{"id":29142,"date":"2026-10-05T17:31:09","date_gmt":"2026-10-05T10:31:09","guid":{"rendered":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2026\/10\/05\/laju-kredit-lebih-kencang-dari-dpk-ojk-ungkap-kondisi-likuiditas-perbankan\/"},"modified":"2026-10-05T17:31:09","modified_gmt":"2026-10-05T10:31:09","slug":"laju-kredit-lebih-kencang-dari-dpk-ojk-ungkap-kondisi-likuiditas-perbankan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2026\/10\/05\/laju-kredit-lebih-kencang-dari-dpk-ojk-ungkap-kondisi-likuiditas-perbankan\/","title":{"rendered":"Laju Kredit Lebih Kencang dari DPK, OJK Ungkap Kondisi Likuiditas Perbankan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div itemprop=\"articleBody\">\n<!-- ARTICAL CONTENT --><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam beberapa bulan terakhir, pertumbuhan kredit perbankan nasional tumbuh lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK), yang berdampak pada kondisi likuiditas industri perbankan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, hingga Agustus 2026, kredit perbankan tumbuh 13,65% secara tahunan (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">year-on-year<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\/yoy), sementara DPK tumbuh 10,94% yoy.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejalan dengan pertumbuhan kredit yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan DPK, rasio <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Loan to Deposit Ratio<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (LDR) perbankan berada di level 88,14%.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cPeningkatan LDR tersebut perlu dilihat secara proporsional sebagai bagian dari fungsi intermediasi perbankan, meskipun pada saat yang bersamaan mencerminkan adanya penurunan likuiditas sebagai konsekuensi dari penyaluran kredit yang tumbuh lebih tinggi dibandingkan sumber pendanaannya,\u201d kata Dian dalam Konferensi Pers RDK Bulanan OJK, Senin (5\/10).<\/span><\/p>\n<div id=\"attachment_110969\" style=\"width: 1426px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-110969\" class=\"wp-image-110969 size-full\" src=\"https:\/\/www.theiconomics.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/kredit-dan-DPK.jpg\" alt=\"\" width=\"1416\" height=\"1046\" srcset=\"https:\/\/www.theiconomics.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/kredit-dan-DPK.jpg 1416w, https:\/\/www.theiconomics.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/kredit-dan-DPK-300x222.jpg 300w, https:\/\/www.theiconomics.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/kredit-dan-DPK-1024x756.jpg 1024w, https:\/\/www.theiconomics.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/kredit-dan-DPK-768x567.jpg 768w, https:\/\/www.theiconomics.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/kredit-dan-DPK-90x65.jpg 90w, https:\/\/www.theiconomics.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/kredit-dan-DPK-400x295.jpg 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 1416px) 100vw, 1416px\"\/><\/p>\n<p id=\"caption-attachment-110969\" class=\"wp-caption-text\">Sumber: Diolah dari OJK<\/p>\n<\/div>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Merujuk data bulanan yang disampaikan OJK, laju pertumbuhan kredit mulai melampaui pertumbuhan DPK sejak Juni 2026. Sejalan dengan itu, LDR pun terus meningkat, yang menunjukkan kondisi likuiditas industri perbankan mulai mengetat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski demikian, Dian menegaskan likuiditas industri perbankan masih berada pada level yang memadai. Hal tersebut tercermin dari sejumlah rasio likuiditas yang masih berada di atas ketentuan minimum.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada Agustus 2026, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Liquidity Coverage Ratio<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (LCR) perbankan tercatat sebesar 187,07%, jauh di atas ketentuan minimum 100%. Sementara itu, rasio alat likuid terhadap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">non-core deposit<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (AL\/NCD) mencapai 102,31% dan alat likuid terhadap DPK (AL\/DPK) sebesar 23,04%.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cLikuiditas secara industri juga masih berada pada level yang memadai. Ini tercermin dari berbagai rasio likuiditas utama yang masih berada pada level yang memadai dan berada di atas ketentuan minimum,\u201d kata Dian.<\/span><\/p>\n<p><b>Suku Bunga DPK Mulai Naik<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di tengah pertumbuhan kredit yang lebih cepat daripada DPK, persaingan dalam menghimpun dana juga tercermin dari kenaikan suku bunga simpanan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dian mengatakan, hingga Agustus 2026, suku bunga tertimbang DPK rupiah meningkat 7 basis poin (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">month-to-month<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\/mtm). Kenaikan terutama didorong oleh suku bunga deposito yang meningkat 10 basis poin secara bulanan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, suku bunga tertimbang kredit rupiah meningkat 3 basis poin secara bulanan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Dian, pergerakan suku bunga pada masing-masing bank sangat bergantung pada strategi dan struktur biaya masing-masing, terutama biaya dana atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Cost of Funds<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (CoF).