{"id":6805,"date":"2026-03-02T13:08:32","date_gmt":"2026-03-02T06:08:32","guid":{"rendered":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2026\/03\/02\/secara-bulanan-masih-melandai-inflasi-tahunan-februari-2026-tembus-476\/"},"modified":"2026-03-02T13:08:32","modified_gmt":"2026-03-02T06:08:32","slug":"secara-bulanan-masih-melandai-inflasi-tahunan-februari-2026-tembus-476","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2026\/03\/02\/secara-bulanan-masih-melandai-inflasi-tahunan-februari-2026-tembus-476\/","title":{"rendered":"Secara Bulanan Masih Melandai, Inflasi Tahunan Februari 2026 Tembus 4,76%"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div itemprop=\"articleBody\">\n<!-- ARTICAL CONTENT --><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan (<em>year on year<\/em>\/yoy) pada Februari 2026 mencapai <\/span>4,76 persen<span style=\"font-weight: 400;\">, sementara inflasi bulanan masih relatif rendah.\u00a0 <a href=\"https:\/\/www.theiconomics.com\/art-of-execution\/awal-tahun-inflasi-tahunan-tinggi-meski-secara-bulanan-terjadi-deflasi\/#google_vignette\"><strong>Pola yang sama terjadi pada Januari lalu<\/strong><\/a>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Inflasi tahunan yang tinggi, klaim BPS, dipengaruhi oleh efek basis rendah (<em>low base effect<\/em>) akibat kebijakan diskon tarif listrik pada awal 2025 serta lonjakan harga emas perhiasan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, <\/span>Ateng Hartono<span style=\"font-weight: 400;\"> menjelaskan kebijakan diskon tarif listrik yang diterapkan pemerintah pada Januari\u2013Februari 2025 berdampak pada penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) pada periode tersebut. Kondisi itu menyebabkan level harga pada Januari\u2013Februari 2025 berada di bawah pola tren normal. Akibatnya, ketika inflasi dihitung secara tahunan pada Februari 2026, basis perbandingannya relatif rendah sehingga angka inflasi tahunan terlihat lebih tinggi. Meski demikian, Ateng menegaskan pergerakan harga saat ini masih berjalan sejalan dengan tren fundamentalnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cPada Februari 2026 ini kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga mengalami inflasi 16,19% dengan andil inflasi 2,26% secara <em>year on year<\/em>. Inflasi kelompok ini disebabkan karena adanya <em>low base effect<\/em> yang tadi saya sebutkan,\u201d ujar Ateng dalam konferensi pers, Senin 2 Maret.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain tarif listrik, kelompok <\/span>perawatan pribadi dan jasa lainnya<span style=\"font-weight: 400;\"> juga menjadi penyumbang signifikan inflasi tahunan dengan inflasi <\/span>16,66 persen<span style=\"font-weight: 400;\"> dan andil <\/span>1,12 persen<span style=\"font-weight: 400;\">, terutama dari komoditas <\/span>emas perhiasan<span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cInflasi kelompok ini terutama disebabkan oleh inflasi komoditi emas perhiasan yang konsisten ya mengalami inflasi <em>year on year<\/em> sejak Februari tahun 2022 yang lalu,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ateng mengungkapkan bahwa harga emas di pasar internasional terus menunjukkan tren kenaikan hingga awal 2026. Pada Februari 2026, harga emas dunia telah mencapai <\/span>5.002 dolar AS<span style=\"font-weight: 400;\">, melonjak tajam dibandingkan Juli 2024 yang masih berada di level <\/span>2.398 dolar AS per <em>troy ounce<\/em><span style=\"font-weight: 400;\"><em>.<\/em> Kenaikan tersebut mencerminkan peningkatan harga emas global yang hampir mencapai lebih dari dua kali lipat dalam kurun waktu sekitar satu setengah tahun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKomoditas emas perhiasan ini juga telah mengalami inflasi secara <em>month to month<\/em> selama <\/span>30 bulan berturut-turut<span style=\"font-weight: 400;\">,\u201d kata Ateng.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Khusus Februari 2026, BPS mencatat inflasi secara bulanan (<em>month to month<\/em>) tercatat sebesar <\/span>0,68 persen<span style=\"font-weight: 400;\">, ditandai dengan kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari <\/span>109,75 pada Januari 2026 menjadi 110,50<span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Inflasi Februari 2026 terutama didorong oleh kelompok <\/span>makanan, minuman, dan tembakau<span style=\"font-weight: 400;\">. Komoditas dengan andil inflasi terbesar pada kelompok ini adalah <\/span>daging ayam ras<span style=\"font-weight: 400;\"> dengan kontribusi <\/span>0,09 persen<span style=\"font-weight: 400;\">, disusul <\/span>cabai rawit<span style=\"font-weight: 400;\"> sebesar <\/span>0,08 persen<span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span>ikan segar<span style=\"font-weight: 400;\"> sebesar <\/span>0,05 persen<span style=\"font-weight: 400;\">, serta <\/span>cabai merah<span style=\"font-weight: 400;\"> dengan andil <\/span>0,04 persen<span style=\"font-weight: 400;\">. Sementara itu, <\/span>tomat, beras, dan telur ayam ras<span style=\"font-weight: 400;\"> masing-masing memberikan andil inflasi <\/span>0,02 persen<span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain kelompok pangan, komoditas lain yang turut mendorong inflasi adalah <\/span>emas perhiasan<span style=\"font-weight: 400;\"> dengan andil yang cukup besar, yakni <\/span>0,19 persen<span style=\"font-weight: 400;\">, serta <\/span>tarif angkutan udara<span style=\"font-weight: 400;\"> dengan kontribusi <\/span>0,02 persen<span style=\"font-weight: 400;\">. Di sisi lain, <\/span>bensin<span style=\"font-weight: 400;\"> masih tercatat memberikan andil deflasi pada Februari 2026 sebesar <\/span>0,005 persen<span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan komponennya, inflasi bulanan Februari 2026 sebesar <\/span>0,68 persen<span style=\"font-weight: 400;\"> terutama didorong oleh <\/span>komponen harga bergejolak<span style=\"font-weight: 400;\"> yang mengalami inflasi <\/span>2,50 persen<span style=\"font-weight: 400;\"> dan memberikan andil terbesar, yakni <\/span>0,41 persen<span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span>Komponen inti<span style=\"font-weight: 400;\"> juga mencatat inflasi <\/span>0,42 persen<span style=\"font-weight: 400;\"> dengan andil <\/span>0,27 persen<span style=\"font-weight: 400;\">, yang dipicu antara lain oleh kenaikan harga <\/span>emas perhiasan, minyak goreng, mobil, serta nasi dengan lauk<span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, <\/span>komponen harga yang diatur pemerintah<span style=\"font-weight: 400;\"> mengalami deflasi sebesar <\/span>0,03 persen<span style=\"font-weight: 400;\"> dan secara agregat tidak memberikan andil signifikan terhadap inflasi bulanan. Komoditas yang paling dominan menahan laju inflasi pada komponen ini adalah <\/span>bensin<span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p>                            <!-- [ICONOMICS] --><\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.theiconomics.com\/art-of-execution\/secara-bulanan-masih-melandai-inflasi-tahunan-februari-2026-tembus-476\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan (year on year\/yoy) pada Februari 2026 mencapai 4,76 persen, sementara inflasi bulanan masih<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":6806,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,13],"tags":[],"class_list":["post-6805","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business","category-news"],"magazineBlocksPostFeaturedMedia":{"thumbnail":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Ateng-Hartono-150x150.jpg","medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Ateng-Hartono-300x186.jpg","medium_large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Ateng-Hartono-768x475.jpg","large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Ateng-Hartono.jpg","1536x1536":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Ateng-Hartono.jpg","2048x2048":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Ateng-Hartono.jpg","colormag-highlighted-post":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Ateng-Hartono-392x272.jpg","colormag-featured-post-medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Ateng-Hartono-390x205.jpg","colormag-featured-post-small":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Ateng-Hartono-130x90.jpg","colormag-featured-image":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Ateng-Hartono-800x445.jpg","colormag-default-news":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Ateng-Hartono-150x150.jpg","colormag-featured-image-large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Ateng-Hartono.jpg"},"magazineBlocksPostAuthor":{"name":"Redaksi","avatar":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g"},"magazineBlocksPostCommentsNumber":"0","magazineBlocksPostExcerpt":"Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan (year on year\/yoy) pada Februari 2026 mencapai 4,76 persen, sementara inflasi bulanan masih","magazineBlocksPostCategories":["Business","News"],"magazine_blocks_featured_image_url":{"full":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Ateng-Hartono.jpg",800,495,false],"medium":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Ateng-Hartono-300x186.jpg",300,186,true],"thumbnail":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Ateng-Hartono-150x150.jpg",150,150,true]},"magazine_blocks_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/author\/neno\/"},"magazine_blocks_comment":0,"magazine_blocks_author_image":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g","magazine_blocks_category":"<a href=\"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/category\/business\/\" rel=\"category tag\">Business<\/a> <a href=\"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/category\/news\/\" rel=\"category tag\">News<\/a>","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6805","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6805"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6805\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6806"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6805"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6805"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6805"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}