{"id":2810,"date":"2024-07-03T05:03:44","date_gmt":"2024-07-02T22:03:44","guid":{"rendered":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2024\/07\/03\/15-tahun-bursa-komoditi-derivatif-indonesia-atau-icdx-apa-saja-rencana-ke-depan\/"},"modified":"2024-07-03T05:03:44","modified_gmt":"2024-07-02T22:03:44","slug":"15-tahun-bursa-komoditi-derivatif-indonesia-atau-icdx-apa-saja-rencana-ke-depan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2024\/07\/03\/15-tahun-bursa-komoditi-derivatif-indonesia-atau-icdx-apa-saja-rencana-ke-depan\/","title":{"rendered":"15 Tahun Bursa Komoditi &#038; Derivatif Indonesia atau ICDX,\u00a0Apa Saja Rencana ke Depan?"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div itemprop=\"articleBody\">\n<!-- ARTICAL CONTENT --><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Indonesia memiliki banyak komoditas unggulan. Tetapi, referensi harga justru ke luar negeri.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cDulu itu, orang bilang Indonesia banyak timah, kemudian Singapura punya devisa, kemudian Malaysia punya nama. Artinya apa? Bahwa produk kita itu diekspor ke luar negeri dan kita enggak punya apa-apa,\u201d cerita\u00a0 Nursalam, Direktur Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) kepada wartawan di Jakarta, Selasa (2\/7).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berangkat dari keprihatinan itu, pada 26 Juni 2009 Bursa ICDX berdiri, disusul pada 3 Juli 2009 Lembaga Kliring Penjaminan dan Penyelesaian Transaksi yaitu Indonesia Clearing House (ICH) juga berdiri. Keduanya hadir dengan mengusung semangat \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trade at the source<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cBahasa kita adalah, bagaimana mengembalikan lagi, bahwa semua komoditas ditransaksikan di dalam bursa Indonesia,\u201d ujar Nursalam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dibandingkan negeri jiran Malaysia, Indonesia memang ketinggalan. Malaysia sudah memiliki bursa timah sejak 1979 yaitu Perusahaan Sadur Timah Malaysia (Perstima) Bhd. Sementara di Indonesia perdagangan fisik timah melalui bursa baru dimulai pada Agustus 2013.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal yang sama juga terjadi pada komoditas minyak sawait mentah atau Crude Palam Oil (CPO). Malaysia mulai melakukan transaksi\u00a0 CPO di Bursa Malaysia Derivatives Berhad (BMD) sejak Oktober 1980. Sementara di Indonesia, baru mulai Oktober 2023.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nursalam yang ikut membidani kelahiran ICDX mengatakan, ketika timah mulai diperdagangkan melalui bursa di dalam negeri, \u201creferensi harga timah sudah pelan-pelan mengacu ke Indonesia.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cJadi orang tidak selalu melihat ke LME [London Metal Exchange], tetapi juga sudah melihat berapa harga di Indonesia,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Potensi kebocaran pendapatan negara dari komoditas timah juga bisa diminimalisir dengan adanya bursa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKetika timah itu ditransaksikan di bursa Indonesia maka dari sisi pendapatan negara akan lebih optimium,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alasannya, jelas Nursalam, Direktorat Jenderal Pajak jauh lebih mudah menghitung transaksi timah di dalam negeri, karena datanya tersedia secara transparan dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">real time <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di bursa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKetika kita bicara data<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> real time, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">maka dari sisi perpajakan, cara menghitung pajaknya lebih gampang karena semua sudah transparan di bursa. Pihaknya siapa, volumenya berapa, harganya berapa, semua ada di bursa. Nilainya berapa semuanya ada. Sehingga pajak menghitungnya lebih gampang. Otomatis pendapatan pajak lebih optimum,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak hanya pendapatan negara, devisa dari ekspor timah juga kembali 100% ke dalam negeri, karena pembayaran harus melalui lembaga kliring yang ada di dalam negeri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cDulu sebelum ada bursa, DHE itu tidak 100% selalu balik ke Indonesia. Bisa saja orang ekspor nilainya US$1 juta, kembali ke Indonesia tidak US$1 juta. Sebagian<em> nyangkut<\/em> di luar negeri,\u201d ujar Nursalam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Harga timah juga menjadi lebih stabil dan transparan ketika diperdagangkan di bursa.\u00a0 Sementara sebelum ada bursa, menurut Nursalam, harga timah bergejolak seperti <em>roller coaster.<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal yang juga tak kalah penting adalah, sebelum ada bursa timah, pembeli di luar negeri membeli timah Indonesia di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">secondary market,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> terutama Singapura. Nursalam mengatakan, sebelum ada bursa timah di dalam negeri, ekspor timah ke Singapura mencapai lebih dari 80% dari total ekspor timah. Setelah ada bursa timah, ekspor ke negeri jiran itu kurang dari 20%.