{"id":9890,"date":"2026-04-01T12:36:01","date_gmt":"2026-04-01T05:36:01","guid":{"rendered":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2026\/04\/01\/terdeteksi-di-arab-saudi-kpk-minta-asrul-aziz-segera-pulang\/"},"modified":"2026-04-01T12:36:01","modified_gmt":"2026-04-01T05:36:01","slug":"terdeteksi-di-arab-saudi-kpk-minta-asrul-aziz-segera-pulang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2026\/04\/01\/terdeteksi-di-arab-saudi-kpk-minta-asrul-aziz-segera-pulang\/","title":{"rendered":"Terdeteksi di Arab Saudi, KPK Minta Asrul Aziz Segera Pulang"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div itemprop=\"articleBody\">\n<!-- ARTICAL CONTENT --><\/p>\n<p>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi bahwa tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji, Asrul Aziz Taba (ASR) saat ini berada di Arab Saudi.<\/p>\n<p>Meski Asrul Aziz berada di luar negeri, KPK mengklaim telah berhasil menjalin komunikasi dengan mantan Ketua Umum Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri) itu.<\/p>\n<p>\u200bJuru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengungkapkan bahwa posisi ASR terlacak berdasarkan koordinasi dengan pihak Imigrasi. Ia menegaskan agar ASR bersikap kooperatif dengan segera kembali ke Tanah Air untuk menjalani pemeriksaan.<\/p>\n<p>\u200b\u201dPenyidik sudah berhasil berkomunikasi dengan tersangka ASR. Kami mengimbau yang bersangkutan untuk segera pulang ke Indonesia agar proses penyidikan perkara ini bisa segera tuntas,\u201d ujar Budi kepada wartawan di Jakarta, Rabu (01\/04\/2026).<\/p>\n<p>\u200bKasus yang menyeret ASR ini, kata Budi, dipastikan tidak berhenti pada satu tersangka. Penyidik KPK, kata Budi, tengah membidik keterlibatan pihak-pihak lain dalam ekosistem penyelenggaraan ibadah haji.<\/p>\n<p>\u200bFokus pendalaman KPK, lanjut Budi, mencakup seluruh alur distribusi kuota, mulai dari fase sebelum diskresi pembagian kuota tambahan, proses eksekusi pembagian, hingga kondisi pasca-diskresi.<\/p>\n<p>\u200b\u201dKasus ini akan terus berkembang. Masih ada kluster-kluster lain yang akan didalami, termasuk peran pihak di Kementerian Agama, asosiasi biro penyelenggara, hingga biro haji itu sendiri,\u201d tegas Budi.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><strong>Korupsi Kuota Haji Jadi Dua Kluster Besar<\/strong><\/p>\n<p>Diketahui, \u200bKPK pun telah memetakan kasus korupsi kuota haji ini ke dalam dua klaster utama. Pembagian ini dilakukan untuk memperjelas konstruksi perkara yang melibatkan penyelenggara negara serta pihak swasta dalam pengelolaan kuota tambahan yang menyalahi aturan.<\/p>\n<p>\u200b\u201cDalam perjalanannya ada dua kluster yang kami tangani,\u201d ujar Direktur Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu pada Selasa (31\/03\/2026).<\/p>\n<p>\u200bKluster pertama, kata Asep, berkaitan erat dengan proses penetapan kuota haji tambahan yang dinilai menabrak aturan hukum. Asep menjelaskan bahwa pembagian kuota tersebut tidak merujuk pada Pasal 64 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, yang seharusnya mengalokasikan 92% untuk haji reguler dan delapan persen untuk haji khusus.<\/p>\n<p>\u200b\u201cAda alur perintahnya untuk menetapkan kuota haji tambahan itu dibagi 50% dan 50%. Jadi, 50% untuk haji reguler dan 50% untuk haji khusus,\u201d kata Asep saat memaparkan penyimpangan administrasi pada kluster pertama.<\/p>\n<p>\u200bPenyimpangan kebijakan ini, kata Asep, lantas menyeret nama besar sebagai tersangka, yakni Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bersama Staf Khusus Menag, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex.<\/p>\n<p>Keduanya diduga menjadi aktor intelektual di balik perubahan proporsi kuota yang merugikan antrean haji reguler tersebut.<\/p>\n<p>\u200bSementara itu, kluster kedua berfokus pada sisi penyuapan atau aliran dana yang muncul akibat kebijakan pembagian kuota \u201c50-50\u201d tersebut.<\/p>\n<p>KPK, lanjut Asep, menemukan adanya praktik curang di mana pihak biro perjalanan memberikan sejumlah uang kepada pejabat di lingkungan Kementerian Agama demi mendapatkan keuntungan dari kuota tambahan.<\/p>\n<p>\u200b\u201cSesungguhnya kami telah menemukan, penyidik telah menemukan, adanya aliran dana, atau uang yang diberikan oleh pihak swasta ini kepada oknum yang ada di Kementerian Agama. Tentunya secara berjenjang dan sampai pada pucuk pimpinannya,\u201d tegas Asep mengenai temuan aliran dana di klaster kedua.