{"id":25037,"date":"2026-08-27T04:20:22","date_gmt":"2026-08-26T21:20:22","guid":{"rendered":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2026\/08\/27\/tidak-punya-basis-seperti-pdip-dan-pkb-pengamat-politik-unm-bongkar-titik-lemah-psi\/"},"modified":"2026-08-27T04:20:22","modified_gmt":"2026-08-26T21:20:22","slug":"tidak-punya-basis-seperti-pdip-dan-pkb-pengamat-politik-unm-bongkar-titik-lemah-psi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2026\/08\/27\/tidak-punya-basis-seperti-pdip-dan-pkb-pengamat-politik-unm-bongkar-titik-lemah-psi\/","title":{"rendered":"Tidak Punya Basis Seperti PDIP dan PKB, Pengamat Politik UNM Bongkar Titik Lemah PSI"},"content":{"rendered":" \r\n<br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/fajar.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/JOKOWI-BLUSUKAN-tulang-bawang.webp\" \/><br><div>\n\t\t\t\n<p class=\"wp-block-paragraph\">PORTALUTAMA.NET, MAKASSAR &#8212; Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mulai menunjukkan pergerakan dalam sejumlah survei elektabilitas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hanya saja, capaian tersebut dianggap belum cukup untuk menempatkan PSI pada level yang sama dengan partai-partai besar seperti PDI Perjuangan (PDIP).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengamat Psikologi Politik Universitas Negeri Makassar (UNM), Muhammad Rhesa, melihat strategi PSI yang mengandalkan figur Jokowi belum memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan elektabilitas partai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dikatakan Rhesa, kehadiran Jokowi di tubuh PSI memang berpotensi memberikan efek elektoral, tetapi pengaruh tersebut tidak otomatis besar, terutama setelah Jokowi tak lagi menduduki jabatan publik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Efek &#8216;Ekor Jas&#8217; Jokowi Belum Kuat<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Rhesa menyebut PSI tampak mencoba memanfaatkan popularitas Jokowi sebagai figur sentral untuk mendongkrak suara partai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, strategi tersebut dinilai memiliki keterbatasan karena pengaruh seorang tokoh dapat berubah setelah tidak lagi berada di pusat kekuasaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cEfeknya belum signifikan, kita bisa identifikasi dari pola yang dilakukan PSI. Mengandalkan Jokowi untuk mendongkrak elektabilitas artinya menanti efek ekor jasnya namun Jokowi sebagai figur sentral sudah meredup pasca tidak lagi memiliki jabatan,\u201d ujar Rhesa kepada fajar.co.id, Rabu (26\/8\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Rhesa kemudian menyentil tantangan PSI untuk mewujudkan ambisi menjadi partai besar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baginya, sebagai partai yang relatif baru, PSI membutuhkan keunggulan kompetitif yang jelas agar mampu bersaing dengan partai-partai yang telah memiliki basis pemilih kuat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSelain mengandalkan variabel ketokohan Jokowi, yang dibutuhkan sebagai partai yang relatif baru adalah keunggulan kompetitif dibanding partai lain,&#8221; Rhesa menuturkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Sejauh ini sebagai partai yang relatif baru, PSI belum punya daya tarik yang kuat baik secara brand maupun posisi keberpihakan secara sikap dan ideologi bagi masyarakat,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia menekankan bahwa persoalan tersebut salah satunya terlihat dari citra PSI yang selama ini dibangun melalui jargon keterbukaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jargon &#8216;Super Terbuka\u201d&#8217; Dipertanyakan<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut Rhesa, klaim sebagai partai yang super terbuka belum sepenuhnya tercermin dalam persepsi publik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cDari segi brand atau citra yang dibangun dengan jargon Partai super terbuka, kondisi itu justru berkebalikan dengan kondisi real ketika publik berusaha memvalidasi menurut pengamatannya,&#8221; tukasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia melihat terdapat kontradiksi antara citra keterbukaan yang dibangun dengan latar belakang figur yang kini memimpin partai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Super terbuka namun latar belakang Ketua Umumnya ekslusif, merupakan kalangan super elit, anak mantan presiden,\u201d ucapnya.<\/p>\n<center\/>\t        \n\n\n\t\t\t<!-- .entry-footer -->\n\t\t<\/div>\r\n<br>\r\n<br><a href=\"https:\/\/fajar.co.id\/2026\/08\/26\/tidak-punya-basis-seperti-pdip-dan-pkb-pengamat-politik-unm-bongkar-titik-lemah-psi\/\">Source link <\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PORTALUTAMA.NET, MAKASSAR &#8212; Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mulai menunjukkan pergerakan dalam sejumlah survei elektabilitas. Hanya saja, capaian tersebut dianggap belum<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":20473,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-25037","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"magazineBlocksPostFeaturedMedia":{"thumbnail":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/JOKOWI-BLUSUKAN-tulang-bawang.webp-150x150.webp","medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/JOKOWI-BLUSUKAN-tulang-bawang.webp-300x200.webp","medium_large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/JOKOWI-BLUSUKAN-tulang-bawang.webp-768x512.webp","large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/JOKOWI-BLUSUKAN-tulang-bawang.webp-1024x683.webp","1536x1536":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/JOKOWI-BLUSUKAN-tulang-bawang.webp.webp","2048x2048":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/JOKOWI-BLUSUKAN-tulang-bawang.webp.webp","colormag-highlighted-post":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/JOKOWI-BLUSUKAN-tulang-bawang.webp-392x272.webp","colormag-featured-post-medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/JOKOWI-BLUSUKAN-tulang-bawang.webp-390x205.webp","colormag-featured-post-small":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/JOKOWI-BLUSUKAN-tulang-bawang.webp-130x90.webp","colormag-featured-image":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/JOKOWI-BLUSUKAN-tulang-bawang.webp-800x445.webp","colormag-default-news":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/JOKOWI-BLUSUKAN-tulang-bawang.webp-150x150.webp","colormag-featured-image-large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/JOKOWI-BLUSUKAN-tulang-bawang.webp-1280x600.webp"},"magazineBlocksPostAuthor":{"name":"Redaksi","avatar":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g"},"magazineBlocksPostCommentsNumber":"0","magazineBlocksPostExcerpt":"PORTALUTAMA.NET, MAKASSAR &#8212; Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mulai menunjukkan pergerakan dalam sejumlah survei elektabilitas. Hanya saja, capaian tersebut dianggap belum","magazineBlocksPostCategories":["News"],"magazine_blocks_featured_image_url":{"full":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/JOKOWI-BLUSUKAN-tulang-bawang.webp.webp",1280,854,false],"medium":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/JOKOWI-BLUSUKAN-tulang-bawang.webp-300x200.webp",300,200,true],"thumbnail":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/JOKOWI-BLUSUKAN-tulang-bawang.webp-150x150.webp",150,150,true]},"magazine_blocks_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/author\/neno\/"},"magazine_blocks_comment":0,"magazine_blocks_author_image":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g","magazine_blocks_category":"<a href=\"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/category\/news\/\" rel=\"category tag\">News<\/a>","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25037","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25037"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25037\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20473"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25037"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25037"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25037"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}