{"id":30942,"date":"2026-10-23T05:56:13","date_gmt":"2026-10-22T22:56:13","guid":{"rendered":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2026\/10\/23\/laode-m-syarif-bongkar-kejanggalan-usulan-hapus-pasal-kerugian-negara-dalam-kasus-korupsi\/"},"modified":"2026-10-23T05:56:13","modified_gmt":"2026-10-22T22:56:13","slug":"laode-m-syarif-bongkar-kejanggalan-usulan-hapus-pasal-kerugian-negara-dalam-kasus-korupsi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2026\/10\/23\/laode-m-syarif-bongkar-kejanggalan-usulan-hapus-pasal-kerugian-negara-dalam-kasus-korupsi\/","title":{"rendered":"Laode M Syarif Bongkar Kejanggalan Usulan Hapus Pasal Kerugian Negara dalam Kasus Korupsi"},"content":{"rendered":" \r\n<br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/fajar.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/laode-m-syarif.webp\" \/><br><div>\n\t\t\t\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>PORTALUTAMA.NET, JAKARTA<\/strong> \u2014 Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode M Syarif, turut mengomentari wacana perubahan definisi tindak pidana korupsi yang diusulkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Laode mempertanyakan sejumlah hal kepada para pengusung penghapusan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor), yang mengatur tindak pidana korupsi terkait kerugian keuangan negara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pertama, Laode mempertanyakan alasan penghapusan kedua pasal tersebut jika tujuan perubahan kebijakan adalah memfokuskan penindakan pada tindak pidana suap-menyuap.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKedua, mengapa para pengusul penghapusan Pasal 2 dan 3 itu tidak mengampanyekan penambahan pasal-pasal soal (a) suap-menyuap di sektor swasta, (b) <em>illicit enrichment<\/em>, (c) <em>unexplained wealth<\/em>, (d) <em>bribery of foreign public officials<\/em>, dan (e) <em>trade in influence<\/em> yang jelas-jelas sudah direkomendasikan oleh <em>UNCAC Review<\/em>?\u201d kata Laode M Syarif, Jumat (23\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut Laode, sikap para pengusung penghapusan pasal terkait kerugian negara tersebut mencerminkan pendekatan reformasi yang hanya memilih bagian-bagian tertentu sesuai kepentingan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia menyebut pendekatan itu sebagai <em>a la carte reform<\/em>, yakni reformasi yang hanya mengambil bagian-bagian yang disukai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cDan tentunya kita bisa tanyakan lagi, kenapa getol sekali mau menghapus Pasal 2 dan 3, walaupun MK sudah bilang Pasal 2 dan 3 tidak bertentangan dengan konstitusi?\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meski mengkritik wacana penghapusan, Laode menegaskan bahwa dirinya mendukung perbaikan rumusan Pasal 2 dan Pasal 3 UU Tipikor. Namun, ia menekankan bahwa perbaikan tersebut tidak berarti menghapus kedua pasal itu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia mengusulkan agar kedua pasal tersebut digabung menjadi satu pasal, dengan tambahan pemberatan hukuman apabila terdapat unsur penyalahgunaan wewenang.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Luhut Usulkan Perubahan Definisi Korupsi<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelumnya, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, mengusulkan agar kerugian negara tidak lagi menjadi bagian dari definisi atau unsur tindak pidana korupsi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Luhut mengatakan, usulan tersebut mengacu pada definisi korupsi dalam konvensi internasional yang telah diratifikasi Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cYa, itu kami mengacu kepada UN Charter mengenai definisi korupsi, di mana definisi korupsi di UN Charter yang sudah diratifikasi oleh Indonesia 20 tahun yang lalu adalah <em>bribery<\/em>, penyuapan. Jadi tidak bicara mengenai kerugian negara,\u201d ujar Luhut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Usulan tersebut, menurut Luhut, telah disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto dan mendapat persetujuan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cTadi Presiden juga setuju dengan kajian yang dibuat oleh tim dari DEN mengenai definisi korupsi. Karena itu penting supaya masalah penanganan korupsi di Indonesia itu berstandar internasional,\u201d ujarnya.<\/p>\n<center\/>\t        \n\n\n\t\t\t<!-- .entry-footer -->\n\t\t<\/div>\r\n<br>\r\n<br><a href=\"https:\/\/fajar.co.id\/2026\/10\/23\/laode-m-syarif-bongkar-kejanggalan-usulan-hapus-pasal-kerugian-negara-dalam-kasus-korupsi\/\">Source link <\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PORTALUTAMA.NET, JAKARTA \u2014 Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode M Syarif, turut mengomentari wacana perubahan definisi tindak pidana<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":26959,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-30942","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"magazineBlocksPostFeaturedMedia":{"thumbnail":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/laode-m-syarif.webp-150x150.webp","medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/laode-m-syarif.webp-300x188.webp","medium_large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/laode-m-syarif.webp-768x481.webp","large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/laode-m-syarif.webp-1024x642.webp","1536x1536":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/laode-m-syarif.webp.webp","2048x2048":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/laode-m-syarif.webp.webp","colormag-highlighted-post":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/laode-m-syarif.webp-392x272.webp","colormag-featured-post-medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/laode-m-syarif.webp-390x205.webp","colormag-featured-post-small":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/laode-m-syarif.webp-130x90.webp","colormag-featured-image":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/laode-m-syarif.webp-800x445.webp","colormag-default-news":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/laode-m-syarif.webp-150x150.webp","colormag-featured-image-large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/laode-m-syarif.webp-1200x600.webp"},"magazineBlocksPostAuthor":{"name":"Redaksi","avatar":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g"},"magazineBlocksPostCommentsNumber":"0","magazineBlocksPostExcerpt":"PORTALUTAMA.NET, JAKARTA \u2014 Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode M Syarif, turut mengomentari wacana perubahan definisi tindak pidana","magazineBlocksPostCategories":["News"],"magazine_blocks_featured_image_url":{"full":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/laode-m-syarif.webp.webp",1200,752,false],"medium":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/laode-m-syarif.webp-300x188.webp",300,188,true],"thumbnail":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/laode-m-syarif.webp-150x150.webp",150,150,true]},"magazine_blocks_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/author\/neno\/"},"magazine_blocks_comment":0,"magazine_blocks_author_image":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g","magazine_blocks_category":"<a href=\"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/category\/news\/\" rel=\"category tag\">News<\/a>","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30942","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=30942"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30942\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26959"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=30942"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=30942"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=30942"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}