{"id":30900,"date":"2026-10-22T18:49:44","date_gmt":"2026-10-22T11:49:44","guid":{"rendered":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2026\/10\/22\/prabowo-puji-kabinet-membanggakan-hendri-satrio-biar-gak-kocar-kacir\/"},"modified":"2026-10-22T18:49:44","modified_gmt":"2026-10-22T11:49:44","slug":"prabowo-puji-kabinet-membanggakan-hendri-satrio-biar-gak-kocar-kacir","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2026\/10\/22\/prabowo-puji-kabinet-membanggakan-hendri-satrio-biar-gak-kocar-kacir\/","title":{"rendered":"Prabowo Puji Kabinet Membanggakan, Hendri Satrio: Biar Gak Kocar-kacir!"},"content":{"rendered":" \r\n<br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/fajar.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Screenshot-2026-10-21-155241.webp\" \/><br><div>\n\t\t\t\n<p class=\"wp-block-paragraph\">PORTALUTAMA.NET, JAKARTA \u2014 Pengamat politik sekaligus pendiri Lembaga Survei KedaiKOPI, Hendri Satrio, memberikan analisis kritis terkait pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut kinerja Kabinet Merah Putih \u201ccukup membanggakan\u201d pada perayaan dua tahun masa pemerintahannya. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pria yang akrab disapa Hensa itu menilai bahwa pujian publik yang dilayangkan Presiden sejatinya harus dibaca sebagai strategi psikologis untuk menjaga ritme dan mentalitas para menteri serta kepala lembaga, bukan sebagai bentuk rapor akhir kepemimpinan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui komunikasi telepon pada Kamis (22\/10\/2026), Hensa menggarisbawahi bahwa dorongan moral dari pimpinan tertinggi sangat krusial untuk mencegah terjadinya kekacauan koordinasi di internal pemerintah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cDia harus menjaga kepercayaan diri dan keyakinan timnya dong. Karena kalau sampai timnya tidak percaya diri, kocar-kacir nanti timnya itu. Jadi itulah yang bisa dia lakukan, dan itu bagus,\u201d ujar Hensa saat dihubungi, Kamis (22\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hensa mengibaratkan posisi Presiden Prabowo saat ini bak seorang pelatih sepak bola di tengah jalannya pertandingan besar. Menurut analisisnya, seorang pelatih profesional tidak akan membanting moral atau menjatuhkan kepercayaan diri para pemainnya di hadapan publik, melainkan menyimpan catatan evaluasi mendalam untuk disampaikan dalam sesi tertutup di ruang ganti.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cPelatih mana yang di ruang ganti bilang timnya jelek? Enggak ada. Dipuji dulu, dipeluk dulu. Evaluasinya nanti di ruang tertutup. Mudah-mudahan memang ada evaluasinya, saya yakin sih pasti ada,\u201d kata dia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lebih lanjut, Hensa menaruh perhatian khusus pada pilihan diksi yang disampaikan Presiden dalam pidatonya. Pemilihan frasa &#8220;cukup membanggakan&#8221; ketimbang &#8220;sangat membanggakan&#8221; dinilainya sebagai sinyal halus dari Presiden Prabowo bahwa jajaran pembantunya masih memiliki tumpukan pekerjaan rumah (PR) besar yang wajib diselesaikan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cCoba disimak baik-baik, saat itu Pak Prabowo bilang \u2018cukup membanggakan\u2019, bukan \u2018sangat membanggakan\u2019. Itu buat saya seperti cara halus seorang presiden untuk bilang &#8216;lumayan, tapi PR-nya masih banyak,&#8217; gitu,\u201d ujar Hensa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oleh karena itu, Hensa mewanti-wanti seluruh pejabat di Kabinet Merah Putih agar tidak berpuas diri atau terbuai oleh sanjungan Istana, mengingat masih luasnya ruang pembenahan pada efektivitas eksekusi program pembangunan nasional.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cPujian presiden itu vitamin buat menteri. Asal jangan berubah jadi obat tidur, harusnya mereka sadar juga kalau ini kembali dibela kinerja mereka,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Analis politik itu pun menandaskan bahwa tolok ukur keberhasilan sebuah pemerintahan tidak cukup diukur dari rilis narasi Istana semata, melainkan dari dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat kelas menengah dan bawah di kehidupan sehari-hari.<\/p>\n<center\/>\t        \n\n\n\t\t\t<!-- .entry-footer -->\n\t\t<\/div>\r\n<br>\r\n<br><a href=\"https:\/\/fajar.co.id\/2026\/10\/22\/prabowo-puji-kabinet-membanggakan-hendri-satrio-biar-gak-kocar-kacir\/\">Source link <\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PORTALUTAMA.NET, JAKARTA \u2014 Pengamat politik sekaligus pendiri Lembaga Survei KedaiKOPI, Hendri Satrio, memberikan analisis kritis terkait pernyataan Presiden Prabowo Subianto<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":30898,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-30900","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"magazineBlocksPostFeaturedMedia":{"thumbnail":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Screenshot-2026-10-21-155241.webp-150x150.webp","medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Screenshot-2026-10-21-155241.webp-300x190.webp","medium_large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Screenshot-2026-10-21-155241.webp-768x487.webp","large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Screenshot-2026-10-21-155241.webp-1024x649.webp","1536x1536":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Screenshot-2026-10-21-155241.webp.webp","2048x2048":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Screenshot-2026-10-21-155241.webp.webp","colormag-highlighted-post":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Screenshot-2026-10-21-155241.webp-392x272.webp","colormag-featured-post-medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Screenshot-2026-10-21-155241.webp-390x205.webp","colormag-featured-post-small":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Screenshot-2026-10-21-155241.webp-130x90.webp","colormag-featured-image":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Screenshot-2026-10-21-155241.webp-800x445.webp","colormag-default-news":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Screenshot-2026-10-21-155241.webp-150x150.webp","colormag-featured-image-large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Screenshot-2026-10-21-155241.webp-1200x600.webp"},"magazineBlocksPostAuthor":{"name":"Redaksi","avatar":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g"},"magazineBlocksPostCommentsNumber":"0","magazineBlocksPostExcerpt":"PORTALUTAMA.NET, JAKARTA \u2014 Pengamat politik sekaligus pendiri Lembaga Survei KedaiKOPI, Hendri Satrio, memberikan analisis kritis terkait pernyataan Presiden Prabowo Subianto","magazineBlocksPostCategories":["News"],"magazine_blocks_featured_image_url":{"full":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Screenshot-2026-10-21-155241.webp.webp",1200,761,false],"medium":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Screenshot-2026-10-21-155241.webp-300x190.webp",300,190,true],"thumbnail":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Screenshot-2026-10-21-155241.webp-150x150.webp",150,150,true]},"magazine_blocks_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/author\/neno\/"},"magazine_blocks_comment":0,"magazine_blocks_author_image":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g","magazine_blocks_category":"<a href=\"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/category\/news\/\" rel=\"category tag\">News<\/a>","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30900","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=30900"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30900\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/30898"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=30900"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=30900"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=30900"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}