{"id":26156,"date":"2026-09-06T18:21:40","date_gmt":"2026-09-06T11:21:40","guid":{"rendered":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2026\/09\/06\/wacana-pemilu-dipercepat-adi-prayitno-sistem-presidensial-haramkan-penurunan-di-tengah-jalan\/"},"modified":"2026-09-06T18:21:40","modified_gmt":"2026-09-06T11:21:40","slug":"wacana-pemilu-dipercepat-adi-prayitno-sistem-presidensial-haramkan-penurunan-di-tengah-jalan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2026\/09\/06\/wacana-pemilu-dipercepat-adi-prayitno-sistem-presidensial-haramkan-penurunan-di-tengah-jalan\/","title":{"rendered":"Wacana Pemilu Dipercepat, Adi Prayitno: Sistem Presidensial Haramkan Penurunan di Tengah Jalan"},"content":{"rendered":" \r\n<br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/fajar.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Budi-Arie-dan-Adi-Prayitno.webp\" \/><br><div>\n\t\t\t\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>PORTALUTAMA.NET, JAKARTA<\/strong> \u2014 Wacana percepatan Pemilu 2029 menjadi sorotan tajam publik setelah pernyataan Ketua Umum Projo sekaligus mantan Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, mencuat ke permukaan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Diskusi hangat mengenai hal ini dikupas di kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored bersama pengamat politik, Adi Prayitno.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam tayangan yang dikutip fajar.co.id pada Minggu (6\/9\/2026) Budi Arie mengungkapkan bahwa ada anomali politik serta pergeseran dinamika di tengah masyarakat yang dinilai tidak seperti biasanya. Menurutnya, dinamika ini perlu dibaca secara cermat agar arah demokrasi bangsa tetap berada pada koridor konstitusi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Langkah Antisipasi dan Skenario Politik<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Budi Arie menegaskan bahwa gagasan mengenai kemungkinan percepatan pemilu bukanlah keputusan politik resmi, melainkan bentuk analisis pribadi dan pemetaan skenario. Ia menilai bahwa di tengah dinamika sosial yang bergejolak, insan politik harus siap menghadapi berbagai kemungkinan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam diskusi bersama Akbar Faizal, Budi Arie menyampaikan beberapa poin utama:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Seni Perhitungan Politik (<em>Art of Possibility<\/em>):<\/strong> Menurutnya, membicarakan perkiraan situasi masa depan adalah hal wajar dalam organisasi politik, baik skenario konvensional maupun kondisi luar biasa.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Membaca Aspirasi dan Anomali Publik:<\/strong> Budi Arie mengklaim adanya keluhan serta hasil evaluasi masyarakat yang menunjukkanperlunya langkah perbaikan dan evaluasi signifikan terhadap jalannya pemerintahan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Solusi Demokratis:<\/strong> Jika terjadi kebuntuan politik (<em>deadlock<\/em>) atau krisis kepercayaan yang mendalam, ia menilai bahwa percepatan pemilu merupakan opsi yang tetap konstitusional dan pernah terjadi dalam sejarah Indonesia, seperti pada transisi Pemilu 1997 ke Pemilu 1999.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meskipun narasi tersebut berkembang dari forum internal relawan yang beredar luas ke publik, Budi Arie menekankan bahwa komitmen utamanya adalah menjaga agar seluruh proses transisi kekuasaan dan aspirasi masyarakat tetap berjalan secara demokratis.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Respons Pengamat: Sistem Presidensial Haramkan Penurunan di Tengah Jalan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pernyataan Budi Arie tersebut langsung mendapatkan tanggapan kritis dari Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno. Adi menegaskan bahwa dalam sistem tata negara dan teoretis presidensialisme, mekanisme penggantian atau penurunan presiden di tengah jalan memiliki aturan yang sangat ketat dan tidak bisa dilakukan sembarangan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Adi Prayitno menyoroti beberapa argumen krusial:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Prinsip <em>Fixed Term<\/em> Presidensial:<\/strong> Berbeda dengan sistem parlementer yang mudah membubarkan parlemen atau menjatuhkan perdana menteri ketika terjadi krisis kepercayaan, sistem presidensial mengikat masa jabatan presiden secara pasti selama lima tahun.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kehendak Publik Berdasarkan Data:<\/strong> Adi membeberkan hasil survei per Juli 2026 yang menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat (sekitar 67%) secara tegas tidak setuju jika ada upaya menurunkan presiden terpilih di tengah jalan. Hanya ada sekitar 14-15% yang mendukung wacana penyesuaian masa jabatan tersebut.