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Sekarang pembeli atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">user<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> datang ke bursa langsung. Sehingga transaksi di Singapura turun, yang naik adalah di masing-masing negara tujuan,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nursalam berharap, kesukesan yang terjadi pada bursa timah ini juga terjadi pada bursa CPO yang sudah mulai pada 2023 lalu. Ia juga berharap, komoditas unggulan lainnya di Indonesia seperti kopi, teh dan lainnya juga bisa diperdagangkan melalui bursa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, ia mengaku memang ada tantangannya. Dari sisi pelaku industri, mesti ada keikhlasan untuk transparan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKarena ketika produk itu masuk ke bursa, semua harus transparan. Semua dituntut keikhlasannya untuk transparan.\u00a0 Karena kalau tidak mau transparan, ini akan sulit,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Literasi juga menjadi soal di Indonesia. Masyarakat Indonesia belum begitu familiar dengan bursa komoditas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara dari sisi pemerintah, harus bisa menghilangkan ego sektoral. Nursalam mengatakan, pengaturan suatu komoditas biasanya melibatkan beberapa kementerian, seperti Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan dan Kementerian Keuangan. \u201cLembaga-lembaga ini harus kompak untuk menuju suatu tujuan yang sama,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><b>Apa Rencana ICDX Setelah 15 Tahun Beroperasi?<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Merayakan ulang tahunnya yang ke-15, ICDX Group mengambil tema sentral tentang keberlanjutan atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sustainability<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Sejak mulai beroperasi, ICDX Group telah menghadirkan ekosistem Perdagangan Berjangka dan Komoditi (PBK) terdiri atas Bursa ICDX, Lembaga Kliring Penjaminan dan Penyelesaian Transaksi di Indonesia Clearing House (ICH) dan disusul pada tahun 2016 dengan menghadirkan ICDX Logistik Berikat (ILB).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fajar Wibhiyadi, Direktur Utama ICDX mengatakan perjalanan 15 tahun bagi ICDX Group tentunya menjadi pengalaman sekaligus modal untuk terus berkontribusi kepada masyarakat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cBeberapa langkah strategis akan kami jalankan ke depan dalam kerangka <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sustainable action<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, yang mencerminkan semangat keberlanjutan ICDX Group. Langkah-langkah tersebut meliputi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">building a better industry, a better community, a better world. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Harapan kami, dengan adanya upaya berkelanjutan ini, ICDX Group dapat memberikan kontribusi positif bagi industri perdagangan berjangka komoditi, masyarakat, serta lebih luas lagi yaitu berkontribusi kepada dunia,\u201d ujar Fajar yang baru ditunjuk menjadi Direktur Utama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam hal \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">better industry<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d yaitu membangun dan mengembangkan industri perdagangan berjangka komoditi, berbagai langkah telah dan akan dijalankan ICDX Group ke depan. Berbagai upaya tersebut adalah memaksimalkan penyerapan produk derivatif sebagai sarana lindung nilai, spekulasi dan inklusi keuangan, pemanfaatan komoditi syariah sebagai pondasi peningkatan industri syariah indonesia untuk perbankan syariah, serta melakukan inovasi sistem transaksi komoditas dengan melakukan personalisasi pasar dan alur yang efisien.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai bagian dari ekosistem perdagangan berjangka komoditi, upaya untuk \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">better community<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d yang telah dan akan dijalankan ICDX Group adalah program-program yang memiliki dampak langsung kepada masyarakat. Beberapa program <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Corporate Social Responsibility <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">akan dijalankan, sebagai bentuk tanggung jawab sosial ICDX Group kepada masyarakat. Selain itu, melalui ICDX Academy, ICDX Group juga akan terus melakukan peningkatan literasi tentang industri Perdagangan Berjangka Komoditi kepada masyarakat agar terinformasi dengan baik dan benar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya terkait \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">better world<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d, ICDX Group telah mengimplementasikan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Go Carbon Neutral <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sejak 2022 dengan menanam 1 juta pohon mangrove. Baru-baru ini, ICDX Group juga meluncurkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Carbon Calculator <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sebagai platform perhitungan emisi untuk pemangku kepentingan industri. Selain itu, semangat untuk mencapai \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">green metal<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d melalui <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Clean Metal Initiatives<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, juga disampaikan untuk mencapai tujuan dekarbonisasi industri dan mempromosikan produk bebas karbon sebagai langkah menuju masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai catatan, dalam 3 tahun terakhir ICDX Group menunjukkan pertumbuhan positif dalam volume transaksi. Di tahun 2021, total volume transaksi di ICDX Group mencapai 9.890.507 lot dengan komposisi 1.264.028 lot transaksi multilateral dan 8.626.479 lot transaksi Sistem Perdagangan Alternatif. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk tahun 2022, total volume transaksi mencapai 10.162.658 lot dengan komposisi 1.877.512 lot transaksi multilateral dan 8.258.146 lot transaksi Sistem Perdagangan Alternatif. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tahun 2023, total volume transaksi mencapai 12.429.818 lot dengan komposisi 3.145.592 lot transaksi multilateral dan 9.284.226 lot transaksi Sistem Perdagangan Alternatif. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan di tahun 2024, ICDX Group memproyeksikan total volume transaksi mencapai 14.298. lot dengan komposisi 3.798.169 lot transaksi multilateral dan 10.500.000 lot transaksi Sistem Perdagangan Alternatif.<\/span><\/p>\n<p><!-- AI CONTENT END 2 --><\/p>\n<p>                            <!-- [ICONOMICS] --><\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.theiconomics.com\/art-of-execution\/15-tahun-bursa-komoditi-derivatif-indonesia-atau-icdx-apa-saja-rencana-ke-depan\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Indonesia memiliki banyak komoditas unggulan. Tetapi, referensi harga justru ke luar negeri.\u00a0 \u201cDulu itu, orang bilang Indonesia banyak timah, kemudian<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2811,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,13],"tags":[],"class_list":["post-2810","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business","category-news"],"magazineBlocksPostFeaturedMedia":{"thumbnail":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/1719957844_ICDX-foto-scaled-150x150.jpg","medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/1719957844_ICDX-foto-scaled-300x200.jpg","medium_large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/1719957844_ICDX-foto-scaled-768x512.jpg","large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/1719957844_ICDX-foto-scaled-1024x683.jpg","1536x1536":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/1719957844_ICDX-foto-scaled-1536x1024.jpg","2048x2048":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/1719957844_ICDX-foto-scaled-2048x1366.jpg","colormag-highlighted-post":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/1719957844_ICDX-foto-scaled-392x272.jpg","colormag-featured-post-medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/1719957844_ICDX-foto-scaled-390x205.jpg","colormag-featured-post-small":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/1719957844_ICDX-foto-scaled-130x90.jpg","colormag-featured-image":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/1719957844_ICDX-foto-scaled-800x445.jpg","colormag-default-news":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/1719957844_ICDX-foto-scaled-150x150.jpg","colormag-featured-image-large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/1719957844_ICDX-foto-scaled-1400x600.jpg"},"magazineBlocksPostAuthor":{"name":"Redaksi","avatar":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g"},"magazineBlocksPostCommentsNumber":"0","magazineBlocksPostExcerpt":"Indonesia memiliki banyak komoditas unggulan. Tetapi, referensi harga justru ke luar negeri.\u00a0 \u201cDulu itu, orang bilang Indonesia banyak timah, kemudian","magazineBlocksPostCategories":["Business","News"],"magazine_blocks_featured_image_url":{"full":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/1719957844_ICDX-foto-scaled.jpg",2560,1707,false],"medium":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/1719957844_ICDX-foto-scaled-300x200.jpg",300,200,true],"thumbnail":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/1719957844_ICDX-foto-scaled-150x150.jpg",150,150,true]},"magazine_blocks_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/author\/neno\/"},"magazine_blocks_comment":0,"magazine_blocks_author_image":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g","magazine_blocks_category":"<a href=\"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/category\/business\/\" rel=\"category tag\">Business<\/a> <a href=\"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/category\/news\/\" rel=\"category tag\">News<\/a>","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2810","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2810"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2810\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2811"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2810"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2810"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2810"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}