<\/p>\n<p>Diketahui, \u200bpihak-pihak yang terjaring dalam klaster kedua ini mayoritas berasal dari sektor swasta atau penyelenggara perjalanan ibadah haji.<\/p>\n<p>Asep menekankan bahwa penyidik kini tengah membidik para pelaku yang berperan sebagai pengumpul uang untuk menyuap oknum kementerian.<\/p>\n<p>\u200b\u201cKami berfokus kepada pihak-pihak yang ada pada travel penyelenggara haji ini, yang mengumpulkan sejumlah uang dan memberikan kepada oknum di Kementerian Agama,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>\u200bDalam kluster kedua ini, KPK telah menetapkan Direktur Operasional Maktour Ismail Adham, serta Ketua Umum Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri) Asrul Aziz Taba sebagai tersangka. Keduanya diduga berperan aktif dalam skema pemberian dana yang mengalir ke internal Kementerian Agama.<\/p>\n<p>                            <!-- [ICONOMICS] --><\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.theiconomics.com\/accelerated-growth\/terdeteksi-di-arab-saudi-kpk-minta-asrul-aziz-segera-pulang\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi bahwa tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji, Asrul Aziz Taba (ASR) saat ini berada di<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":7453,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,13],"tags":[],"class_list":["post-9890","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business","category-news"],"magazineBlocksPostFeaturedMedia":{"thumbnail":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/KPK-gedung-e1768891755311-150x150.jpg","medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/KPK-gedung-e1768891755311-300x149.jpg","medium_large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/KPK-gedung-e1768891755311-768x382.jpg","large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/KPK-gedung-e1768891755311.jpg","1536x1536":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/KPK-gedung-e1768891755311.jpg","2048x2048":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/KPK-gedung-e1768891755311.jpg","colormag-highlighted-post":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/KPK-gedung-e1768891755311-392x272.jpg","colormag-featured-post-medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/KPK-gedung-e1768891755311-390x205.jpg","colormag-featured-post-small":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/KPK-gedung-e1768891755311-130x90.jpg","colormag-featured-image":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/KPK-gedung-e1768891755311.jpg","colormag-default-news":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/KPK-gedung-e1768891755311-150x150.jpg","colormag-featured-image-large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/KPK-gedung-e1768891755311.jpg"},"magazineBlocksPostAuthor":{"name":"Redaksi","avatar":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g"},"magazineBlocksPostCommentsNumber":"0","magazineBlocksPostExcerpt":"Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi bahwa tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji, Asrul Aziz Taba (ASR) saat ini berada di","magazineBlocksPostCategories":["Business","News"],"magazine_blocks_featured_image_url":{"full":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/KPK-gedung-e1768891755311.jpg",787,391,false],"medium":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/KPK-gedung-e1768891755311-300x149.jpg",300,149,true],"thumbnail":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/KPK-gedung-e1768891755311-150x150.jpg",150,150,true]},"magazine_blocks_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/author\/neno\/"},"magazine_blocks_comment":0,"magazine_blocks_author_image":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g","magazine_blocks_category":"<a href=\"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/category\/business\/\" rel=\"category tag\">Business<\/a> <a href=\"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/category\/news\/\" rel=\"category tag\">News<\/a>","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9890","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9890"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9890\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7453"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9890"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9890"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9890"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}