{"id":20363,"date":"2026-07-11T04:17:39","date_gmt":"2026-07-10T21:17:39","guid":{"rendered":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2026\/07\/11\/dokter-tifa-sebut-dakwaan-jaksa-lemah-dalam-kasus-dugaan-pencemaran-nama-baik-jokowi-soroti-error-in-objecto-dan-error-in-persona\/"},"modified":"2026-07-11T04:17:39","modified_gmt":"2026-07-10T21:17:39","slug":"dokter-tifa-sebut-dakwaan-jaksa-lemah-dalam-kasus-dugaan-pencemaran-nama-baik-jokowi-soroti-error-in-objecto-dan-error-in-persona","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/2026\/07\/11\/dokter-tifa-sebut-dakwaan-jaksa-lemah-dalam-kasus-dugaan-pencemaran-nama-baik-jokowi-soroti-error-in-objecto-dan-error-in-persona\/","title":{"rendered":"Dokter Tifa Sebut Dakwaan Jaksa Lemah dalam Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Jokowi, Soroti Error in Objecto dan Error in Persona"},"content":{"rendered":" \r\n<br><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/fajar.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Dokter-Tifa.webp\" \/><br><div>\n\t\t\t\n<p class=\"wp-block-paragraph\">PORTALUTAMA.NET, JAKARTA &#8212; Persidangan dugaan pencemaran nama baik yang menjerat Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa terkait tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) memasuki tahap penting. Dalam sidang eksepsi atau nota keberatan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (9\/7\/2026), Dokter Tifa menilai surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengandung kelemahan mendasar sehingga perkara seharusnya tidak dilanjutkan ke tahap pembuktian.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui tim kuasa hukumnya, Dokter Tifa mengajukan keberatan terhadap dakwaan dengan alasan terdapat kekeliruan baik pada objek perkara maupun subjek hukum yang didakwakan. Menurutnya, kedua hal tersebut menjadi dasar penting yang harus dipertimbangkan majelis hakim sebelum persidangan memasuki pokok perkara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Kami pelajari mengandung dua kelemahan utama yang membuat sidang atas nama saya sebagai terdakwa tidak bisa lagi dilanjutkan. Yaitu terjadi error in objecto dan error in persona,&#8221; ucap Dokter Tifa di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (9\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dokter Tifa menjelaskan bahwa objek yang dianalisis dalam perkara tersebut bukanlah dokumen ijazah asli milik Jokowi, melainkan dokumen digital yang beredar di internet dan disebut dimiliki oleh pihak lain.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Kami sama sekali tidak melakukan pengkajian, komentar apa pun terhadap dokumen digital yang diakui oleh saudara Joko Widodo. Karena secara fakta, saudara Joko Widodo tidak memiliki ijazah dalam bentuk digital,&#8221; jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia juga menegaskan bahwa apabila Jokowi benar merupakan lulusan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 1985, maka dokumen ijazah yang dimiliki seharusnya berbentuk fisik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Jikalau memang benar beliau adalah lulusan Fakultas Kehutanan UGM tahun 1985, jikalau benar, maka dokumen yang dimiliki adalah dokumen yang bersifat analog,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain mempersoalkan objek perkara, Dokter Tifa juga menyoroti perubahan lokasi dan waktu kejadian (locus dan tempus delicti) yang menurutnya berubah sejak tahap penyelidikan hingga penyusunan surat dakwaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Kemudian yang kedua adalah error in persona. Karena ini berkaitan dengan laporan yang dilakukan oleh saudara Joko Widodo terkait dengan locus dan tempus delicti yang sangat aneh dan janggal,&#8221; katanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia mengklaim laporan polisi awal menyebut peristiwa pada 22 Januari 2025, kemudian berubah menjadi 26 Maret 2025 di Jakarta Selatan, hingga akhirnya dalam surat dakwaan disebut berlangsung antara Maret hingga Mei 2025.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Laporan polisi itu diubah secara locus dan tempus delicti-nya menjadi di daerah Jakarta Selatan, 26 Maret 2025. Lalu pada surat dakwaan yang disampaikan oleh penuntut umum, ternyata locus dan tempus berubah lagi, yaitu di antara bulan Maret 2025 hingga bulan Mei 2025. Padahal laporan yang dilaporkan oleh saudara Joko Widodo itu tertanggal 30 April 2025,&#8221; lanjutnya.<\/p>\n<center\/>\t        \n\n\n\t\t\t<!-- .entry-footer -->\n\t\t<\/div>\r\n<br>\r\n<br><a href=\"https:\/\/fajar.co.id\/2026\/07\/10\/dokter-tifa-sebut-dakwaan-jaksa-lemah-dalam-kasus-dugaan-pencemaran-nama-baik-jokowi-soroti-error-in-objecto-dan-error-in-persona\/\">Source link <\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PORTALUTAMA.NET, JAKARTA &#8212; Persidangan dugaan pencemaran nama baik yang menjerat Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa terkait tudingan ijazah palsu Presiden<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":18642,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-20363","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"magazineBlocksPostFeaturedMedia":{"thumbnail":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Dokter-Tifa.webp-150x150.webp","medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Dokter-Tifa.webp-300x214.webp","medium_large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Dokter-Tifa.webp-768x548.webp","large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Dokter-Tifa.webp-1024x730.webp","1536x1536":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Dokter-Tifa.webp.webp","2048x2048":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Dokter-Tifa.webp.webp","colormag-highlighted-post":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Dokter-Tifa.webp-392x272.webp","colormag-featured-post-medium":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Dokter-Tifa.webp-390x205.webp","colormag-featured-post-small":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Dokter-Tifa.webp-130x90.webp","colormag-featured-image":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Dokter-Tifa.webp-800x445.webp","colormag-default-news":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Dokter-Tifa.webp-150x150.webp","colormag-featured-image-large":"https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Dokter-Tifa.webp-1200x600.webp"},"magazineBlocksPostAuthor":{"name":"Redaksi","avatar":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g"},"magazineBlocksPostCommentsNumber":"0","magazineBlocksPostExcerpt":"PORTALUTAMA.NET, JAKARTA &#8212; Persidangan dugaan pencemaran nama baik yang menjerat Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa terkait tudingan ijazah palsu Presiden","magazineBlocksPostCategories":["News"],"magazine_blocks_featured_image_url":{"full":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Dokter-Tifa.webp.webp",1200,856,false],"medium":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Dokter-Tifa.webp-300x214.webp",300,214,true],"thumbnail":["https:\/\/portalutama.net\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Dokter-Tifa.webp-150x150.webp",150,150,true]},"magazine_blocks_author":{"display_name":"Redaksi","author_link":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/author\/neno\/"},"magazine_blocks_comment":0,"magazine_blocks_author_image":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7471c990eaf3bbb9eb8588768e7506fe3240b053ad738bae905f94f0ebd1eb0?s=96&d=mm&r=g","magazine_blocks_category":"<a href=\"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/category\/news\/\" rel=\"category tag\">News<\/a>","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20363","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20363"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20363\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18642"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20363"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20363"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portalutama.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20363"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}