{"id":30142,"date":"2026-10-15T07:30:59","date_gmt":"2026-10-15T00:30:59","guid":{"rendered":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2026\/10\/15\/modus-tenaga-ahli-main-mata-dengan-vendor-bnpb\/"},"modified":"2026-10-15T07:30:59","modified_gmt":"2026-10-15T00:30:59","slug":"modus-tenaga-ahli-main-mata-dengan-vendor-bnpb","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2026\/10\/15\/modus-tenaga-ahli-main-mata-dengan-vendor-bnpb\/","title":{"rendered":"Modus Tenaga Ahli Main Mata dengan Vendor BNPB"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div itemprop=\"articleBody\">\n<!-- ARTICAL CONTENT --><\/p>\n<p>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar modus operandi di balik kasus dugaan korupsi pengelolaan Dana Siap Pakai (DSP) di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).<\/p>\n<p>\u200bLembaga antirasuah ini menduga Tenaga Ahli Kepala BNPB, Richard Erlangga (RIC) memanfaatkan posisi strategisnya untuk mendekati sejumlah vendor atau penyedia jasa demi memuluskan praktik penyimpangan anggaran.<\/p>\n<p>\u200b\u201dJadi, RIC ya tepatnya seperti itu. Dengan posisinya, dia memanfaatkan statusnya, kemudian melakukan pendekatan dengan beberapa pihak yang saya sebut mungkin sebagai vendor atau penyedia jasanya,\u201d kata Ketua KPK Setyo Budiyanto di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (14\/10\/2026).<\/p>\n<p>\u200bTak hanya Richard, KPK juga menduga keterlibatan Bima Setiawan, yang merupakan adik dari Richard sekaligus sesama Tenaga Ahli Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto.<\/p>\n<p>\u200bSetyo mengungkapkan Bima terindikasi aktif dalam proses-proses penyaluran anggaran yang menyimpang dari regulasi resmi BNPB, khususnya alokasi dana siap pakai untuk penanganan darurat bencana.<\/p>\n<p>\u200b\u201dTerindikasi bahwa ada kerja sama, ada semacam pengondisian, terutama dalam penyaluran anggaran, kemudian pemanfaatan atau penggunaannya yang sebagian disalahgunakan oleh beberapa oknum untuk keuntungan dirinya sendiri,\u201d tegas Setyo.<\/p>\n<p>\u200bDi sisi lain, Setyo membeberkan alasan penyidik belum menetapkan Sekretaris Utama (Sestama) BNPB Rustian sebagai tersangka, meskipun Rustian turut diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT).<\/p>\n<p>\u200bBerdasarkan hasil gelar perkara (ekspose) yang berlangsung pada Selasa (13\/10\/2026) malam, kata Setyo, penyidik belum menemukan bukti yang cukup terkait perbuatan melawan hukum yang dilakukan Rustian.<\/p>\n<p>\u200b\u201cHasil ekspose, itu belum ditemukan perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh Sestama,\u201d ujar Setyo.<\/p>\n<p>Sementara, \u200batas dasar pertimbangan teknis dan alat bukti itu KPK resmi menetapkan lima orang tersangka dalam skandal dugaan korupsi anggaran kebencanaan ini.<\/p>\n<p>\u200b\u201cYa, sampai dengan tadi malam ya, makanya hanya lima saja,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>Sebagaimana diketahui, KPK resmi menahan lima orang tersangka terkait penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa serta dana siap pakai di lingkungan BNPB.<\/p>\n<p>Penahanan terhadap kelimanya dilakukan setelah para pihak menjalani pemeriksaan intensif usai ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Selasa (13\/10\/2026).<\/p>\n<p>\u200bKelima tersangka keluar dari Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Rabu (14\/10\/2026) pukul 16.48 WIB. Mereka tampak mengenakan rompi tahanan berwarna jingga dengan tangan terikat.<\/p>\n<p>\u200b\u201dSetelah penyelidikan perkara ini diputuskan naik ke tahap penyidikan pada forum ekspose tadi malam, kemudian penyidik menetapkan sejumlah pihak sebagai tersangka,\u201d ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.<\/p>\n<p>\u200bBudi menambahkan, para tersangka langsung menjalani penahanan untuk kepentingan penyidikan. Sementara itu, pihak-pihak yang statusnya masih sebagai saksi telah diperkenankan pulang.<\/p>\n<p>\u200bKasus ini berawal dari OTT yang digelar tim penindakan KPK di lingkungan BNPB pada Selasa (13\/10\/2026). OTT KPK ini berkaitan dengan dugaan penyimpangan dalam proyek pengadaan barang dan jasa serta pengelolaan dana siap pakai (DSP) untuk kebencanaan.<\/p>\n<p>\u200bDalam operasi senyap itu, KPK mengamankan 14 orang. Selain Sekretaris Utama (Sestama) BNPB Rustian, penyidik juga mencokok sejumlah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di lingkungan BNPB serta pihak swasta yang diduga terlibat.