{"id":24171,"date":"2026-08-18T20:30:06","date_gmt":"2026-08-18T13:30:06","guid":{"rendered":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2026\/08\/18\/anthony-budiawan-partai-tentukan-calon-pemodal-biayai-politik-pemerintah-bagi-jabatan-dan-proyek\/"},"modified":"2026-08-18T20:30:06","modified_gmt":"2026-08-18T13:30:06","slug":"anthony-budiawan-partai-tentukan-calon-pemodal-biayai-politik-pemerintah-bagi-jabatan-dan-proyek","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2026\/08\/18\/anthony-budiawan-partai-tentukan-calon-pemodal-biayai-politik-pemerintah-bagi-jabatan-dan-proyek\/","title":{"rendered":"Anthony Budiawan: Partai Tentukan Calon, Pemodal Biayai Politik, Pemerintah Bagi Jabatan dan Proyek"},"content":{"rendered":" \r\n<br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/fajar.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Anthony-Budiawan.jpg\" \/><br><div>\n\t\t\t\n<p class=\"wp-block-paragraph\">PORTALUTAMA.NET, JAKARTA &#8212; Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS), Anthony Budiawan, mengurai persoalan yang menurutnya membuat sistem partitokrasi tetap bertahan di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dikatakan Anthony, persoalan tersebut tidak semata-mata muncul karena partai politik menguasai jabatan-jabatan negara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ada jaringan kekuasaan yang lebih luas, mulai dari pembiayaan politik, akses media, proses pencalonan, hingga pembagian jabatan dan sumber daya negara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia menilai seluruh unsur tersebut saling menopang sehingga pergantian pejabat tidak otomatis mengubah pola kerja sistem politik.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kekuasaan, Modal, dan Jabatan Saling Menguatkan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anthony menjelaskan, partai politik memiliki posisi penting dalam menentukan siapa yang dapat maju sebagai calon presiden maupun kepala daerah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di sisi lain, biaya politik membuat calon membutuhkan dukungan pemilik modal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Partitokrasi bertahan bukan semata-mata karena partai politik menguasai jabatan negara. Sistem ini bertahan karena kekuasaan politik, sumber pembiayaan, akses terhadap media, dan proses pencalonan saling memperkuat,&#8221; ujar Anthony kepada fajar.co.id, Selasa (18\/8\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurutnya, hubungan tersebut kemudian berlanjut ketika pemerintahan terbentuk.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Partai menentukan siapa yang dapat menjadi calon presiden atau kepala daerah. Pemilik modal membiayai ongkos politik,&#8221; tukasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah kekuasaan terbentuk, pemerintah memiliki kewenangan membagikan berbagai sumber daya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Pemerintah kemudian membagikan jabatan, proyek, izin, dan konsesi kepada anggota koalisi serta kelompok yang menopangnya,&#8221; ucapnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">DPR Kehilangan Daya Pengawasan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anthony juga menyentil posisi DPR yang seharusnya menjalankan fungsi pengawasan terhadap pemerintah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, kata dia, fungsi tersebut dapat melemah ketika partai-partai politik di parlemen ikut berada dalam jaringan kekuasaan yang sama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;DPR, yang seharusnya mengawasi pemerintah, justru dikuasai oleh partai-partai yang ikut menikmati pembagian tersebut,&#8221; kata dia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia menekankan bahwa kondisi semacam itu membuat pergantian orang di pemerintahan tidak cukup untuk memperbaiki sistem.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Selama hubungan ini tidak diputus, pergantian pejabat hanya mengubah orang yang mengelola sistem, bukan cara sistem bekerja,&#8221; jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anthony kemudian mempertanyakan kualitas persaingan politik ketika proses pencalonan masih sangat bergantung pada struktur internal partai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Pimpinan partai menentukan daftar calon, nomor urut, dukungan pencalonan, dan akses terhadap sumber daya kampanye,&#8221; bebernya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kondisi tersebut, kata dia, membuat calon yang tidak memiliki hubungan dengan elite partai atau penyandang dana harus menghadapi hambatan politik dan biaya yang besar.<\/p>\n<center\/>\t        \n\n\n\t\t\t<!-- .entry-footer -->\n\t\t<\/div>\r\n<br>\r\n<br><a href=\"https:\/\/fajar.co.id\/2026\/08\/18\/anthony-budiawan-partai-tentukan-calon-pemodal-biayai-politik-pemerintah-bagi-jabatan-dan-proyek\/\">Source link <\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PORTALUTAMA.NET, JAKARTA &#8212; Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS), Anthony Budiawan, mengurai persoalan yang menurutnya membuat sistem partitokrasi<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":24172,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-24171","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"magazineBlocksPostFeaturedMedia":{"thumbnail":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Anthony-Budiawan-150x150.jpg","medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Anthony-Budiawan-300x211.jpg","medium_large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Anthony-Budiawan.jpg","large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Anthony-Budiawan.jpg","1536x1536":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Anthony-Budiawan.jpg","2048x2048":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Anthony-Budiawan.jpg","colormag-highlighted-post":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Anthony-Budiawan-392x272.jpg","colormag-featured-post-medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Anthony-Budiawan-390x205.jpg","colormag-featured-post-small":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Anthony-Budiawan-130x90.jpg","colormag-featured-image":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Anthony-Budiawan.jpg","colormag-default-news":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Anthony-Budiawan-150x150.jpg","colormag-featured-image-large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Anthony-Budiawan.jpg"},"magazineBlocksPostAuthor":{"name":"Redaksi","avatar":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g"},"magazineBlocksPostCommentsNumber":"0","magazineBlocksPostExcerpt":"PORTALUTAMA.NET, JAKARTA &#8212; Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS), Anthony Budiawan, mengurai persoalan yang menurutnya membuat sistem partitokrasi","magazineBlocksPostCategories":["News"],"magazine_blocks_featured_image_url":{"full":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Anthony-Budiawan.jpg",439,309,false],"medium":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Anthony-Budiawan-300x211.jpg",300,211,true],"thumbnail":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Anthony-Budiawan-150x150.jpg",150,150,true]},"magazine_blocks_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/author\/neno\/"},"magazine_blocks_comment":0,"magazine_blocks_author_image":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g","magazine_blocks_category":"<a href=\"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/category\/news\/\" rel=\"category tag\">News<\/a>","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24171","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=24171"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24171\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/24172"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=24171"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=24171"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=24171"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}