85,5 Persen Manfaat MBG Mengalir ke Elite dan Pejabat Politik, Herwin Sudikta: yang Gemuk Malah Kepentingan

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Pegiat media sosial, Herwin Sudikta merespons temuan lembaga riset POREC terkait distribusi manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ia mengutip hasil kajian yang menyebut sebagian besar manfaat program tersebut justru dinilai mengalir ke kalangan elite.
Herwin menyebut publik menilai porsi manfaat program tidak tepat sasaran. Ia menyinggung angka yang menunjukkan ketimpangan penerima manfaat.
“Publik menilai 88,5 persen manfaat MBG mengalir ke elit politik dan mitra dapur SPPG,” ujar Herwin dikutip fajar.co.id, Senin (6/4/2026).
Ia juga blak-blakan terkait kecilnya porsi manfaat yang disebut sampai ke anak-anak sebagai sasaran utama program. “Sementara ke anak-anak cuma 6,5 persen,” Herwin menuturkan.
Anggaran Jumbo Minim Transparansi
Herwin berujar, pengawasan dan transparansi terkait besarnya anggaran program tersebut masih menjadi persoalan.
“Anggaran gede, pengawasan lemah, transparansi abu-abu,” tandasnya.
“Programnya buat gizi. Yang gemuk malah kepentingan,” kuncinya.
Sebelumnya, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi perhatian setelah hasil survei nasional yang dilakukan lembaga riset Porec mengungkap persepsi publik terkait distribusi manfaatnya.
Studi berbasis daring itu mengukur pandangan masyarakat tentang siapa pihak yang paling diuntungkan dari program dengan anggaran ratusan triliun tersebut.
Survei ini melibatkan 1.168 responden dari berbagai daerah. Sebagian besar responden memiliki keterkaitan langsung dengan program, baik sebagai penerima manfaat maupun anggota keluarga penerima.
Source link
