{"id":23937,"date":"2026-08-16T19:13:42","date_gmt":"2026-08-16T12:13:42","guid":{"rendered":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2026\/08\/16\/pengamat-aksi-pengibaran-bendera-bintang-bulan-di-aceh-tanda-ketidakpuasan-ke-pemerintah-pusat\/"},"modified":"2026-08-16T19:13:42","modified_gmt":"2026-08-16T12:13:42","slug":"pengamat-aksi-pengibaran-bendera-bintang-bulan-di-aceh-tanda-ketidakpuasan-ke-pemerintah-pusat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2026\/08\/16\/pengamat-aksi-pengibaran-bendera-bintang-bulan-di-aceh-tanda-ketidakpuasan-ke-pemerintah-pusat\/","title":{"rendered":"Pengamat: Aksi Pengibaran Bendera Bintang Bulan di Aceh Tanda Ketidakpuasan ke Pemerintah Pusat"},"content":{"rendered":" \r\n<br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/fajar.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-86.webp\" \/><br><div>\n\t\t\t\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>PORTALUTAMA.NET, MAKASSAR<\/em> \u2014 Pengamat Politik dan Ekonomi, Heru Subagia, menyebut munculnya &#8220;perlawanan sunyi&#8221; di tengah masyarakat menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai tanda rapuhnya rasa memiliki terhadap identitas kebangsaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut Heru yang juga Ketua Kagama Cirebon, fenomena enggannya sebagian masyarakat mengibarkan bendera Merah Putih terjadi di kalangan bawah maupun menengah ke atas, namun dengan latar belakang berbeda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Saat ini disebutkan ada perlawanan sunyi ketika banyak masyarakat kecil dan menengah enggan untuk mengibarkan bendera merah putih. Sementara masyarakat kelas menengah ke atas juga melakukan aksi serupa sebagai bentuk perlawanan terhadap rezim yang berkuasa saat ini,&#8221; ujar Heru kepada Fajar.co.id, Jumat (15\/8\/2026).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em>&#8220;Kecelakaan Sejarah&#8221; dan Ujian Teritorial<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Heru menilai kondisi ini memprihatinkan dan bisa disebut sebagai &#8220;kecelakaan sejarah&#8221;. Ia menyebut perilaku kebijakan pemerintah dan contoh yang ditunjukkan para pejabat telah menimbulkan arah balik yang negatif.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia kemudian menyoroti peristiwa pengibaran bendera Bulan Bintang di Aceh pada pertengahan April lalu. Menurutnya, peristiwa itu menggambarkan dua persoalan besar: masalah kedaulatan Indonesia dan kepentingan lokal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Apa yang dirasakan masyarakat Aceh yang saat ini mengibarkan bendera Bintang Bulan, secara substansi mempunyai kesamaan dengan apa yang dirasakan rakyat Indonesia secara umum, yaitu tuntutan terhadap keadilan sosial, ekonomi, pendidikan, dan hukum,&#8221; katanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Heru menyebut baik di Aceh maupun Papua, ketidakpuasan terhadap pusat muncul karena perhatian pemerintah dinilai belum berpihak. Ketidakpuasan itu kemudian diekspresikan secara simbolik melalui aksi-aksi seperti pengibaran bendera.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em>Kritik ke Kepemimpinan Prabowo-Gibran<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Heru menilai situasi ini menjadi ujian berat bagi kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Prabowo yang lahir dari masyarakat militer harusnya lebih peka dan bisa mengambil kesimpulan, terutama di daerah-daerah yang bisa dikatakan ingin menyatakan diri berpisah dengan Indonesia dan melakukan gerakan-gerakan separatisme,&#8221; tegasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia mengkritik minimnya koordinasi antar kelembagaan dan kementerian dalam menangani persoalan daerah. Heru mempertanyakan apakah pemerintah saat ini sudah menjalankan pendekatan yang tepat untuk merawat keterikatan daerah seperti Aceh dan Papua.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Ketidakpuasan ini bukan bentuk perlawanan terhadap Indonesianya itu sendiri, tetapi lebih pada perilaku dan keberpihakan rezim yang mengendalikan pemerintahan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Heru menambahkan, simbol ketidakpuasan juga muncul secara sporadis di Maluku dan Kalimantan. Baginya, ini adalah wujud keseriusan masyarakat yang menginginkan NKRI yang adil.<\/p>\n<center\/>\t        \n\n\n\t\t\t<!-- .entry-footer -->\n\t\t<\/div>\r\n<br>\r\n<br><a href=\"https:\/\/fajar.co.id\/2026\/08\/16\/pengamat-aksi-pengibaran-bendera-bintang-bulan-di-aceh-tanda-ketidakpuasan-ke-pemerintah-pusat\/\">Source link <\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PORTALUTAMA.NET, MAKASSAR \u2014 Pengamat Politik dan Ekonomi, Heru Subagia, menyebut munculnya &#8220;perlawanan sunyi&#8221; di tengah masyarakat menjelang peringatan HUT ke-81<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":23938,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-23937","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"magazineBlocksPostFeaturedMedia":{"thumbnail":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-86.webp-150x150.webp","medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-86.webp-300x205.webp","medium_large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-86.webp-768x525.webp","large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-86.webp-1024x700.webp","1536x1536":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-86.webp.webp","2048x2048":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-86.webp.webp","colormag-highlighted-post":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-86.webp-392x272.webp","colormag-featured-post-medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-86.webp-390x205.webp","colormag-featured-post-small":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-86.webp-130x90.webp","colormag-featured-image":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-86.webp-800x445.webp","colormag-default-news":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-86.webp-150x150.webp","colormag-featured-image-large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-86.webp-1200x600.webp"},"magazineBlocksPostAuthor":{"name":"Redaksi","avatar":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g"},"magazineBlocksPostCommentsNumber":"0","magazineBlocksPostExcerpt":"PORTALUTAMA.NET, MAKASSAR \u2014 Pengamat Politik dan Ekonomi, Heru Subagia, menyebut munculnya &#8220;perlawanan sunyi&#8221; di tengah masyarakat menjelang peringatan HUT ke-81","magazineBlocksPostCategories":["News"],"magazine_blocks_featured_image_url":{"full":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-86.webp.webp",1200,820,false],"medium":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-86.webp-300x205.webp",300,205,true],"thumbnail":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/image-86.webp-150x150.webp",150,150,true]},"magazine_blocks_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/author\/neno\/"},"magazine_blocks_comment":0,"magazine_blocks_author_image":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g","magazine_blocks_category":"<a href=\"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/category\/news\/\" rel=\"category tag\">News<\/a>","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23937","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23937"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23937\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23938"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23937"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23937"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23937"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}