{"id":25604,"date":"2026-09-01T12:58:38","date_gmt":"2026-09-01T05:58:38","guid":{"rendered":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2026\/09\/01\/inflasi-agustus-2026-capai-021-harga-daging-ayam-dan-cabai-jadi-pendorong-utama\/"},"modified":"2026-09-01T12:58:38","modified_gmt":"2026-09-01T05:58:38","slug":"inflasi-agustus-2026-capai-021-harga-daging-ayam-dan-cabai-jadi-pendorong-utama","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2026\/09\/01\/inflasi-agustus-2026-capai-021-harga-daging-ayam-dan-cabai-jadi-pendorong-utama\/","title":{"rendered":"Inflasi Agustus 2026 Capai 0,21%, Harga Daging Ayam dan Cabai Jadi Pendorong Utama"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div itemprop=\"articleBody\">\n<!-- ARTICAL CONTENT --><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi sebesar 0,21% secara bulanan (month-to-month\/mtm) pada Agustus 2026. Kenaikan harga terutama didorong oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau, khususnya komoditas daging ayam ras dan cabai rawit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan, inflasi tersebut tercermin dari kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 111,73 pada Juli 2026 menjadi 111,97 pada Agustus 2026.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cPada Agustus 2026 terjadi inflasi sebesar 0,21% secara bulanan atau secara month-to-month. Atau terjadi peningkatan indeks harga konsumen dari 111,73 pada Juli 2026 menjadi 111,97 pada Agustus 2026,\u201d kata Ateng dalam konferensi pers BPS, Selasa (1\/9\/2026).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara tahunan (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">year-on-year\/yoy<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">), inflasi Agustus 2026 tercatat sebesar 3,19%, sedangkan secara tahun kalender (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">year-to-date\/ytd<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) mencapai 1,86%.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ateng menjelaskan, kelompok pengeluaran yang memberikan tekanan terbesar terhadap inflasi bulanan Agustus adalah makanan, minuman, dan tembakau. Kelompok ini mengalami inflasi sebesar 0,57% dan memberikan andil inflasi sebesar 0,17%.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Komoditas yang dominan mendorong inflasi dari kelompok tersebut adalah daging ayam ras dengan andil inflasi sebesar 0,17%.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, cabai rawit, ikan segar, dan beras masing-masing memberikan andil inflasi sebesar 0,02%.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, kacang panjang, buncis, jagung manis, ketimun, semangka, sigaret kretek mesin (SKM), dan sigaret putih mesin (SPM) masing-masing memberikan andil inflasi sebesar 0,01%.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tekanan inflasi juga berasal dari kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang mengalami inflasi sebesar 0,37% dan memberikan andil sebesar 0,03%.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Inflasi kelompok tersebut terutama didorong oleh emas perhiasan yang mengalami inflasi sebesar 0,75% dan memberikan andil sebesar 0,02%.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sisi lain, kelompok transportasi menjadi salah satu faktor yang menahan laju inflasi Agustus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cPada Agustus tahun 2026, untuk kelompok transportasi mengalami deflasi sebesar 0,50% dan memberikan andil deflasi sebesar 0,06%,\u201d ujar Ateng.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Deflasi pada kelompok transportasi terutama berasal dari tarif angkutan udara yang memberikan andil deflasi sebesar 0,06% dan bensin dengan andil deflasi sebesar 0,03%.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika dilihat berdasarkan komponen inflasi, Ateng mengatakan inflasi Agustus terutama dipengaruhi oleh komponen harga bergejolak (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">volatile food<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Komponen bergejolak mengalami inflasi sebesar 0,88% dan memberikan andil inflasi terbesar, yakni 0,15%. Komoditas yang dominan memberikan tekanan berasal dari daging ayam ras, cabai rawit, dan beras.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, komponen inti mengalami inflasi sebesar 0,21% dengan andil inflasi sebesar 0,13%. Tekanan pada komponen ini terutama berasal dari emas perhiasan, pelumas atau oli mesin, telepon seluler, serta biaya kuliah akademi atau perguruan tinggi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun komponen harga yang diatur pemerintah (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">administered prices<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) mengalami deflasi 0,33% dan memberikan andil deflasi sebesar 0,07%. Deflasi terutama berasal dari tarif angkutan udara dan bensin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara wilayah, BPS mencatat 27 provinsi mengalami inflasi, sedangkan 11 provinsi mengalami deflasi pada Agustus 2026.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Inflasi tertinggi tercatat di Kepulauan Bangka Belitung dan Maluku, masing-masing sebesar 0,81%. Sementara itu, deflasi terdalam terjadi di Papua Pegunungan sebesar 1,27%.<\/span><\/p>\n<p>                            <!-- [ICONOMICS] --><\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.theiconomics.com\/art-of-execution\/inflasi-agustus-2026-capai-021-harga-daging-ayam-dan-cabai-jadi-pendorong-utama\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi sebesar 0,21% secara bulanan (month-to-month\/mtm) pada Agustus 2026. Kenaikan harga terutama didorong oleh kelompok<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":25605,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,13],"tags":[],"class_list":["post-25604","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business","category-news"],"magazineBlocksPostFeaturedMedia":{"thumbnail":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/BPS-Ateng-Hartono-150x150.jpg","medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/BPS-Ateng-Hartono-300x156.jpg","medium_large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/BPS-Ateng-Hartono-768x401.jpg","large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/BPS-Ateng-Hartono.jpg","1536x1536":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/BPS-Ateng-Hartono.jpg","2048x2048":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/BPS-Ateng-Hartono.jpg","colormag-highlighted-post":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/BPS-Ateng-Hartono-392x272.jpg","colormag-featured-post-medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/BPS-Ateng-Hartono-390x205.jpg","colormag-featured-post-small":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/BPS-Ateng-Hartono-130x90.jpg","colormag-featured-image":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/BPS-Ateng-Hartono-800x445.jpg","colormag-default-news":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/BPS-Ateng-Hartono-150x150.jpg","colormag-featured-image-large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/BPS-Ateng-Hartono.jpg"},"magazineBlocksPostAuthor":{"name":"Redaksi","avatar":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g"},"magazineBlocksPostCommentsNumber":"0","magazineBlocksPostExcerpt":"Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi sebesar 0,21% secara bulanan (month-to-month\/mtm) pada Agustus 2026. Kenaikan harga terutama didorong oleh kelompok","magazineBlocksPostCategories":["Business","News"],"magazine_blocks_featured_image_url":{"full":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/BPS-Ateng-Hartono.jpg",993,518,false],"medium":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/BPS-Ateng-Hartono-300x156.jpg",300,156,true],"thumbnail":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/BPS-Ateng-Hartono-150x150.jpg",150,150,true]},"magazine_blocks_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/author\/neno\/"},"magazine_blocks_comment":0,"magazine_blocks_author_image":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g","magazine_blocks_category":"<a href=\"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/category\/business\/\" rel=\"category tag\">Business<\/a> <a href=\"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/category\/news\/\" rel=\"category tag\">News<\/a>","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25604","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25604"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25604\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25605"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25604"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25604"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25604"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}