Skandal Prostitusi Kelas Atas di Italia Terbongkar, Diduga Libatkan Pemain Inter Milan dan AC Milan hingga Pembalap F1

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Dunia olahraga internasional diguncang kabar terbongkarnya dugaan jaringan prostitusi kelas atas di Italia. Kasus yang diungkap aparat kepolisian di Milan ini disebut melibatkan kalangan elite, termasuk atlet profesional hingga figur publik.
Dalam perkembangan terbaru, beredar rumor yang menyebut sejumlah pembalap dari ajang Formula 1 (F1) turut terseret dalam pusaran skandal tersebut. Namun hingga kini, belum ada konfirmasi resmi terkait identitas pihak-pihak yang terlibat.
Pengungkapan kasus ini bermula dari investigasi kepolisian terhadap sebuah perusahaan yang beroperasi di kawasan Cinisello Balsamo, dekat Milan. Perusahaan tersebut diduga menyamarkan aktivitas ilegalnya sebagai agensi penyelenggara event eksklusif.
Dalam praktiknya, agensi ini menawarkan paket layanan “all-inclusive” kepada klien kelas atas. Paket tersebut mencakup jamuan makan malam di klub eksklusif, akomodasi hotel mewah, hingga layanan yang diduga mengarah pada praktik prostitusi terselubung.
Laporan awal menyebut jaringan ini telah menjangkau puluhan klien dari berbagai latar belakang. Sejumlah nama klub besar Italia seperti Inter Milan, AC Milan, Juventus, Sassuolo, hingga Verona turut disebut dalam laporan media setempat, meski belum ada pernyataan resmi dari klub terkait.
Polisi menduga jaringan ini dijalankan secara terstruktur dengan sistem yang rapi. Mulai dari perekrutan perempuan melalui perantara, hingga pengaturan logistik guna menjaga kerahasiaan identitas klien.
Selain dugaan prostitusi, penyelidikan juga mengarah pada potensi penyalahgunaan zat tertentu. Salah satu yang disorot adalah penggunaan nitrous oxide atau yang dikenal sebagai “gas tertawa”. Zat ini disebut memiliki efek euforia ringan dan sulit terdeteksi dalam tes anti-doping.
Source link
