{"id":25153,"date":"2026-08-28T03:00:45","date_gmt":"2026-08-27T20:00:45","guid":{"rendered":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2026\/08\/28\/hadapi-sidang-lagi-dokter-tifa-tubuh-saya-bisa-diatur-negara-pikiran-saya-tetap-merdeka\/"},"modified":"2026-08-28T03:00:45","modified_gmt":"2026-08-27T20:00:45","slug":"hadapi-sidang-lagi-dokter-tifa-tubuh-saya-bisa-diatur-negara-pikiran-saya-tetap-merdeka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2026\/08\/28\/hadapi-sidang-lagi-dokter-tifa-tubuh-saya-bisa-diatur-negara-pikiran-saya-tetap-merdeka\/","title":{"rendered":"Hadapi Sidang Lagi, Dokter Tifa: Tubuh Saya Bisa Diatur Negara, Pikiran Saya Tetap Merdeka"},"content":{"rendered":" \r\n<br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/fajar.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Dokter-Tifa-4.webp\" \/><br><div>\n\t\t\t\n<p class=\"wp-block-paragraph\">PORTALUTAMA.NET, JAKARTA &#8212; Dokter Tifauzia Tyassuma kembali menghadapi persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (27\/8\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perempuan yang terseret perkara dugaan fitnah terkait ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo itu kembali menempati kursi terdakwa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi Dokter Tifa, kembalinya ia ke ruang sidang bukan sekadar menjalani tahapan proses hukum. Momen tersebut sekaligus menjadi ruang untuk merefleksikan perjalanan panjang yang telah dilaluinya selama perkara bergulir.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia melihat proses tersebut dari sudut pandang yang lebih luas, mulai dari persidangan, pemberitaan media, respons publik di ruang digital, hingga bagaimana seluruh rangkaian itu kelak dicatat dalam sejarah.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kembali Duduk di Kursi Terdakwa<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dokter Tifa mengungkapkan dirinya kembali hadir di PN Jakarta Timur untuk mengikuti persidangan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia menggambarkan situasi tersebut seperti kembali pada persidangan yang berlangsung pada 22 Juli 2026.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Saya kembali datang ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Saya akan kembali memasuki ruang sidang. Kembali duduk di kursi yang sama. Kursi terdakwa,&#8221; ujar Tifa, dikutip fajar.co.id, Kamis (26\/8\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia juga mengingat kembali putusan sela yang sebelumnya dibacakan majelis hakim.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Seakan-akan Sidang Pengadilan tanggal 22 Juli 2026 tidak pernah terjadi. Seakan-akan tidak pernah dibacakan sebuah putusan sela yang, dalam pemahaman dan posisi hukum saya, telah menyatakan perkara terhadap saya batal demi hukum,&#8221; lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meski memiliki pandangan demikian, Tifa tetap memilih hadir dan mengikuti proses persidangan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Namun saya datang untuk menyaksikan sejarah bekerja,&#8221; tukasnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Saksi Sebuah Zaman<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perjalanan perkara tersebut membuat Tifa mengaku melihat berbagai sisi dari proses hukum yang sedang dijalaninya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia secara khusus menyoroti perubahan status hukum yang dialaminya dalam rentang waktu 480 hari.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Karena sejak perkara ini dimulai, saya menyadari satu hal, Negara mungkin dapat menentukan di kursi mana tubuh saya harus duduk. Tetapi negara tidak dapat menentukan dari posisi intelektual mana pikiran saya berdiri,&#8221; ucapnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut Tifa, posisi sebagai terdakwa tidak membuat dirinya berhenti mengamati berbagai hal yang terjadi di sekeliling proses hukum tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Saat persidangan dimulai, selain menjadi terdakwa, saya juga menjadi saksi. Saksi dari sebuah zaman,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia kemudian menggambarkan perjalanan perubahan status dirinya sejak perkara tersebut bergulir.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Saya bersaksi bagaimana seseorang dalam waktu 480 hari, mengalami perubahan status diri, dari seorang warga negara biasa, menjadi terlapor, menjadi tersangka, dan kemudian menjadi terdakwa,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<center\/>\t        \n\n\n\t\t\t<!-- .entry-footer -->\n\t\t<\/div>\r\n<br>\r\n<br><a href=\"https:\/\/fajar.co.id\/2026\/08\/27\/hadapi-sidang-lagi-dokter-tifa-tubuh-saya-bisa-diatur-negara-pikiran-saya-tetap-merdeka\/\">Source link <\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PORTALUTAMA.NET, JAKARTA &#8212; Dokter Tifauzia Tyassuma kembali menghadapi persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (27\/8\/2026). Perempuan yang terseret perkara<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":20953,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-25153","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"magazineBlocksPostFeaturedMedia":{"thumbnail":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Dokter-Tifa-4.webp-150x150.webp","medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Dokter-Tifa-4.webp-300x218.webp","medium_large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Dokter-Tifa-4.webp-768x559.webp","large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Dokter-Tifa-4.webp-1024x745.webp","1536x1536":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Dokter-Tifa-4.webp.webp","2048x2048":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Dokter-Tifa-4.webp.webp","colormag-highlighted-post":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Dokter-Tifa-4.webp-392x272.webp","colormag-featured-post-medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Dokter-Tifa-4.webp-390x205.webp","colormag-featured-post-small":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Dokter-Tifa-4.webp-130x90.webp","colormag-featured-image":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Dokter-Tifa-4.webp-800x445.webp","colormag-default-news":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Dokter-Tifa-4.webp-150x150.webp","colormag-featured-image-large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Dokter-Tifa-4.webp-1200x600.webp"},"magazineBlocksPostAuthor":{"name":"Redaksi","avatar":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g"},"magazineBlocksPostCommentsNumber":"0","magazineBlocksPostExcerpt":"PORTALUTAMA.NET, JAKARTA &#8212; Dokter Tifauzia Tyassuma kembali menghadapi persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (27\/8\/2026). Perempuan yang terseret perkara","magazineBlocksPostCategories":["News"],"magazine_blocks_featured_image_url":{"full":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Dokter-Tifa-4.webp.webp",1200,873,false],"medium":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Dokter-Tifa-4.webp-300x218.webp",300,218,true],"thumbnail":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Dokter-Tifa-4.webp-150x150.webp",150,150,true]},"magazine_blocks_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/author\/neno\/"},"magazine_blocks_comment":0,"magazine_blocks_author_image":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g","magazine_blocks_category":"<a href=\"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/category\/news\/\" rel=\"category tag\">News<\/a>","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25153","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25153"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25153\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20953"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25153"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25153"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25153"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}