{"id":26413,"date":"2026-09-08T16:20:44","date_gmt":"2026-09-08T09:20:44","guid":{"rendered":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2026\/09\/08\/sidang-haji-bongkar-jatah-kuota-bin-dpr-nu-hingga-paragus-masing-masing-200\/"},"modified":"2026-09-08T16:20:44","modified_gmt":"2026-09-08T09:20:44","slug":"sidang-haji-bongkar-jatah-kuota-bin-dpr-nu-hingga-paragus-masing-masing-200","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2026\/09\/08\/sidang-haji-bongkar-jatah-kuota-bin-dpr-nu-hingga-paragus-masing-masing-200\/","title":{"rendered":"Sidang Haji Bongkar Jatah Kuota BIN, DPR, NU hingga Paragus, Masing-Masing 200"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div itemprop=\"articleBody\">\n<!-- ARTICAL CONTENT --><\/p>\n<p>Sidang perkara dugaan korupsi pengelolaan kuota haji tambahan 2023\u20132024 kembali mengungkap fakta baru. Dalam persidangan, muncul keterangan mengenai permintaan pengumpulan <em>fee<\/em> dari jemaah Tenaga Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK\/T0).<\/p>\n<p>Fakta persidangan juga mengungkap adanya catatan estimasi pembagian kuota haji khusus tambahan 2024. Dalam catatan yang dimiliki salah satu saksi Ridwan Kurniawa, eks honorer Kementerian Agama, sejumlah pihak disebut mendapatkan jatah, mulai dari Subdit, Kementerian Agama (Kemenag), BIN, DPR, \u201cParagus\u201d hingga NU.<\/p>\n<p>Fakta tersebut terungkap saat jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencecar Ridwan mengenai asal-usul catatan pembagian kuota dalam perkara yang disidangkan di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (08\/09\/2026).<\/p>\n<p>Awalnya, jaksa menanyakan arahan Abdul Mu\u2019ti (salah satu pihak yang pernah diperiksa KPK dalam kasus korupsi kuota haji) terkait besaran jatah kuota haji yang harus dikumpulkan dari setiap jemaah.<\/p>\n<p>\u201cBerapa per <em>pax<\/em>?\u201d tanya Jaksa.<\/p>\n<p>\u201c500,\u201d jawab saksi.<\/p>\n<p>\u201c500 per <em>pax<\/em>? Atau 5.000?\u201d kejar Jaksa.<\/p>\n<p>\u201c<em>Enggak<\/em>, 500,\u201d jawab saksi.<\/p>\n<p>Jaksa pun kemudian memastikan angka tersebut berlaku untuk tahun 2024. \u201cPer <em>pax<\/em>? Untuk tahun 2024?\u201d tanya Jaksa.<\/p>\n<p>\u201c2024,\u201d jawab saksi.<\/p>\n<p>Jaksa pun lantas membacakan isi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang berkaitan dengan pengelolaan kuota khusus tambahan 2024. Dalam BAP itu disebutkan bahwa sebelum pihak Kemenag dipanggil oleh terdakwa Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex terkait penambahan kuota khusus BPIH 2024 untuk T0 (T-nol), Abdul Mu\u2019ti dan Harun Syafii diminta menyiapkan draf petunjuk teknis (juknis) kuota tambahan sekaligus mempersiapkan pengelolaan <em>fee<\/em> atau biaya yang dibutuhkan dari T0.<\/p>\n<p>Dalam BAP yang dibacakan jaksa juga menyebut adanya pembahasan mengenai pihak yang akan menerima pembayaran jemaah T0 pada kuota khusus tambahan 2024. Menurut keterangan dalam BAP, jaksa mengurai pada awal 2024 Abdul Mu\u2019ti menyampaikan bahwa dirinya dan Harun Syafii telah dipanggil atau mendapat penyampaian dari Gus Alex mengenai pihak yang akan menerima <em>fee<\/em> dari pembayaran jemaah T0.<\/p>\n<p>Mu\u2019ti, kata jaksa kemudian meminta saksi Ridwan mengumpulkan <em>fee<\/em> tersebut. Saksi dalam BAP bahkan mengaku sempat menawar besarannya.<\/p>\n<p>\u201cSaya menyatakan kalau bisa jangan US$5.000, kemahalan. Bagaimana kalau US$4.000 aja?\u201d demikian isi BAP yang dibacakan hakim.<\/p>\n<p>Dalam BAP, Abdul Mu\u2019ti kemudian menyetujui angka tersebut. Mu\u2019ti selanjutnya melaporkan kesanggupan saksi kepada Harun Syafii. Setelah itu, Mu\u2019ti menyampaikan kepada Gus Alex bahwa dirinya memiliki mantan staf Dirjen Bimas bernama Nurhyawan yang dinilai amanah dan dapat mengumpulkan <em>fee<\/em> pembayaran.<\/p>\n<p>Dalam BAP yang dibacakan jaksa disebutkan bahwa Gus Alex kemudian menyetujui mekanisme tersebut. \u201cBetul, Pak?\u201d tanya Jaksa.<\/p>\n<p>\u201cIya, betul, Pak,\u201d jawab saksi.<\/p>\n<p>Jaksa juga kemudian beralih pada catatan angka-angka pembagian kuota yang menjadi perhatian dalam persidangan. Jaksa meminta saksi menjelaskan dari mana angka-angka tersebut diperoleh.<\/p>\n<p>\u201cIni angka-angka yang Bapak terima dari mana dulu? Dari informasinya siapa?\u201d tanya Jaksa.<\/p>\n<p>Saksi menjelaskan bahwa catatan tersebut dibuat di laptop miliknya. \u201cJadi ini ya waktu itu ditulis di laptop, Pak. Di laptop saya,\u201d jawabnya.<\/p>\n<p>Jaksa kemudian memastikan apakah sumber informasi tersebut berasal dari Abdul Mu\u2019ti.<\/p>\n<p>\u201cIya, maksudnya Pak Mu\u2019ti milih dari catatan Mu\u2019ti. Saya berdua sama Pak Abdul Mu\u2019ti, kemudian mengetik estimasi\u2026 apa namanya\u2026 pembagian kuota,\u201d kata saksi.<\/p>\n<p>Jaksa pun kembali memastikan bahwa yang dimaksud adalah estimasi pembagian kuota khusus. \u201cEstimasi yang sudah dibagi-bagi. Maksudnya, kasarannya gini ya: Subdit 500 <em>pax<\/em>?\u201d<\/p>\n<p>\u201cIya, kurang lebih gitu,\u201d jawab saksi.<\/p>\n<p>Jaksa kemudian membacakan daftar angka jatah kuota haji yang tercantum dalam BAP tersebut.