{"id":23099,"date":"2026-08-08T04:50:43","date_gmt":"2026-08-07T21:50:43","guid":{"rendered":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2026\/08\/08\/fauzan-ohorella-peringatkan-negara-tak-boleh-kalah-oleh-mafia-korupsi-desak-dugaan-ancaman-kepada-kapolri-diusut-secara-terbuka\/"},"modified":"2026-08-08T04:50:43","modified_gmt":"2026-08-07T21:50:43","slug":"fauzan-ohorella-peringatkan-negara-tak-boleh-kalah-oleh-mafia-korupsi-desak-dugaan-ancaman-kepada-kapolri-diusut-secara-terbuka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2026\/08\/08\/fauzan-ohorella-peringatkan-negara-tak-boleh-kalah-oleh-mafia-korupsi-desak-dugaan-ancaman-kepada-kapolri-diusut-secara-terbuka\/","title":{"rendered":"Fauzan Ohorella Peringatkan Negara Tak Boleh Kalah oleh Mafia Korupsi, Desak Dugaan Ancaman kepada Kapolri Diusut Secara Terbuka"},"content":{"rendered":" \r\n<br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/fajar.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/20260806_141519.webp\" \/><br><div>\n\t\t\t\n<p class=\"wp-block-paragraph\">PORTALUTAMA.NET, JAKARTA &#8212; Koordinator Front Pemuda Indonesia Raya, Fauzan Ohorella, menilai dugaan ancaman terhadap Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo harus menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Menurutnya, apabila dugaan tersebut benar terjadi di tengah penanganan perkara korupsi, maka situasi itu merupakan ancaman terhadap penegakan hukum dan kewibawaan negara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Fauzan menegaskan negara tidak boleh tunduk terhadap pihak mana pun yang berupaya mengintimidasi aparat penegak hukum. Karena itu, ia meminta Polri mengusut secara menyeluruh dugaan ancaman tersebut, termasuk mengungkap aktor intelektual yang diduga berada di baliknya.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Negara tidak boleh kalah oleh siapa pun yang berupaya mengintimidasi aparat penegak hukum. Apabila dugaan ancaman terhadap Kapolri benar adanya, maka Polri harus mengusutnya secara menyeluruh, mengungkap aktor intelektual maupun pihak yang terlibat, serta menyampaikannya secara terbuka kepada publik,&#8221; tegas Fauzan.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia juga menyoroti pentingnya menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum. Menurut Fauzan, hal itu hanya dapat diwujudkan apabila seluruh perkara korupsi ditangani secara profesional, independen, transparan, dan tanpa pandang bulu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam keterangannya, Fauzan turut menyinggung berbagai dugaan yang berkembang terkait penanganan perkara yang dikaitkan dengan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Ia meminta seluruh dugaan tersebut diproses melalui mekanisme hukum yang berbasis alat bukti.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Jangan ada kesan bahwa hukum hanya berani menyentuh pelaku tertentu, sementara pihak lain yang diduga memiliki keterkaitan justru tidak pernah diperiksa. Kejaksaan Agung harus membuktikan kepada publik bahwa pemberantasan korupsi tidak tunduk pada jabatan, relasi kekuasaan, maupun kepentingan politik,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Fauzan juga mendesak Kejaksaan Agung mengusut secara menyeluruh setiap dugaan tindak pidana korupsi maupun dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berkaitan dengan perkara tersebut apabila didukung alat bukti yang cukup.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurutnya, tidak boleh ada perlakuan istimewa terhadap pihak mana pun dalam proses penegakan hukum. Ia menegaskan prinsip <em>equality before the law<\/em> harus diterapkan secara konsisten.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Supremasi hukum harus berdiri di atas semua kepentingan. Jika terdapat bukti yang memenuhi ketentuan hukum, siapa pun harus diproses tanpa pengecualian. Inilah momentum bagi Kejaksaan Agung untuk menunjukkan bahwa prinsip equality before the law benar-benar dijalankan, bukan sekadar slogan,&#8221; kata Fauzan.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, Fauzan meminta aparat penegak hukum mencermati berbagai informasi dan aspirasi masyarakat yang berkembang, termasuk pembahasan publik mengenai figur berinisial &#8220;SS&#8221;. Meski demikian, ia menegaskan seluruh informasi tersebut tetap harus diverifikasi melalui penyelidikan yang profesional dan hanya dapat menjadi dasar penindakan apabila didukung alat bukti yang sah.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Publik berhak memperoleh kepastian hukum. Karena itu, seluruh informasi yang relevan perlu diuji secara objektif melalui mekanisme hukum, bukan dibiarkan menjadi spekulasi berkepanjangan. Keterbukaan dan akuntabilitas merupakan kunci untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum,&#8221; tutup Fauzan.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hingga kini belum ada keterangan resmi dari Polri maupun Kejaksaan Agung terkait pernyataan Fauzan mengenai dugaan ancaman terhadap Kapolri maupun desakan pengusutan lanjutan yang disampaikannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">(zak\/fajar)<\/p>\n\t        \n\n\n\t\t\t<!-- .entry-footer -->\n\t\t<\/div>\r\n<br>\r\n<br><a href=\"https:\/\/fajar.co.id\/2026\/08\/07\/fauzan-ohorella-peringatkan-negara-tak-boleh-kalah-oleh-mafia-korupsi-desak-dugaan-ancaman-kepada-kapolri-diusut-secara-terbuka\/\">Source link <\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PORTALUTAMA.NET, JAKARTA &#8212; Koordinator Front Pemuda Indonesia Raya, Fauzan Ohorella, menilai dugaan ancaman terhadap Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":23100,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-23099","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"magazineBlocksPostFeaturedMedia":{"thumbnail":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/20260806_141519.webp-150x150.webp","medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/20260806_141519.webp-300x300.webp","medium_large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/20260806_141519.webp-768x768.webp","large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/20260806_141519.webp-1024x1024.webp","1536x1536":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/20260806_141519.webp.webp","2048x2048":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/20260806_141519.webp.webp","colormag-highlighted-post":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/20260806_141519.webp-392x272.webp","colormag-featured-post-medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/20260806_141519.webp-390x205.webp","colormag-featured-post-small":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/20260806_141519.webp-130x90.webp","colormag-featured-image":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/20260806_141519.webp-800x445.webp","colormag-default-news":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/20260806_141519.webp-150x150.webp","colormag-featured-image-large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/20260806_141519.webp-1200x600.webp"},"magazineBlocksPostAuthor":{"name":"Redaksi","avatar":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g"},"magazineBlocksPostCommentsNumber":"0","magazineBlocksPostExcerpt":"PORTALUTAMA.NET, JAKARTA &#8212; Koordinator Front Pemuda Indonesia Raya, Fauzan Ohorella, menilai dugaan ancaman terhadap Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo","magazineBlocksPostCategories":["News"],"magazine_blocks_featured_image_url":{"full":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/20260806_141519.webp.webp",1200,1200,false],"medium":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/20260806_141519.webp-300x300.webp",300,300,true],"thumbnail":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/20260806_141519.webp-150x150.webp",150,150,true]},"magazine_blocks_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/author\/neno\/"},"magazine_blocks_comment":0,"magazine_blocks_author_image":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g","magazine_blocks_category":"<a href=\"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/category\/news\/\" rel=\"category tag\">News<\/a>","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23099","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23099"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23099\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23100"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23099"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23099"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23099"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}