News

Tak Heran, Pemprov DKI Jakarta Banyak Diincar ASN, TPP-nya Bikin Melirik



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dikenal sebagai salah satu instansi dengan tunjangan kinerja (tukin) tertinggi di Indonesia. Tak heran, banyak aparatur sipil negara (ASN) menjadikan Jakarta sebagai tujuan karier impian.

Lalu, apa sebenarnya yang membuat tukin ASN di DKI begitu besar?

Tunjangan kinerja diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja pegawai sekaligus untuk mendorong pelayanan publik yang lebih profesional.

Sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi, Jakarta menghadapi masalah perkotaan yang kompleks, beban kerja tinggi, tuntutan pelayanan cepat dan maksimal.

Sistem Berbasis Kinerja, Bukan Sekadar Jabatan
Pemprov DKI tidak asal memberi tunjangan.

Mereka menerapkan sistem berbasis kinerja, artinya besaran tukin tidak hanya ditentukan jabatan, kinerja individu sangat berpengaruh, evaluasi dilakukan secara berkala.

Jadi, semakin baik performa kerja, semakin besar tunjangan yang diterima.

Dari Staf hingga Pejabat, Semua Dapat

Menariknya, bukan hanya pejabat tinggi yang menikmati tunjangan besar. Pegawai di level staf juga mendapatkan tambahan penghasilan yang cukup kompetitif.

Hal ini membuat kesejahteraan ASN lebih merata, motivasi kerja meningkat, dan persaingan sehat antar pegawai.

Berdasarkan aturan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2019, tambahan penghasilan ASN di DKI bervariasi sesuai jabatan dan kinerja.

Tertinggi: Bisa mencapai sekitar Rp127 juta per bulan

Terendah: Sekitar Rp3,51 juta per bulan
Angka ini tentu menjadi daya tarik besar bagi ASN di seluruh Indonesia.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *