Amien Rais Minta Prabowo Ganti Seskab Teddy dengan Sosok yang Normal, Aktivis: Tercela

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Aktivis Gerakan Koperasi dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat, Ferry Koto, menanggapi kritik yang dilontarkan Amien Rais terhadap Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Ia menegaskan pentingnya membedakan antara kritik berbasis fakta dan tudingan tanpa dasar.
Menurut Ferry, kritik terhadap pejabat publik merupakan hal yang sah dalam sistem demokrasi, selama disampaikan dengan landasan data dan bukti yang jelas.
“Jika ada yang keliru dalam pelaksanaan tugas, silakan dikritik, bahkan dengan keras sekalipun. Namun kritik itu harus berbasis fakta,” ujar Ferry melalui akun media sosialnya, dikutip pada Sabtu (2/4/2026).
Ia juga menyinggung polemik terkait posisi Teddy yang disebut-sebut memiliki pengaruh besar, bahkan dianggap melampaui sejumlah pejabat lain. Ferry menilai hal tersebut tetap bisa menjadi bahan kritik, selama disertai argumentasi yang kuat.
Namun demikian, Ferry mengingatkan bahwa penyebaran informasi tanpa dasar yang jelas berpotensi menjadi persoalan serius, baik secara moral maupun hukum.
“Jika hanya menyebarkan kabar tanpa data dan bukti, itu bukan lagi kritik, melainkan bisa dikategorikan sebagai kejahatan,” katanya.
Dalam perspektif etika keagamaan, Ferry menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk fitnah, yang dalam ajaran Islam dipandang sebagai perbuatan tercela.
Ia juga menekankan bahwa dalam sistem hukum, beban pembuktian berada pada pihak yang menyebarkan tuduhan.
“Dalam hukum, pihak yang menyampaikan tuduhan harus mampu membuktikan kebenarannya, bukan sebaliknya,” ujarnya.
Ferry mengajak masyarakat untuk tetap kritis terhadap kebijakan dan tindakan pejabat publik, namun tidak terjebak dalam penyebaran informasi yang belum terverifikasi.
Kritik terhadap Peran Teddy
Sebelumnya, dalam video Youtube berjudul “Jauhkan Istana Dari Skandal Moral”, Amien Rais menyoroti pentingnya moralitas dalam kepemimpinan negara, menyusul isu kedekatan Prabowo Subianto dan Letkol Teddy Indra Wijaya.
Dalam pernyataannya, Amien menilai pengaruh Teddy dinilai melebihi sejumlah tokoh senior di lingkungan pemerintahan. Ia membandingkan posisi tersebut dengan figur-figur yang telah lama berkiprah bersama Prabowo.
Amien juga mengungkapkan kekhawatirannya bahwa situasi tersebut dapat berdampak pada kepercayaan politik terhadap pemerintahan.
“Jika tidak segera diselesaikan, hal ini bisa memengaruhi kepercayaan publik,” ujarnya.
Lebih jauh, ia bahkan menyarankan agar Presiden mengambil langkah tegas untuk menjaga stabilitas pemerintahan.
Ruang Kritik dan Batasannya
Source link