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pengaruh Figur Budi Arie:<\/strong> Menurut Adi, pernyataan ini memicu kehebohan publik karena status Budi Arie yang melekat erat sebagai salah satu representasi politik utama dari Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. Publik cenderung menafsirkan setiap lemparan isu tersebut sebagai pesan atau sinyal politik dari lingkaran terdekat Jokowi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Membaca Konsolidasi dan Langkah Politik Jokowi<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam diskusi tersebut, Akbar Faizal juga menyoroti gerak-gerik politik Joko Widodo yang belakangan ini giat melakukan safari ke berbagai daerah, mulai dari Lampung, Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga rencana kunjungan ke Jawa Barat dan Banten. Aktivitas ini dinilai publik sebagai langkah konsolidasi politik yang mandiri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Adi Prayitno menambahkan bahwa wacana yang dilemparkan melalui kanal relawan bisa jadi merupakan bentuk <em>cek ombak<\/em> (<em>test the water<\/em>) atau upaya membuka sumbatan komunikasi politik. Ketika saluran komunikasi formal mengalami hambatan, narasi ekstrim kerap dimunculkan ke ruang publik untuk melihat respons pasar politik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Wacana percepatan pemilu ini kini menjadi diskursus hangat yang menguji sejauh mana kekuatan konsolidasi politik nasional serta ketahanan sistem presidensialisme di Indonesia dalam menghadapi dinamika geopolitik dan domestik yang kian kompleks. (elva\/fajar)<\/p>\n\t        \n\n\n\t\t\t<!-- .entry-footer -->\n\t\t<\/div>\r\n<br>\r\n<br><a href=\"https:\/\/fajar.co.id\/2026\/09\/06\/wacana-pemilu-dipercepat-adi-prayitno-sistem-presidensial-haramkan-penurunan-di-tengah-jalan\/\">Source link <\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PORTALUTAMA.NET, JAKARTA \u2014 Wacana percepatan Pemilu 2029 menjadi sorotan tajam publik setelah pernyataan Ketua Umum Projo sekaligus mantan Menteri Komunikasi<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":26157,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-26156","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"magazineBlocksPostFeaturedMedia":{"thumbnail":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Budi-Arie-dan-Adi-Prayitno.webp-150x150.webp","medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Budi-Arie-dan-Adi-Prayitno.webp-300x190.webp","medium_large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Budi-Arie-dan-Adi-Prayitno.webp-768x485.webp","large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Budi-Arie-dan-Adi-Prayitno.webp-1024x647.webp","1536x1536":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Budi-Arie-dan-Adi-Prayitno.webp.webp","2048x2048":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Budi-Arie-dan-Adi-Prayitno.webp.webp","colormag-highlighted-post":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Budi-Arie-dan-Adi-Prayitno.webp-392x272.webp","colormag-featured-post-medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Budi-Arie-dan-Adi-Prayitno.webp-390x205.webp","colormag-featured-post-small":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Budi-Arie-dan-Adi-Prayitno.webp-130x90.webp","colormag-featured-image":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Budi-Arie-dan-Adi-Prayitno.webp-800x445.webp","colormag-default-news":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Budi-Arie-dan-Adi-Prayitno.webp-150x150.webp","colormag-featured-image-large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Budi-Arie-dan-Adi-Prayitno.webp-1200x600.webp"},"magazineBlocksPostAuthor":{"name":"Redaksi","avatar":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g"},"magazineBlocksPostCommentsNumber":"0","magazineBlocksPostExcerpt":"PORTALUTAMA.NET, JAKARTA \u2014 Wacana percepatan Pemilu 2029 menjadi sorotan tajam publik setelah pernyataan Ketua Umum Projo sekaligus mantan Menteri Komunikasi","magazineBlocksPostCategories":["News"],"magazine_blocks_featured_image_url":{"full":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Budi-Arie-dan-Adi-Prayitno.webp.webp",1200,758,false],"medium":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Budi-Arie-dan-Adi-Prayitno.webp-300x190.webp",300,190,true],"thumbnail":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Budi-Arie-dan-Adi-Prayitno.webp-150x150.webp",150,150,true]},"magazine_blocks_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/author\/neno\/"},"magazine_blocks_comment":0,"magazine_blocks_author_image":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g","magazine_blocks_category":"<a href=\"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/category\/news\/\" rel=\"category tag\">News<\/a>","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26156","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26156"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26156\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26157"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26156"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26156"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26156"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}