<\/p>\n<p>\u200b\u201dUntuk detail siapa saja, nanti kami akan sampaikan lebih lanjut. Hal yang pasti, terhadap 14 orang ini sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, baik dari pihak-pihak di BNPB maupun pihak-pihak swasta yang diduga terkait dengan peristiwa ini,\u201d kata Budi.<\/p>\n<p>\u200bDi sisi lain, Sestama BNPB Rustian telah selesai menjalani pemeriksaan pada Rabu (14\/10\/2026) siang. Berdasarkan pantauan di lokasi, Rustian meninggalkan gedung antirasuah tanpa mengenakan rompi tahanan KPK.<\/p>\n<p>                            <!-- [ICONOMICS] --><\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.theiconomics.com\/accelerated-growth\/modus-tenaga-ahli-main-mata-dengan-vendor-bnpb\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar modus operandi di balik kasus dugaan korupsi pengelolaan Dana Siap Pakai (DSP) di lingkungan Badan<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":30112,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,13],"tags":[],"class_list":["post-30142","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business","category-news"],"magazineBlocksPostFeaturedMedia":{"thumbnail":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/ketua-kpk-scaled-e1791991771877-150x150.jpeg","medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/ketua-kpk-scaled-e1791991771877-300x173.jpeg","medium_large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/ketua-kpk-scaled-e1791991771877-768x443.jpeg","large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/ketua-kpk-scaled-e1791991771877.jpeg","1536x1536":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/ketua-kpk-scaled-e1791991771877.jpeg","2048x2048":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/ketua-kpk-scaled-e1791991771877.jpeg","colormag-highlighted-post":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/ketua-kpk-scaled-e1791991771877-392x272.jpeg","colormag-featured-post-medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/ketua-kpk-scaled-e1791991771877-390x205.jpeg","colormag-featured-post-small":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/ketua-kpk-scaled-e1791991771877-130x90.jpeg","colormag-featured-image":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/ketua-kpk-scaled-e1791991771877-800x445.jpeg","colormag-default-news":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/ketua-kpk-scaled-e1791991771877-150x150.jpeg","colormag-featured-image-large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/ketua-kpk-scaled-e1791991771877.jpeg"},"magazineBlocksPostAuthor":{"name":"Redaksi","avatar":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g"},"magazineBlocksPostCommentsNumber":"0","magazineBlocksPostExcerpt":"Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar modus operandi di balik kasus dugaan korupsi pengelolaan Dana Siap Pakai (DSP) di lingkungan Badan","magazineBlocksPostCategories":["Business","News"],"magazine_blocks_featured_image_url":{"full":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/ketua-kpk-scaled-e1791991771877.jpeg",900,519,false],"medium":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/ketua-kpk-scaled-e1791991771877-300x173.jpeg",300,173,true],"thumbnail":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/ketua-kpk-scaled-e1791991771877-150x150.jpeg",150,150,true]},"magazine_blocks_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/author\/neno\/"},"magazine_blocks_comment":0,"magazine_blocks_author_image":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g","magazine_blocks_category":"<a href=\"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/category\/business\/\" rel=\"category tag\">Business<\/a> <a href=\"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/category\/news\/\" rel=\"category tag\">News<\/a>","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30142","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=30142"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30142\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/30112"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=30142"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=30142"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=30142"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}