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">OJK, kata dia, memahami dinamika global dan tren suku bunga acuan yang menciptakan tantangan bagi industri perbankan. OJK tetap mendukung mekanisme pasar dalam penentuan suku bunga dengan memperhatikan transparansi, stabilitas sektor keuangan, dan persaingan yang sehat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cPersaingan penghimpunan dana yang terlalu agresif berpotensi meningkatkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Cost of Funds<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> perbankan dan pada akhirnya dapat menekan profitabilitas,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena itu, OJK mengimbau bank mengelola dana secara lebih prudent dan menyesuaikan tingkat suku bunga secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi likuiditas, struktur pendanaan, biaya dana, serta keberlanjutan fungsi intermediasi.<\/span><\/p>\n<p><b>NIM Turun<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di tengah ekspansi kredit dan meningkatnya biaya dana, margin bunga bersih atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Net Interest Margin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (NIM) perbankan juga mengalami penurunan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">NIM perbankan pada Agustus 2026 tercatat 4,31%, turun dari 4,59% pada periode yang sama tahun sebelumnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dian mengatakan, NIM dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari suku bunga acuan, efisiensi biaya dana, struktur kredit, permintaan kredit atau pembiayaan, hingga profil risiko bank dan nasabah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski NIM menurun, OJK menilai profitabilitas perbankan masih terjaga. Penurunan NIM juga mencerminkan upaya perbankan menahan kenaikan suku bunga kredit sehingga biaya kredit tidak meningkat terlalu tinggi dan tetap mendukung pertumbuhan ekonomi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKe depan NIM perbankan masih akan berada dalam level yang stabil dan moderat dalam hal transmisi suku bunga berjalan efektif dan pertumbuhan kredit juga meningkat,\u201d ujar Dian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">OJK akan terus memantau perkembangan likuiditas, suku bunga, dan kinerja intermediasi perbankan bersama Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, dan Lembaga Penjamin Simpanan dalam kerangka Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengawasan terhadap suku bunga perbankan juga dilakukan melalui pemantauan informasi suku bunga yang dipublikasikan dan diterapkan kepada masyarakat. OJK sebelumnya telah menerbitkan POJK Nomor 13 Tahun 2024 tentang Transparansi dan Publikasi Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) untuk meningkatkan keterbukaan dan standardisasi informasi suku bunga kredit.<\/span><\/p>\n<p>                            <!-- [ICONOMICS] --><\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.theiconomics.com\/accelerated-growth\/laju-kredit-lebih-kencang-dari-dpk-ojk-ungkap-kondisi-likuiditas-perbankan\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam beberapa bulan terakhir, pertumbuhan kredit perbankan nasional tumbuh lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK), yang berdampak pada<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":29143,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,13],"tags":[],"class_list":["post-29142","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business","category-news"],"magazineBlocksPostFeaturedMedia":{"thumbnail":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Dian-Ediana-Rae-150x150.jpg","medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Dian-Ediana-Rae-300x171.jpg","medium_large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Dian-Ediana-Rae-768x439.jpg","large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Dian-Ediana-Rae.jpg","1536x1536":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Dian-Ediana-Rae.jpg","2048x2048":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Dian-Ediana-Rae.jpg","colormag-highlighted-post":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Dian-Ediana-Rae-392x272.jpg","colormag-featured-post-medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Dian-Ediana-Rae-390x205.jpg","colormag-featured-post-small":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Dian-Ediana-Rae-130x90.jpg","colormag-featured-image":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Dian-Ediana-Rae-800x445.jpg","colormag-default-news":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Dian-Ediana-Rae-150x150.jpg","colormag-featured-image-large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Dian-Ediana-Rae.jpg"},"magazineBlocksPostAuthor":{"name":"Redaksi","avatar":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g"},"magazineBlocksPostCommentsNumber":"0","magazineBlocksPostExcerpt":"Dalam beberapa bulan terakhir, pertumbuhan kredit perbankan nasional tumbuh lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK), yang berdampak pada","magazineBlocksPostCategories":["Business","News"],"magazine_blocks_featured_image_url":{"full":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Dian-Ediana-Rae.jpg",800,457,false],"medium":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Dian-Ediana-Rae-300x171.jpg",300,171,true],"thumbnail":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Dian-Ediana-Rae-150x150.jpg",150,150,true]},"magazine_blocks_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/author\/neno\/"},"magazine_blocks_comment":0,"magazine_blocks_author_image":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g","magazine_blocks_category":"<a href=\"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/category\/business\/\" rel=\"category tag\">Business<\/a> <a href=\"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/category\/news\/\" rel=\"category tag\">News<\/a>","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29142","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=29142"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29142\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/29143"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=29142"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=29142"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=29142"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}