ini,” katanya.

Ragukan Kualitas SDM: “Jangan-jangan Ada Titipan”

Jhon mempertanyakan bagaimana program itu bisa menjamin kualitas SDM jika sistem seleksinya bermasalah.

Ia bahkan menyinggung dugaan ada ‘titipan’ dalam penerimaan anggota maupun manajer.

“Kalau sistemnya begini, lalu bagaimana KDMP menjamin anggota yang diterima benar-benar berkualitas? Atau jangan-jangan ada titipan di belakang?” timpalnya.

Jhon juga mempertanyakan apakah Presiden Prabowo Subianto tahu persoalan yang ramai dibicarakan soal program unggulannya itu.

“Kira-kira Presiden Prabowo tahu nggak sih masalah-masalah begini untuk program unggulannya sendiri?” ucapnya.

“Kalau Rekrutmen Ngaco, Jalannya Amburadul”

Menurut Jhon, sistem rekrutmen menentukan kualitas jalannya program pemerintah. Ia khawatir jika seleksi awal bermasalah, pelaksanaan di lapangan ikut kacau.

“Bagaimana negara kita mau maju jika dalam urusan seleksi saja pakai sistem yang aneh dan mencurigakan begini?” katanya.

“Kalau rekrutmennya ngaco, dipastikan jalannya juga amburadul,” tandasnya.

Pengakuan Peserta: Jawaban CAT Berubah Sendiri

Sebelumnya, pengguna X bernama Ragil Semar membagikan pengalamannya ikut tes berbasis komputer (CAT) SDM Koperasi Desa Merah Putih. Ia mengaku menemukan keanehan di bagian tes potensi kognitif.

“Aku baru selesai ikut tes SDM Koperasi Desa Merah Putih. Ada hal yang janggal yang aku alami tadi. Entah kalian juga ngalami atau hanya aku aja,” tulis Ragil dikutip http://fajar.co.id, Rabu, 6 Mei 2026.

“Nah, saat jawab soal, aku udah yakin nih dengan jawaban atau opsi pilihannya yang A,” tambahnya.

Ragil menyebut jawabannya berubah setelah disimpan. “Rupanya pas aku lihat lagi soal yang sama, itu jawabannya jadi C, D, atau E gitu,” ungkapnya.

Ia harus berulang kali mengubah jawaban karena sistem terus berganti. “Jadi, pilihan kita itu berubah-ubah. Nah, aku ubah lagi dong. Jadi A lagi karena aku yakin dengan jawaban aku itu A. Pas simpan, aku cek lagi. Rupanya berubah lagi dong. Kacau,” cetusnya.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *