{"id":26448,"date":"2026-09-08T22:28:44","date_gmt":"2026-09-08T15:28:44","guid":{"rendered":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2026\/09\/08\/jpu-kpk-cecar-abdul-muhyi-soal-plotting-kuota-haji-ace-hasan-syadily-hingga-komisi-viii-muncul\/"},"modified":"2026-09-08T22:28:44","modified_gmt":"2026-09-08T15:28:44","slug":"jpu-kpk-cecar-abdul-muhyi-soal-plotting-kuota-haji-ace-hasan-syadily-hingga-komisi-viii-muncul","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2026\/09\/08\/jpu-kpk-cecar-abdul-muhyi-soal-plotting-kuota-haji-ace-hasan-syadily-hingga-komisi-viii-muncul\/","title":{"rendered":"JPU KPK Cecar Abdul Muhyi soal Plotting Kuota Haji, Ace Hasan Syadily hingga Komisi VIII Muncul"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div itemprop=\"articleBody\">\n<!-- ARTICAL CONTENT --><\/p>\n<p>Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencecar saksi Abdul Muhyi yang merupakan mantan kasi pendaftaran haji khusus tahun 2014-2020 mengenai data <em>plotting<\/em> atau pembagian kuota jemaah dalam perkara dugaan korupsi kuota haji tambahan 2023\u20132024. Pertanyaan itu disampaikan JPU saat memeriksa Abdul Muhyi dalam persidangan perkara korupsi kuota haji tambahan 2023-2024 di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Selasa (08\/09\/2026).<\/p>\n<p>JPU awalnya meminta Abdul Muhyi menjelaskan rekap nama-nama jemaah, khususnya yang berkaitan dengan kuota TX atau T-0. Dalam data tersebut terdapat istilah \u201c<em>floating<\/em>\u201d dan \u201c<em>real<\/em>\u201d.<\/p>\n<p>\u201c<em>Floating<\/em> itu data dari hasil pembicaraan Pak Agus. <em>Floating<\/em> itu sebetulnya mem-<em>plotting<\/em>, di-<em>plotting<\/em> sekian, tapi realisasinya berapa,\u201d kata Abdul Muhyi menjelaskan.<\/p>\n<p>JPU kemudian menyoroti angka-angka spesifik yang tercantum dalam tabel tersebut dan menanyakan sumbernya. \u201cDari siapa?\u201d tanya JPU.<\/p>\n<p>\u201cDari Pak Agus,\u201d jawab Abdul Muhyi merujuk kepada Agus Syafii.<\/p>\n<p>JPU lalu meminta Abdul Muhyi menjelaskan arti angka pada kolom <em>plotting<\/em>. \u201cItu yang di-<em>plotting<\/em> Pak. Angka kuota yang di-<em>plotting<\/em>,\u201d ujar Abdul Muhyi.<\/p>\n<p>Jaksa pun lantas menjelaskan apa yang dimaksud <em>plotting<\/em> apakah merupakan kuota yang dialokasikan kepada pihak atau nama tertentu.<\/p>\n<p>\u201cDi-plotting itu maksudnya di-<em>plot<\/em> untuk orang ini?\u201d tanya JPU.<\/p>\n<p>\u201cDi orang ini,\u201d jawab Abdul Muhyi.<\/p>\n<p>JPU kemudian membedah satu per satu nama yang tercantum dalam BAP yang dibacakan tersebut. Untuk nama \u201cAlex\u201d dengan <em>plotting<\/em> sebanyak 1.260 kuota, Abdul memastikan nama tersebut merujuk kepada Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex.<\/p>\n<p>Sementara nama lainnya yang disebutkan jaksa yakni \u201cIwan BIN\u201d merujuk kepada seseorang bernama Iwan yang berkaitan dengan BIN. Namun, Abdul Muhyi mengaku tidak mengetahui nama lengkapnya.<\/p>\n<p>Dalam persidangan juga muncul nama \u201cMozaik\u201d yang dijelaskan Abdul sebagai Pesona Mozaik, salah satu perusahaan travel. Nama lain yang muncul yakni Ashrul sebanyak 202 kuota. Abdul menyebut nama tersebut merujuk kepada terdakwa Asrul Azis Taba.<\/p>\n<p>Kemudian terdapat \u201cPersada Indonesia\u201d yang disebut Abdul sebagai pihak dari travel. Ada pula \u201cSubdit\u201d yang merujuk kepada subdirektorat tempat dirinya bekerja, serta nama \u201cMail\u201d yang merujuk kepada Ismail.<\/p>\n<p>Tak hanya itu, jaksa juga mengkonfirmasi perihal nama \u201cBowo\u201d yang disebut, Abdul sebagai Gus Bowo. Sedangkan \u201cKomisi 8\u201d dipastikan Abdul merujuk kepada Komisi VIII DPR RI.<\/p>\n<p>\u201cKomisi 8 DPR RI tentunya ya?\u201d tanya JPU.<\/p>\n<p>\u201cIya, DPR RI,\u201d jawab Abdul Muhyi.<\/p>\n<p>Dalam keterangan jaksa, Komisi VIII tercatat mendapatkan 105 kuota. JPU kemudian menyoroti angka 122 yang tercatat atas nama Iqbal dan KBB. Abdul kemudian menjelaskan KBB merupakan forum atau asosiasi yang dibentuk menjelang pelunasan haji.<\/p>\n<p>\u201cKBB itu forum atau asosiasi yang dibentuk pada saat setelah pelunasan, mau pelunasan. Jadi salah satu ini juga asosiasi, tapi <em>enggak<\/em> resmi, gabungan,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Selanjutnya, terdapat angka 793 atas nama Budi. Abdul menyebut nama tersebut adalah Budi Darmawan dari Himpuh. \u201cFarid ini Farid Wadji Amphuri, Sekjen Amphuri,\u201d kata Abdul Muhyi.<\/p>\n<p>Sementara nama \u201cAceh Hasan\u201d juga disebut oleh Abdul Muhyi. Nama Ace merujuk kepada Ace Hasan Sadzily, yang disebut Abdul pernah mengisi di Komisi VIII DPR RI.<\/p>\n<p>\u201cKemudian satu Ace Hasan?\u201d tanya Jaksa.<\/p>\n<p>\u201cPak Ace Hasan. Beliau dulu Komisi VIII,\u201d kata Abdul<\/p>\n<p>Setelah mengurai kolom <em>plotting<\/em>, JPU beralih mempertanyakan kolom \u201c<em>real<\/em>\u201d atau realisasi kuota.<\/p>\n<p>JPU meminta Abdul memastikan bahwa angka pada kolom realisasi merupakan penyerapan kuota yang benar-benar masuk.<\/p>\n<p>\u201cBapak bisa pastikan realisasi atas penyerapan kuota itu dari nama-nama itu <em>clear<\/em>? <em>Enggak<\/em> bergerak sama sekali, sudah betul angkanya?\u201d tanya JPU.<\/p>\n<p>JPU kemudian memberikan contoh nama Gus Alex. Dari <em>floating<\/em> sebanyak 1.260 kuota, angka tersebut berubah menjadi 1.389 pada kolom realisasi.<\/p>\n<p>\u201cContoh misalnya Pak Alex ini Gus Alex, dari yang di-<em>floating<\/em> 1.260 bergerak naik jadi 1.389. Betul, Pak?\u201d tanya JPU.<\/p>\n<p>\u201cIya, itu usulannya yang masuk,\u201d jawab Abdul Muhyi.<\/p>\n<p>\u201cDari beliau langsung?\u201d kejar JPU.<\/p>\n<p>\u201cDan yang mengatasnamakan,\u201d jawab Abdul.<\/p>\n<p>JPU juga menanyakan angka 981 kuota yang tercatat atas nama Subdit. Abdul menjelaskan angka tersebut berasal dari usulan yang masuk ke subdirektorat tempatnya bekerja.<\/p>\n<p>\u201cItu usulan yang masuk juga, Pak,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>\u201cPintunya lewat orang siapa?\u201d tanya JPU.<\/p>\n<p>\u201cEnggak melalui siapa-siapa. Jadi yang Subdit itu surat yang masuk ke Subdit kami, Pak, usulan yang masuk,\u201d jawab Abdul.<\/p>\n<p>JPU kembali memastikan asal angka <em>plotting<\/em> untuk sejumlah nama seperti Mozaik, Asrul, Iqbal, dan KBB.<\/p>\n<p>\u201cAngka itu angka berdasarkan usulan juga, Pak. Pengajuan dari mereka,\u201d kata Abdul.<\/p>\n<p>Dia menyebut angka tersebut tercantum berdasarkan pengajuan masing-masing pihak.<\/p>\n<p>\u201cTerang benderang dari Asrul sekian, dari ini sekian, terang benderang, gitu ya? Kemudian Bapak tuangkan dalam bentuk realisasi di kolom paling kanan,\u201d ujar JPU.<\/p>\n<p>\u201cIya,\u201d jawab Abdul.<\/p>\n<p>Pada bagian akhir pemeriksaan, JPU menyinggung pihak yang mengurus kuota untuk masing-masing nama. JPU mengonfirmasi bahwa untuk jatah yang berkaitan dengan Subdit, Abdul meminta bantuan Ridwan Kurniawan untuk mengurusnya.<\/p>\n<p>\u201cOke. Kalau yang lain-lainnya, Pak, siapa yang mengurus jatahnya? Misalnya untuk Pak Alex?\u201d tanya JPU.<\/p>\n<p>\u201cSaya tidak tahu, Pak,\u201d jawab Abdul.<\/p>\n<p>\u201cBapak <em>enggak<\/em> tahu?\u201d tanya JPU memastikan.<\/p>\n<p>\u201cTidak tahu.\u201d<\/p>\n<p>\u201cSelebihnya Bapak <em>enggak<\/em> tahu?\u201d<\/p>\n<p>\u201c<em>Enggak<\/em> tahu. Yang Bapak enggak tahu, yang tahu adalah khusus untuk Subdit yang bergerak adalah Pak Ridwan,\u201d ujar Abdul.<\/p>\n<p>                            <!-- [ICONOMICS] --><\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.theiconomics.com\/accelerated-growth\/jpu-kpk-cecar-abdul-muhyi-soal-plotting-kuota-haji-ace-hasan-syadily-hingga-komisi-viii-muncul\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencecar saksi Abdul Muhyi yang merupakan mantan kasi pendaftaran haji khusus tahun<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":26449,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,13],"tags":[],"class_list":["post-26448","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business","category-news"],"magazineBlocksPostFeaturedMedia":{"thumbnail":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/persidangan-haji-e1788881147126-150x150.jpeg","medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/persidangan-haji-e1788881147126-300x176.jpeg","medium_large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/persidangan-haji-e1788881147126-768x451.jpeg","large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/persidangan-haji-e1788881147126.jpeg","1536x1536":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/persidangan-haji-e1788881147126.jpeg","2048x2048":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/persidangan-haji-e1788881147126.jpeg","colormag-highlighted-post":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/persidangan-haji-e1788881147126-392x272.jpeg","colormag-featured-post-medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/persidangan-haji-e1788881147126-390x205.jpeg","colormag-featured-post-small":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/persidangan-haji-e1788881147126-130x90.jpeg","colormag-featured-image":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/persidangan-haji-e1788881147126-800x445.jpeg","colormag-default-news":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/persidangan-haji-e1788881147126-150x150.jpeg","colormag-featured-image-large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/persidangan-haji-e1788881147126.jpeg"},"magazineBlocksPostAuthor":{"name":"Redaksi","avatar":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g"},"magazineBlocksPostCommentsNumber":"0","magazineBlocksPostExcerpt":"Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencecar saksi Abdul Muhyi yang merupakan mantan kasi pendaftaran haji khusus tahun","magazineBlocksPostCategories":["Business","News"],"magazine_blocks_featured_image_url":{"full":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/persidangan-haji-e1788881147126.jpeg",900,528,false],"medium":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/persidangan-haji-e1788881147126-300x176.jpeg",300,176,true],"thumbnail":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/persidangan-haji-e1788881147126-150x150.jpeg",150,150,true]},"magazine_blocks_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/author\/neno\/"},"magazine_blocks_comment":0,"magazine_blocks_author_image":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g","magazine_blocks_category":"<a href=\"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/category\/business\/\" rel=\"category tag\">Business<\/a> <a href=\"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/category\/news\/\" rel=\"category tag\">News<\/a>","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26448","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26448"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26448\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26449"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26448"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26448"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26448"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}