Eskalasi Makin Berbahaya, Mantan Direktur IAEA Desak Timur Tengah dan Komunitas Internasional untuk Bertindak

PORTALUTAMA.NET, WASHINGTON — Mantan Direktur Badan Energi Atom Internasional (IAEA) dan peraih Nobel Perdamaian, Mohamed ElBaradei, mengeluarkan seruan mendesak kepada pemerintah negara-negara Teluk dan komunitas internasional untuk segera bertindak dan mencegah Presiden AS, Donald Trump mengubah kawasan ini menjadi bola api, menyusul ancaman militer Trump baru-baru ini terhadap Teheran.
Dalam sebuah unggahan di X, ElBaradei secara langsung ditujukan kepada para pemimpin Teluk, dengan menyatakan, “Kepada pemerintah negara-negara Teluk: mohon, sekali lagi, lakukan segala yang Anda bisa sebelum orang gila ini mengubah kawasan ini menjadi bola api,” menyoroti arah kebijakan Trump yang berbahaya.
ElBaradei selanjutnya mengajukan pertanyaan di postingan terpisah, Menanggapi peringatan Trump kepada Iran bahwa mereka akan menghadapi neraka, sambil juga menandai Dewan Keamanan PBB, mengarahkan seruannya ke akun resmi PBB, Dewan Eropa, Presiden Prancis Emmanuel Macron, serta kementerian luar negeri Tiongkok dan Rusia, berupaya memobilisasi sikap internasional untuk mengekang eskalasi AS.
Peringatan ini muncul setelah unggahan Trump di platform Truth Social miliknya, di mana ia memperbarui ancaman langsung kepada Iran, dengan mengatakan, “Ingat ketika saya memberi Iran 10 hari untuk mencapai kesepakatan atau membuka Selat Hormuz? Waktu hampir habis, 48 jam tersisa sebelum neraka menimpa mereka!” tandas Trump.
ElBaradei, 83 tahun, memimpin IAEA dari tahun 1997 hingga 2009 dan berperan penting dalam upaya internasional awal terkait program nuklir Iran. Ia bersama dengan badan tersebut, bersama-sama dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian pada tahun 2005 atas upaya untuk mempromosikan penggunaan energi nuklir secara damai.
Source link