<\/p>\n<p>\u201cSubdit 500 <em>pax<\/em>. RS 500 dan Kemenag 1.000, BIN 200, DPR 200, Paragus 200, NU 200, Forum Shatu tanda tanya,\u201d jelas jaksa.<\/p>\n<p>Jaksa pun lantas meminta penjelasan mengenai jatah Subdit sebesar 500 <em>pax<\/em>. \u201cPengertian Subdit 500 itu apa, Pak? Subdit yang membidangi masalah haji khusus gitu, Pak?\u201d tanya jaksa.<\/p>\n<p>\u201cIya,\u201d jawab saksi.<\/p>\n<p>Jaksa pun memastikan kembali bahwa angka tersebut merupakan estimasi kuota. \u201cOke, dapat estimasinya 500. Kuotanya?\u201d<\/p>\n<p>\u201cIya, betul,\u201d jawab saksi.<\/p>\n<p>Jaksa juga menanyakan apakah kuota tersebut nantinya diisi oleh PIHK. \u201cIya,\u201d jawab saksi.<\/p>\n<p>\u201cDan itu ada <em>fee<\/em>-nya seperti yang dipaketkan tadi ya?\u201d tanya jaksa.<\/p>\n<p>\u201cIya,\u201d jawab saksi.<\/p>\n<p>Jaksa kemudian mengurai satu per satu pihak yang tercantum dalam catatan tersebut. \u201cRS ini siapa, Pak?\u201d tanya jaksa.<\/p>\n<p>\u201cRS Resi Vika,\u201d jawab saksi.<\/p>\n<p>\u201cResi Vika. Dia sendiri dapat 500 kuota,\u201d ujar jaksa.<\/p>\n<p>Kemunculan BIN, DPR, Paragus dan NU dalam catatan tersebut menjadi sorotan karena masing-masing tercantum dengan jatah 200 <em>pax<\/em>.<\/p>\n<p>                            <!-- [ICONOMICS] --><\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.theiconomics.com\/accelerated-growth\/sidang-haji-bongkar-jatah-kuota-bin-dpr-nu-hingga-paragus-masing-masing-200\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sidang perkara dugaan korupsi pengelolaan kuota haji tambahan 2023\u20132024 kembali mengungkap fakta baru. Dalam persidangan, muncul keterangan mengenai permintaan pengumpulan<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":26414,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,13],"tags":[],"class_list":["post-26413","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business","category-news"],"magazineBlocksPostFeaturedMedia":{"thumbnail":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pengadilan-tipikor-scaled-e1788858167227-150x150.jpeg","medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pengadilan-tipikor-scaled-e1788858167227-300x225.jpeg","medium_large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pengadilan-tipikor-scaled-e1788858167227-768x576.jpeg","large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pengadilan-tipikor-scaled-e1788858167227.jpeg","1536x1536":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pengadilan-tipikor-scaled-e1788858167227.jpeg","2048x2048":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pengadilan-tipikor-scaled-e1788858167227.jpeg","colormag-highlighted-post":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pengadilan-tipikor-scaled-e1788858167227-392x272.jpeg","colormag-featured-post-medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pengadilan-tipikor-scaled-e1788858167227-390x205.jpeg","colormag-featured-post-small":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pengadilan-tipikor-scaled-e1788858167227-130x90.jpeg","colormag-featured-image":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pengadilan-tipikor-scaled-e1788858167227-800x445.jpeg","colormag-default-news":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pengadilan-tipikor-scaled-e1788858167227-150x150.jpeg","colormag-featured-image-large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pengadilan-tipikor-scaled-e1788858167227-900x600.jpeg"},"magazineBlocksPostAuthor":{"name":"Redaksi","avatar":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g"},"magazineBlocksPostCommentsNumber":"0","magazineBlocksPostExcerpt":"Sidang perkara dugaan korupsi pengelolaan kuota haji tambahan 2023\u20132024 kembali mengungkap fakta baru. Dalam persidangan, muncul keterangan mengenai permintaan pengumpulan","magazineBlocksPostCategories":["Business","News"],"magazine_blocks_featured_image_url":{"full":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pengadilan-tipikor-scaled-e1788858167227.jpeg",900,675,false],"medium":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pengadilan-tipikor-scaled-e1788858167227-300x225.jpeg",300,225,true],"thumbnail":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pengadilan-tipikor-scaled-e1788858167227-150x150.jpeg",150,150,true]},"magazine_blocks_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/author\/neno\/"},"magazine_blocks_comment":0,"magazine_blocks_author_image":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g","magazine_blocks_category":"<a href=\"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/category\/business\/\" rel=\"category tag\">Business<\/a> <a href=\"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/category\/news\/\" rel=\"category tag\">News<\/a>","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26413","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26413"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26413\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26414"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26413"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26413"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26413"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}